<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemlu RI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Ambruknya Jembatan Francis Scott Key di AS Usai Ditabrak Kapal Kargo</title><description>Para pejabat mengatakan sedikitnya enam orang dari kru konstruksi masih hilang dan diperkirakan tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/28/18/2989283/kemlu-ri-pastikan-tak-ada-wni-jadi-korban-ambruknya-jembatan-francis-scott-key-di-as-usai-ditabrak-kapal-kargo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/28/18/2989283/kemlu-ri-pastikan-tak-ada-wni-jadi-korban-ambruknya-jembatan-francis-scott-key-di-as-usai-ditabrak-kapal-kargo"/><item><title>Kemlu RI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Ambruknya Jembatan Francis Scott Key di AS Usai Ditabrak Kapal Kargo</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/28/18/2989283/kemlu-ri-pastikan-tak-ada-wni-jadi-korban-ambruknya-jembatan-francis-scott-key-di-as-usai-ditabrak-kapal-kargo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/28/18/2989283/kemlu-ri-pastikan-tak-ada-wni-jadi-korban-ambruknya-jembatan-francis-scott-key-di-as-usai-ditabrak-kapal-kargo</guid><pubDate>Kamis 28 Maret 2024 06:44 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/28/18/2989283/kemlu-ri-pastikan-tidak-ada-wni-jadi-korban-ambruknya-jembatan-francis-scott-key-di-as-usai-ditabrak-kapal-kargo-CD8GMFhApU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemlu RI pastikan tak ada WNI jadi korban ambruknya jembatan Francis Scott Key usai ditabrak kapal kargo (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/28/18/2989283/kemlu-ri-pastikan-tidak-ada-wni-jadi-korban-ambruknya-jembatan-francis-scott-key-di-as-usai-ditabrak-kapal-kargo-CD8GMFhApU.jpg</image><title>Kemlu RI pastikan tak ada WNI jadi korban ambruknya jembatan Francis Scott Key usai ditabrak kapal kargo (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA -Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan hingga saat ini belum ada indikasi warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa ambruknya&amp;nbsp;Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat (AS)&amp;nbsp;usai ditrabak&amp;nbsp;kapal kargo.&amp;nbsp;
Para pejabat mengatakan sedikitnya enam orang dari kru konstruksi masih hilang dan diperkirakan tewas.

BACA JUGA:
Jembatan Francis Scott Key Ambruk Usai Ditabrak Kapal Kargo, 6 Orang Hilang

&quot;Terkait dengan kejadian ditabraknya Jembatan Francis Scott Key di Maryland, hingga saat ini tidak ada indikasi WNI menjadi korban,&quot;kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Lalu Muhammad Iqbal dikutip dalam keterangannya, Kamis (28/3/2024).

BACA JUGA:
Joe Biden Perintahkan Penyelamatan Harus Diprioritaskan Usai Jembatan Francis Scott Key Ambruk Ditabrak Kapal Kargo

Adapun Kemlu melalui KBRI setempat, terus melakukan pemantauan. Terutama dalam guna melihat perkembangan melalui otoritas setempat dan simpul masyarakat Indonesia di kota Baltimore, AS.
&quot;KBRI Washington DC terus memantau perkembangan melalui otoritas terkait dan simpul-simpul masyarakat Indonesia di Kota Baltimore,&quot;katanya.
Adapun, pihaknya juga tengah mencari informasi terkait dugaan kapten kapal yang merupakan WNI.Namun, pada saat kejadian diduga diambil alih oleh kapten lokal guna mengikuti peraturan yang ada.
&quot;Sedang kita klarifikasi infonya ke otoritas terkait,&quot;tuturnya.
Sebagai informasi, diketahui menurut laporan ABC News, kapal tersebut &amp;ldquo;kehilangan tenaga penggerak&amp;rdquo; saat meninggalkan pelabuhan, dan awak kapal memberi tahu pejabat Maryland bahwa mereka kehilangan kendali atas kapal tersebut.
Clay Diamond, direktur eksekutif dan penasihat umum American Pilots&amp;rsquo; Association, mengatakan kapal tersebut mengalami &amp;ldquo;pemadaman total&amp;rdquo; sekitar pukul 01:20.
Kapal itu bergerak dengan kecepatan standar 8 knot (14,8 km/jam), tipikal untuk wilayah tersebut. Meskipun kapal tidak memulihkan sumber listrik utamanya, Diamond menyebutkan bahwa generator cadangan diesel diaktifkan, sehingga memulihkan sistem kelistrikan.</description><content:encoded>JAKARTA -Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan hingga saat ini belum ada indikasi warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa ambruknya&amp;nbsp;Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat (AS)&amp;nbsp;usai ditrabak&amp;nbsp;kapal kargo.&amp;nbsp;
Para pejabat mengatakan sedikitnya enam orang dari kru konstruksi masih hilang dan diperkirakan tewas.

BACA JUGA:
Jembatan Francis Scott Key Ambruk Usai Ditabrak Kapal Kargo, 6 Orang Hilang

&quot;Terkait dengan kejadian ditabraknya Jembatan Francis Scott Key di Maryland, hingga saat ini tidak ada indikasi WNI menjadi korban,&quot;kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Lalu Muhammad Iqbal dikutip dalam keterangannya, Kamis (28/3/2024).

BACA JUGA:
Joe Biden Perintahkan Penyelamatan Harus Diprioritaskan Usai Jembatan Francis Scott Key Ambruk Ditabrak Kapal Kargo

Adapun Kemlu melalui KBRI setempat, terus melakukan pemantauan. Terutama dalam guna melihat perkembangan melalui otoritas setempat dan simpul masyarakat Indonesia di kota Baltimore, AS.
&quot;KBRI Washington DC terus memantau perkembangan melalui otoritas terkait dan simpul-simpul masyarakat Indonesia di Kota Baltimore,&quot;katanya.
Adapun, pihaknya juga tengah mencari informasi terkait dugaan kapten kapal yang merupakan WNI.Namun, pada saat kejadian diduga diambil alih oleh kapten lokal guna mengikuti peraturan yang ada.
&quot;Sedang kita klarifikasi infonya ke otoritas terkait,&quot;tuturnya.
Sebagai informasi, diketahui menurut laporan ABC News, kapal tersebut &amp;ldquo;kehilangan tenaga penggerak&amp;rdquo; saat meninggalkan pelabuhan, dan awak kapal memberi tahu pejabat Maryland bahwa mereka kehilangan kendali atas kapal tersebut.
Clay Diamond, direktur eksekutif dan penasihat umum American Pilots&amp;rsquo; Association, mengatakan kapal tersebut mengalami &amp;ldquo;pemadaman total&amp;rdquo; sekitar pukul 01:20.
Kapal itu bergerak dengan kecepatan standar 8 knot (14,8 km/jam), tipikal untuk wilayah tersebut. Meskipun kapal tidak memulihkan sumber listrik utamanya, Diamond menyebutkan bahwa generator cadangan diesel diaktifkan, sehingga memulihkan sistem kelistrikan.</content:encoded></item></channel></rss>
