<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: 3 Tipe Orang NU, dari Biasa hingga Gila</title><description>Terkadang, Gus Dur merasa agak frustrasi dengan sikap kurang sensitif dari sebagian anggota NU.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2989757/humor-gus-dur-3-tipe-orang-nu-dari-biasa-hingga-gila</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2989757/humor-gus-dur-3-tipe-orang-nu-dari-biasa-hingga-gila"/><item><title>Humor Gus Dur: 3 Tipe Orang NU, dari Biasa hingga Gila</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2989757/humor-gus-dur-3-tipe-orang-nu-dari-biasa-hingga-gila</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2989757/humor-gus-dur-3-tipe-orang-nu-dari-biasa-hingga-gila</guid><pubDate>Sabtu 30 Maret 2024 02:15 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/29/337/2989757/humor-gus-dur-3-tipe-orang-nu-dari-biasa-hingga-gila-Rr7EFMCz9d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/29/337/2989757/humor-gus-dur-3-tipe-orang-nu-dari-biasa-hingga-gila-Rr7EFMCz9d.jpg</image><title>Gus Dur (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Gus Dur, atau Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid memiliki ikatan yang erat dengan Nahdlatul Ulama (NU), sebuah organisasi keagamaan yang sangat berpengaruh. Namun, terkadang, dia merasa agak frustrasi dengan sikap kurang sensitif dari sebagian anggota NU.

Dalam buku &quot;Mati Tertawa Bareng Gus Dur&quot;, disebutkan bahwa Gus Dur membagi anggota NU menjadi tiga kategori, mulai dari yang biasa saja hingga yang menurutnya &quot;gila&quot;.

BACA JUGA:
Sakit Hati Pernah Ditangkap, Seorang Pria Nekat Ancam Polisi dengan Golok


Rumah Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, selalu dipenuhi dengan tamu dari pagi hingga malam hari. Bahkan, hingga larut malam dan dini hari, baik dari kalangan NU maupun dari luar kota.

Gus Dur menggambarkan tingkat keterlibatan anggota NU dengan tiga tipe yang berbeda.

&quot;Kalau mereka datang dari pukul tujuh pagi hingga jam sembilan malam, dan menceritakan tentang NU, itu biasanya orang NU yang memang punya komitmen dan fanatik terhadap NU,&quot; ujar Gus Dur.

BACA JUGA:
Tak Hadiri Bukber di Istana, ke Mana Menteri PDIP dan PKB ?


&quot;Orang NU jenis yang kedua, mereka yang meski sudah larut malam, sekitar jam dua belas sampai jam satu malam, namun masih mengetuk pintu Gus Dur untuk membicarakan NU, itu namanya orang gila NU,&quot; jelasnya.



&quot;Tapi kalau ada orang NU yang masih juga mengetuk pintu rumah saya jam dua dini hari hingga jam enam pagi, itu namanya orang NU yang gila,&quot; kata Gus Dur sambil terkekeh.

</description><content:encoded>JAKARTA - Gus Dur, atau Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid memiliki ikatan yang erat dengan Nahdlatul Ulama (NU), sebuah organisasi keagamaan yang sangat berpengaruh. Namun, terkadang, dia merasa agak frustrasi dengan sikap kurang sensitif dari sebagian anggota NU.

Dalam buku &quot;Mati Tertawa Bareng Gus Dur&quot;, disebutkan bahwa Gus Dur membagi anggota NU menjadi tiga kategori, mulai dari yang biasa saja hingga yang menurutnya &quot;gila&quot;.

BACA JUGA:
Sakit Hati Pernah Ditangkap, Seorang Pria Nekat Ancam Polisi dengan Golok


Rumah Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, selalu dipenuhi dengan tamu dari pagi hingga malam hari. Bahkan, hingga larut malam dan dini hari, baik dari kalangan NU maupun dari luar kota.

Gus Dur menggambarkan tingkat keterlibatan anggota NU dengan tiga tipe yang berbeda.

&quot;Kalau mereka datang dari pukul tujuh pagi hingga jam sembilan malam, dan menceritakan tentang NU, itu biasanya orang NU yang memang punya komitmen dan fanatik terhadap NU,&quot; ujar Gus Dur.

BACA JUGA:
Tak Hadiri Bukber di Istana, ke Mana Menteri PDIP dan PKB ?


&quot;Orang NU jenis yang kedua, mereka yang meski sudah larut malam, sekitar jam dua belas sampai jam satu malam, namun masih mengetuk pintu Gus Dur untuk membicarakan NU, itu namanya orang gila NU,&quot; jelasnya.



&quot;Tapi kalau ada orang NU yang masih juga mengetuk pintu rumah saya jam dua dini hari hingga jam enam pagi, itu namanya orang NU yang gila,&quot; kata Gus Dur sambil terkekeh.

</content:encoded></item></channel></rss>
