<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seberapa Efektif Pengawasan Ganjil-Genap Pakai E-TLE saat Arus Mudik Lebaran ?</title><description>E-TLE akan mengawasi rekayasa lalin selama arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024, terutama pada skema ganjil-genap nomor kendaraan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2990144/seberapa-efektif-pengawasan-ganjil-genap-pakai-e-tle-saat-arus-mudik-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2990144/seberapa-efektif-pengawasan-ganjil-genap-pakai-e-tle-saat-arus-mudik-lebaran"/><item><title>Seberapa Efektif Pengawasan Ganjil-Genap Pakai E-TLE saat Arus Mudik Lebaran ?</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2990144/seberapa-efektif-pengawasan-ganjil-genap-pakai-e-tle-saat-arus-mudik-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2990144/seberapa-efektif-pengawasan-ganjil-genap-pakai-e-tle-saat-arus-mudik-lebaran</guid><pubDate>Sabtu 30 Maret 2024 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/30/337/2990144/seberapa-efektif-pengawasan-ganjil-genap-pakai-e-tle-saat-arus-mudik-lebaran-4Z0dWsHnV7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Etle (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/30/337/2990144/seberapa-efektif-pengawasan-ganjil-genap-pakai-e-tle-saat-arus-mudik-lebaran-4Z0dWsHnV7.jpg</image><title>Ilustrasi Etle (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap efektivitas pengawasan skema rekayasa lalu lintas (lalin) menggunakan Elektronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau kamera tilang elektronik, saat arus mudik dan balik Lebaran 2024.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri mengatakan, dalam pelaksanaannya, E-TLE akan mengawasi rekayasa lalin selama arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024, terutama pada skema ganjil-genap nomor kendaraan.

BACA JUGA:
Ini Titik Puncak Lelah Para Pemudik dari Sumatera di Jalur Mudik Jawa Barat


Aan memerinci, para pengendara yang tidak mematuhi aturan, akan ditilang menggunakan E-TLE yang terdapat di Tol Cawang hingga tol arah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

&quot;Jadi (diawasi) di Cawang, kemudian gerbang tol arah Jabodetabek,&quot; kata Aan kepada wartawan dikutip Sabtu, (30/3/2024).

BACA JUGA:
 Pengguna Angkutan Umum Diprediksi Naik, Organda DIY Siapkan 2.145 Armada untuk Mudik


Pengawasan ganjil-genap menggunakan E-TLE menjadi penting, karena skema rekayasa lalin itu akan tetap diterapkan saat arus mudik dan balik, guna mengantisipasi penumpukan jumlah kendaraan.

&quot;Tapi, yang ganjil-genap pasti dilakukan. Karena kalau tidak dibatasi itu, yang hari-hari biasa saja ya yang rekan-rekan lihat, jangankan mudik, mungkin kalau di DKI (Jakarta) kalau enggak dibatasin, kalau keluar semua aduh. (Maka itu) ganjil-genap ini tetap dilakukan,&quot; ucapnya.

Penerapan skema ganjil-genap, kata Aan, bukan merupakan opsi akhir saat melihat situasi di lapangan, namun akan diterapkan langsung atau permanen selama masa arus mudik dan balik lebaran 2024.

Aan menjelaskan skema ganjil-genap menjadi permanen karena volume, capacity, ratio (VCR) yang diukur menunjukkan kepadatan. Sehingga, contra flow dan one way tidak dapat mengatasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2024.



&quot;Bukan, bukan (opsi akhir). Itu (awalnya) opsi akhir memang, setelah kita simulasi vc rasionya masih tinggi. Kita masukan gage turun menjadi 0,7 (vcr),&quot; kata Aan.



&quot;Stuck kalau kita tidak lakukan intervensi tadi mulai contra flow, pembatasan jalan dan gage,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Lepas Tim Peliput Mudik 2024, Hary Tanoe : Hati-hati di Jalan




Berikut jadwal lengkap penerapan Sistem Ganjil - Genap:

1. Arus Mudik

- Pada 5 hingga 7 April 2024 pukul 24.00 WIB dari KM 0 Jalan tol ruas dalam kota Jakarta sampai dengan KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang;



- Pada 8 April 2024 pukul 08.00 WIB hingga 24.00 WIB dari KM 0 jalan jalan tol ruas dalam kota Jakarta sampai dengan KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang.



- Pada 9 April 2024 sampai pukul 24.00 WIB dari KM 0 jalan toll ruas dalam kota Jakarta sampai dengan KM 414 ruas jalan toll Semarang Batang.

