<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Wadahi Cendikiawan Muda, Menteri Dito Harap Lahirkan Gagasan Baru untuk Bangsa</title><description>Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito meluncurkan program Klub Bertemu Kaum Cendekiawan (Berkawan)&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/29/337/2989724/wadahi-cendikiawan-muda-menteri-dito-harap-lahirkan-gagasan-baru-untuk-bangsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/29/337/2989724/wadahi-cendikiawan-muda-menteri-dito-harap-lahirkan-gagasan-baru-untuk-bangsa"/><item><title> Wadahi Cendikiawan Muda, Menteri Dito Harap Lahirkan Gagasan Baru untuk Bangsa</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/29/337/2989724/wadahi-cendikiawan-muda-menteri-dito-harap-lahirkan-gagasan-baru-untuk-bangsa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/29/337/2989724/wadahi-cendikiawan-muda-menteri-dito-harap-lahirkan-gagasan-baru-untuk-bangsa</guid><pubDate>Jum'at 29 Maret 2024 01:28 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/29/337/2989724/wadahi-cendikiawan-muda-menteri-dito-harap-lahirkan-gagasan-baru-untuk-bangsa-80Bb5klIv5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menpora Dito bertemua Cendikiawan Muda (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/29/337/2989724/wadahi-cendikiawan-muda-menteri-dito-harap-lahirkan-gagasan-baru-untuk-bangsa-80Bb5klIv5.jpg</image><title>Menpora Dito bertemua Cendikiawan Muda (foto: dok ist)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito meluncurkan program Klub Bertemu Kaum Cendekiawan (Berkawan), di The Habibie &amp;amp; Ainun Library, Jakarta, pada Kamis 28 Maret 2024. Menteri Dito pun berharap, Klub Berkawan menghasilkan cendekiawan seperti Presiden ke-3 RI B.J Habibie.

&amp;ldquo;Kenapa saya memilih The Habibie &amp;amp; Ainun Library untuk tempat kick off Klub Berkawan? Karena Kemenpora berharap program ini bisa melahirkan Habibie-Habibie baru yang akan memegang peran penting untuk masa depan Indonesia,&amp;rdquo; kata Menpora Dito dalam keterangannya, Jumat (28/3/2024).

BACA JUGA:
 Soal Kehadiran Kapolda di Sidang PHPU, Todung: Kami Masih Ada Waktu Untuk Memutuskan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Klub Berkawan, kata Dito, adalah wadah untuk para cendekiawan muda, para minoritas kreatif. Wadah ini diharapkan melahirkan gagasan baru dari generasi muda.

&amp;ldquo;Melalui program Klub Berkawan, kami menyediakan wadah bagi para cendekiawan muda, para minoritas kreatif untuk berdebat gagasan  melahirkan konsep-konsep keren yang bisa bermanfaat untuk masyarakat,&amp;rdquo; katanya.

Dito menegaskan, komitmen untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada pemuda. Dia berharap, pemuda bisa berkontribusi banyak untuk Republik Indonesia.

&amp;ldquo;Mewakili Kemenpora RI, saya siap berkomitmen untuk mengawal dan memberi ruang yang luas kepada seluruh cendekiawan muda Indonesia untuk berkontribusi di berbagai sektor strategis nasional,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
Menpora Dito Optimis Kepemimpinan Michael Sianipar di Pemuda Perindo Berdampak Positif
Dito pun optimis dengan program Klub Berkawan. Dia membayangkan cendekiawan muda di Indonesia bisa bicara di tingkat nasional.



&amp;ldquo;Saya membayangkan, melalui program ini kita bisa menciptakan masa Renaisans atau pencerahan baru di Indonesia, di mana para cendekiawan muda mampu memperkuat pilar-pilar kebangsaan, kenegaraan, dan keindonesiaan kita,&amp;rdquo; ujarnya.



Dito menyinggung, bahwa sejarah kemerdekaan Bangsa Indonesia adalah sejarah pergerakan kaum cendekiawan.



&amp;ldquo;Mulai dari Tjokroaminoto, Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka, Natsir dan tokoh bangsa lainnya. Mereka berbeda pandangan, sering berdebat, tapi punya mimpi yang sama untuk Indonesia Raga,&amp;rdquo; pungkasnya.



