<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Warga Bojonegoro Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Hampir Rp1 Miliar</title><description>Sejumlah warga diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan dengan modus arisan bodong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/28/519/2989532/puluhan-warga-bojonegoro-jadi-korban-arisan-bodong-kerugian-hampir-rp1-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/28/519/2989532/puluhan-warga-bojonegoro-jadi-korban-arisan-bodong-kerugian-hampir-rp1-miliar"/><item><title>Puluhan Warga Bojonegoro Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Hampir Rp1 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/28/519/2989532/puluhan-warga-bojonegoro-jadi-korban-arisan-bodong-kerugian-hampir-rp1-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/28/519/2989532/puluhan-warga-bojonegoro-jadi-korban-arisan-bodong-kerugian-hampir-rp1-miliar</guid><pubDate>Kamis 28 Maret 2024 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dedi Mahdi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/28/519/2989532/puluhan-warga-bojonegoro-jadi-korban-arisan-bodong-kerugian-hampir-rp1-miliar-X0IjF1WGwa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban arisan bodong datangi kantor polisi. (Foto: Dedi Mahdi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/28/519/2989532/puluhan-warga-bojonegoro-jadi-korban-arisan-bodong-kerugian-hampir-rp1-miliar-X0IjF1WGwa.jpg</image><title>Korban arisan bodong datangi kantor polisi. (Foto: Dedi Mahdi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNy8xLzE3ODg1MS81L3g4dnVhbnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOJONEGORO - Sejumlah warga diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan dengan modus arisan bodong mendatangi Mapolres Bojonegoro. Kedatangan mereka untuk melaporkan pengelola arisan yang merupakan seorang perempuan berinisial ES warga Desa Jono Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.
Sedikitnya ada 26 korban yang melaporkan dugaan arisan bodong ini, namun diduga jumlah peserta lebih dari itu. Heri Tri Widodo selaku penasehat hukum para korban mengatakan, para member mau ikut arisan karena dijanjikan keuntungan besar.

BACA JUGA:
Waduh, Kades Cantik di Lamongan Angely Emitasari Tertipu Arisan Bodong Rp137 Juta

&amp;ldquo;Mereka dijanjikan dapat keuntungan besar oleh pengelola arisan,&amp;rdquo; terangnya, saat ditemui di Mapolres Bojonegoro, kamis (28/3/2024).
Namun pada saat jatuh tempo, uang arisan tersebut tak kunjung diberikan. Saat ditagih pengelola arisan bersedia mencicil dengan nilai 100 hingga 500 ribu per bulan.
&amp;ldquo;Pengelola arisan ini terus menghindar saat berusaha ditemui para member yang menanyakan uangnya,&amp;rdquo; tambagnya.

BACA JUGA:
Korban Penipuan Calo Taruna Akpol 7 Orang, Ada yang Dijanjikan Jadi Prajurit TNI

Dari 26 korban yang bersedia membawa kasus ini ke jalur hukum, total kerugian mencapai Rp925 juta. Sejumlah korban mengaku ikut arisan sejak tahun 2022, namun mulai tahun 2023 arisan sudah bermasalah.
&amp;ldquo;Dia selalu sembunyi saat kita datangi, sebelumnya kita sudah berusaha secara kekeluargaan, tapi tidak ada itikat baik,&amp;rdquo; terang Hani, salah satu korban atau member arisan.Member arisan tidak hanya dari Bojonegoro, namun juga dari berbagai daerah, seperti Tuban, Blora, Hingga Solo Jawa-Tengah. Bahkan sejumlah korban mengaku jika uang arisan tersebut rencananya dipakai untuk merayakan lebaran tahun ini.

Sementara itu, kasatreskrim polres bojonegoro AKP Fahmi Amarullah saat dikonfirmasi mengaku masih mendalami kasus dugaan arisan bodong ini.

&amp;ldquo;Masih kita dalami, hari ini (28/3/2024) kita periksa terduga korban,&amp;rdquo; singkatnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNy8xLzE3ODg1MS81L3g4dnVhbnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOJONEGORO - Sejumlah warga diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan dengan modus arisan bodong mendatangi Mapolres Bojonegoro. Kedatangan mereka untuk melaporkan pengelola arisan yang merupakan seorang perempuan berinisial ES warga Desa Jono Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.
Sedikitnya ada 26 korban yang melaporkan dugaan arisan bodong ini, namun diduga jumlah peserta lebih dari itu. Heri Tri Widodo selaku penasehat hukum para korban mengatakan, para member mau ikut arisan karena dijanjikan keuntungan besar.

BACA JUGA:
Waduh, Kades Cantik di Lamongan Angely Emitasari Tertipu Arisan Bodong Rp137 Juta

&amp;ldquo;Mereka dijanjikan dapat keuntungan besar oleh pengelola arisan,&amp;rdquo; terangnya, saat ditemui di Mapolres Bojonegoro, kamis (28/3/2024).
Namun pada saat jatuh tempo, uang arisan tersebut tak kunjung diberikan. Saat ditagih pengelola arisan bersedia mencicil dengan nilai 100 hingga 500 ribu per bulan.
&amp;ldquo;Pengelola arisan ini terus menghindar saat berusaha ditemui para member yang menanyakan uangnya,&amp;rdquo; tambagnya.

BACA JUGA:
Korban Penipuan Calo Taruna Akpol 7 Orang, Ada yang Dijanjikan Jadi Prajurit TNI

Dari 26 korban yang bersedia membawa kasus ini ke jalur hukum, total kerugian mencapai Rp925 juta. Sejumlah korban mengaku ikut arisan sejak tahun 2022, namun mulai tahun 2023 arisan sudah bermasalah.
&amp;ldquo;Dia selalu sembunyi saat kita datangi, sebelumnya kita sudah berusaha secara kekeluargaan, tapi tidak ada itikat baik,&amp;rdquo; terang Hani, salah satu korban atau member arisan.Member arisan tidak hanya dari Bojonegoro, namun juga dari berbagai daerah, seperti Tuban, Blora, Hingga Solo Jawa-Tengah. Bahkan sejumlah korban mengaku jika uang arisan tersebut rencananya dipakai untuk merayakan lebaran tahun ini.

Sementara itu, kasatreskrim polres bojonegoro AKP Fahmi Amarullah saat dikonfirmasi mengaku masih mendalami kasus dugaan arisan bodong ini.

&amp;ldquo;Masih kita dalami, hari ini (28/3/2024) kita periksa terduga korban,&amp;rdquo; singkatnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
