<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulang Sekolah Berenang, Pelajar di Nias Barat Tenggelam Ditemukan Tewas</title><description>&amp;nbsp;
Kapolsek Moi Iptu Eliakim Siahaan mengatakan tenggelamnya seorang pelajar di sungai Moi saat berenang sepulang sekolah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/28/340/2989260/pulang-sekolah-berenang-pelajar-di-nias-barat-tenggelam-ditemukan-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/28/340/2989260/pulang-sekolah-berenang-pelajar-di-nias-barat-tenggelam-ditemukan-tewas"/><item><title>Pulang Sekolah Berenang, Pelajar di Nias Barat Tenggelam Ditemukan Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/28/340/2989260/pulang-sekolah-berenang-pelajar-di-nias-barat-tenggelam-ditemukan-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/28/340/2989260/pulang-sekolah-berenang-pelajar-di-nias-barat-tenggelam-ditemukan-tewas</guid><pubDate>Kamis 28 Maret 2024 05:23 WIB</pubDate><dc:creator>Jonirman Tafonao</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/28/340/2989260/pulang-sekolah-berenang-pelajar-di-nias-barat-tenggelam-ditemukan-tewas-8gLOJJFZJu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelajar tenggelam di Nias Barat (Foto: Jonirman Tafonao)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/28/340/2989260/pulang-sekolah-berenang-pelajar-di-nias-barat-tenggelam-ditemukan-tewas-8gLOJJFZJu.jpg</image><title>Pelajar tenggelam di Nias Barat (Foto: Jonirman Tafonao)</title></images><description>NIAS BARAT - Seorang pelajar inisial SH (16), warga Dusun 3 Sihare'o Desa Hili'uso, Kecamatan Lolofitu Moi, Kabupaten Nias Barat, ditemukan meninggal dunia usai berenang bersama teman-temannya, Rabu 27 Maret 2024.

Kapolsek Moi Iptu Eliakim Siahaan mengatakan tenggelamnya seorang pelajar di sungai Moi saat berenang sepulang sekolah.

&quot;Korban ditemukan sekitar 1 jam setelah korban tenggelam, dan lokasi penemuan tidak jauh dari lokasi korban tenggelam,&quot; ungkap Eliakim Siahaan.

BACA JUGA:
BMKG: Waspada Hujan Akan Guyur Jaksel dan Jaktim Siang hingga Sore Hari


Salah seorang warga yang melakukan pencarian bernama Hendra Halawa, dengan menyelam dan alhasil menemukan korban di dasar sungai.

Iptu Eliakim Siahaan menjelaskan bahwa menurut informasi yang diperoleh dari saksi-saksi, kejadian berawal ketika korban bersama teman sekolah,  berenang bersama di Sungai Moi.

BACA JUGA:
Kapal Tanker Korsel Bawa Delapan WNI Tenggelam di Jepang



Para saksi menerangkan bahwa korban tenggelam karena tidak pandai berenang dan lokasi mereka berenang di kedalaman sekitar 4 meter.



&quot;Rekan-rekan korban mengetahui dan mendengar ketika korban minta tolong, tetapi mereka tidak berani memberi pertolongan lantaran mereka juga tidak mahir berenang,&quot; ujarnya.



Setelah jasad korban ditemukan, kemudian dilakukan pemeriksaan medis di Puskesmas Lolofitu Moi, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kemudian, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.</description><content:encoded>NIAS BARAT - Seorang pelajar inisial SH (16), warga Dusun 3 Sihare'o Desa Hili'uso, Kecamatan Lolofitu Moi, Kabupaten Nias Barat, ditemukan meninggal dunia usai berenang bersama teman-temannya, Rabu 27 Maret 2024.

Kapolsek Moi Iptu Eliakim Siahaan mengatakan tenggelamnya seorang pelajar di sungai Moi saat berenang sepulang sekolah.

&quot;Korban ditemukan sekitar 1 jam setelah korban tenggelam, dan lokasi penemuan tidak jauh dari lokasi korban tenggelam,&quot; ungkap Eliakim Siahaan.

BACA JUGA:
BMKG: Waspada Hujan Akan Guyur Jaksel dan Jaktim Siang hingga Sore Hari


Salah seorang warga yang melakukan pencarian bernama Hendra Halawa, dengan menyelam dan alhasil menemukan korban di dasar sungai.

Iptu Eliakim Siahaan menjelaskan bahwa menurut informasi yang diperoleh dari saksi-saksi, kejadian berawal ketika korban bersama teman sekolah,  berenang bersama di Sungai Moi.

BACA JUGA:
Kapal Tanker Korsel Bawa Delapan WNI Tenggelam di Jepang



Para saksi menerangkan bahwa korban tenggelam karena tidak pandai berenang dan lokasi mereka berenang di kedalaman sekitar 4 meter.



&quot;Rekan-rekan korban mengetahui dan mendengar ketika korban minta tolong, tetapi mereka tidak berani memberi pertolongan lantaran mereka juga tidak mahir berenang,&quot; ujarnya.



Setelah jasad korban ditemukan, kemudian dilakukan pemeriksaan medis di Puskesmas Lolofitu Moi, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kemudian, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.</content:encoded></item></channel></rss>
