<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadispenad Ungkap Kebakaran di Gunung Putri adalah Gudang Munisi Daerah Kodam Jaya</title><description>Kristomei menegaskan, saat ini warga di sekitaran gudang amunisi tersebut sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2990370/kadispenad-ungkap-kebakaran-di-gunung-putri-adalah-gudang-munisi-daerah-kodam-jaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2990370/kadispenad-ungkap-kebakaran-di-gunung-putri-adalah-gudang-munisi-daerah-kodam-jaya"/><item><title>Kadispenad Ungkap Kebakaran di Gunung Putri adalah Gudang Munisi Daerah Kodam Jaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2990370/kadispenad-ungkap-kebakaran-di-gunung-putri-adalah-gudang-munisi-daerah-kodam-jaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/30/337/2990370/kadispenad-ungkap-kebakaran-di-gunung-putri-adalah-gudang-munisi-daerah-kodam-jaya</guid><pubDate>Sabtu 30 Maret 2024 20:41 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/30/337/2990370/kadispenad-ungkap-kebakaran-di-gunung-putri-adalah-gudang-munisi-daerah-kodam-jaya-FVub8glIhI.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/30/337/2990370/kadispenad-ungkap-kebakaran-di-gunung-putri-adalah-gudang-munisi-daerah-kodam-jaya-FVub8glIhI.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengungkap kebakaran yang terjadi di Barak militer di Gunung Putri, Jawa Barat, merupakan Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya.

&quot;Perlu kami sampaikan memang benar bahwa sabtu 30 Maret 2024 pukul 18.30 WIB telah terjadi kebakaran gudang amunisi daerah Kodam Jaya, gudmurah Kodam Jaya,&quot; katanya kepada wartawan, Sabtu (30/3/2024) malam.

Kristomei menegaskan, saat ini warga di sekitaran gudang amunisi tersebut sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.


BACA JUGA:
Dentuman Ledakan Kebakaran Gudang Peluru Terdengar Hingga Radius Puluhan Kilometer


&quot;Sudah kami evakuasi ke tempat yang lebih aman, Babinsa juga terus berkoordinasi dengan instansi lainnya untuk mengamankan masyarakat yang ada di sana,&quot; ucapnya.

Hingga saat ini, kata Kristomei, pihaknya belum mendekat ke lokasi kejadian karena masih ada sejumlah ledakan.

&quot;Karena gudang amunisi ini memuat berbagai macam jenis peluru sehingga dikhawatirkan terjadi ledakan ledakan yang justru membahayakan,&quot; sambungnya.

Kristomei menegaskan, setelah ledakan berhenti, pihaknya akan langsung mendekat dan mengecek kondisi di gudang tersebut.

&quot;Jadi kita tunggu dulu sampai tidak ada ledakan lagi, baru kita bisa mengecek dan mendekat ke lokasi,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengungkap kebakaran yang terjadi di Barak militer di Gunung Putri, Jawa Barat, merupakan Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya.

&quot;Perlu kami sampaikan memang benar bahwa sabtu 30 Maret 2024 pukul 18.30 WIB telah terjadi kebakaran gudang amunisi daerah Kodam Jaya, gudmurah Kodam Jaya,&quot; katanya kepada wartawan, Sabtu (30/3/2024) malam.

Kristomei menegaskan, saat ini warga di sekitaran gudang amunisi tersebut sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.


BACA JUGA:
Dentuman Ledakan Kebakaran Gudang Peluru Terdengar Hingga Radius Puluhan Kilometer


&quot;Sudah kami evakuasi ke tempat yang lebih aman, Babinsa juga terus berkoordinasi dengan instansi lainnya untuk mengamankan masyarakat yang ada di sana,&quot; ucapnya.

Hingga saat ini, kata Kristomei, pihaknya belum mendekat ke lokasi kejadian karena masih ada sejumlah ledakan.

&quot;Karena gudang amunisi ini memuat berbagai macam jenis peluru sehingga dikhawatirkan terjadi ledakan ledakan yang justru membahayakan,&quot; sambungnya.

Kristomei menegaskan, setelah ledakan berhenti, pihaknya akan langsung mendekat dan mengecek kondisi di gudang tersebut.

&quot;Jadi kita tunggu dulu sampai tidak ada ledakan lagi, baru kita bisa mengecek dan mendekat ke lokasi,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