BACA JUGA:
Pemudik Wajib Waspada, Terjadi Pencurian HP di Ruang Lesehan Kapal laut




2. Arus balik

- Pada 12 April 2024 pukul 14.00 WIB hingga 24.00 WIB dari KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang sampai dengan KM 0 jalan toll ruas dalam kota Jakarta.



- Pada 13 April 2024 pukul 08.00 WIB dari KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang sampai dengan KM 0 jalan toll ruas dalam kota Jakarta.



- Pada 14 April sampai dengan 16 April 2024 pukul 08.00 WIB dari KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang sampai dengan KM 0 jalan tol ruas dalam kota Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap efektivitas pengawasan skema rekayasa lalu lintas (lalin) menggunakan Elektronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau kamera tilang elektronik, saat arus mudik dan balik Lebaran 2024.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri mengatakan, dalam pelaksanaannya, E-TLE akan mengawasi rekayasa lalin selama arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024, terutama pada skema ganjil-genap nomor kendaraan.

BACA JUGA:
Ini Titik Puncak Lelah Para Pemudik dari Sumatera di Jalur Mudik Jawa Barat


Aan memerinci, para pengendara yang tidak mematuhi aturan, akan ditilang menggunakan E-TLE yang terdapat di Tol Cawang hingga tol arah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

&quot;Jadi (diawasi) di Cawang, kemudian gerbang tol arah Jabodetabek,&quot; kata Aan kepada wartawan dikutip Sabtu, (30/3/2024).

BACA JUGA:
 Pengguna Angkutan Umum Diprediksi Naik, Organda DIY Siapkan 2.145 Armada untuk Mudik


Pengawasan ganjil-genap menggunakan E-TLE menjadi penting, karena skema rekayasa lalin itu akan tetap diterapkan saat arus mudik dan balik, guna mengantisipasi penumpukan jumlah kendaraan.

&quot;Tapi, yang ganjil-genap pasti dilakukan. Karena kalau tidak dibatasi itu, yang hari-hari biasa saja ya yang rekan-rekan lihat, jangankan mudik, mungkin kalau di DKI (Jakarta) kalau enggak dibatasin, kalau keluar semua aduh. (Maka itu) ganjil-genap ini tetap dilakukan,&quot; ucapnya.

Penerapan skema ganjil-genap, kata Aan, bukan merupakan opsi akhir saat melihat situasi di lapangan, namun akan diterapkan langsung atau permanen selama masa arus mudik dan balik lebaran 2024.

Aan menjelaskan skema ganjil-genap menjadi permanen karena volume, capacity, ratio (VCR) yang diukur menunjukkan kepadatan. Sehingga, contra flow dan one way tidak dapat mengatasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2024.



&quot;Bukan, bukan (opsi akhir). Itu (awalnya) opsi akhir memang, setelah kita simulasi vc rasionya masih tinggi. Kita masukan gage turun menjadi 0,7 (vcr),&quot; kata Aan.



&quot;Stuck kalau kita tidak lakukan intervensi tadi mulai contra flow, pembatasan jalan dan gage,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Lepas Tim Peliput Mudik 2024, Hary Tanoe : Hati-hati di Jalan




Berikut jadwal lengkap penerapan Sistem Ganjil - Genap:

1. Arus Mudik

- Pada 5 hingga 7 April 2024 pukul 24.00 WIB dari KM 0 Jalan tol ruas dalam kota Jakarta sampai dengan KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang;



- Pada 8 April 2024 pukul 08.00 WIB hingga 24.00 WIB dari KM 0 jalan jalan tol ruas dalam kota Jakarta sampai dengan KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang.



- Pada 9 April 2024 sampai pukul 24.00 WIB dari KM 0 jalan toll ruas dalam kota Jakarta sampai dengan KM 414 ruas jalan toll Semarang Batang.

BACA JUGA:
Pemudik Wajib Waspada, Terjadi Pencurian HP di Ruang Lesehan Kapal laut




2. Arus balik

- Pada 12 April 2024 pukul 14.00 WIB hingga 24.00 WIB dari KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang sampai dengan KM 0 jalan toll ruas dalam kota Jakarta.



- Pada 13 April 2024 pukul 08.00 WIB dari KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang sampai dengan KM 0 jalan toll ruas dalam kota Jakarta.



- Pada 14 April sampai dengan 16 April 2024 pukul 08.00 WIB dari KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang sampai dengan KM 0 jalan tol ruas dalam kota Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