Diketahui, selain Menpora Dito, beberapa tokoh dan narasumber hadir dalam diskusi, seperti Inisiator Kelas Isolasi, Syarif Maulana; Staf Khusus Presiden Angkie Yudistira; Ketua Dewan TIK Nasional Ilham Habibie; Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar.



Selain itu, hadir juga komika Anggi Wahyudi; Inisiator Think Policy Andhyta F Utami; Atlet Bulu Tangkis Jonatan Christie ; Director of Public Policy Pijar Foundation Cazadira Fadiva Tamzil; dan Tim Staf Khusus Kemenpora, Akbar Restu Fauzi.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito meluncurkan program Klub Bertemu Kaum Cendekiawan (Berkawan), di The Habibie &amp;amp; Ainun Library, Jakarta, pada Kamis 28 Maret 2024. Menteri Dito pun berharap, Klub Berkawan menghasilkan cendekiawan seperti Presiden ke-3 RI B.J Habibie.

&amp;ldquo;Kenapa saya memilih The Habibie &amp;amp; Ainun Library untuk tempat kick off Klub Berkawan? Karena Kemenpora berharap program ini bisa melahirkan Habibie-Habibie baru yang akan memegang peran penting untuk masa depan Indonesia,&amp;rdquo; kata Menpora Dito dalam keterangannya, Jumat (28/3/2024).

BACA JUGA:
 Soal Kehadiran Kapolda di Sidang PHPU, Todung: Kami Masih Ada Waktu Untuk Memutuskan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Klub Berkawan, kata Dito, adalah wadah untuk para cendekiawan muda, para minoritas kreatif. Wadah ini diharapkan melahirkan gagasan baru dari generasi muda.

&amp;ldquo;Melalui program Klub Berkawan, kami menyediakan wadah bagi para cendekiawan muda, para minoritas kreatif untuk berdebat gagasan  melahirkan konsep-konsep keren yang bisa bermanfaat untuk masyarakat,&amp;rdquo; katanya.

Dito menegaskan, komitmen untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada pemuda. Dia berharap, pemuda bisa berkontribusi banyak untuk Republik Indonesia.

&amp;ldquo;Mewakili Kemenpora RI, saya siap berkomitmen untuk mengawal dan memberi ruang yang luas kepada seluruh cendekiawan muda Indonesia untuk berkontribusi di berbagai sektor strategis nasional,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
Menpora Dito Optimis Kepemimpinan Michael Sianipar di Pemuda Perindo Berdampak Positif
Dito pun optimis dengan program Klub Berkawan. Dia membayangkan cendekiawan muda di Indonesia bisa bicara di tingkat nasional.



&amp;ldquo;Saya membayangkan, melalui program ini kita bisa menciptakan masa Renaisans atau pencerahan baru di Indonesia, di mana para cendekiawan muda mampu memperkuat pilar-pilar kebangsaan, kenegaraan, dan keindonesiaan kita,&amp;rdquo; ujarnya.



Dito menyinggung, bahwa sejarah kemerdekaan Bangsa Indonesia adalah sejarah pergerakan kaum cendekiawan.



&amp;ldquo;Mulai dari Tjokroaminoto, Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka, Natsir dan tokoh bangsa lainnya. Mereka berbeda pandangan, sering berdebat, tapi punya mimpi yang sama untuk Indonesia Raga,&amp;rdquo; pungkasnya.



Diketahui, selain Menpora Dito, beberapa tokoh dan narasumber hadir dalam diskusi, seperti Inisiator Kelas Isolasi, Syarif Maulana; Staf Khusus Presiden Angkie Yudistira; Ketua Dewan TIK Nasional Ilham Habibie; Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar.



Selain itu, hadir juga komika Anggi Wahyudi; Inisiator Think Policy Andhyta F Utami; Atlet Bulu Tangkis Jonatan Christie ; Director of Public Policy Pijar Foundation Cazadira Fadiva Tamzil; dan Tim Staf Khusus Kemenpora, Akbar Restu Fauzi.

</content:encoded></item></channel></rss>
