<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bocah Tenggelam di Sungai Oya Gunungkidul Ditemukan Tewas 500 Meter dari TKP   </title><description>MTA, bocah berumur 13 tahun yang sebelumnya dikabarkan hilang tenggelam</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/30/510/2990312/bocah-tenggelam-di-sungai-oya-gunungkidul-ditemukan-tewas-500-meter-dari-tkp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/30/510/2990312/bocah-tenggelam-di-sungai-oya-gunungkidul-ditemukan-tewas-500-meter-dari-tkp"/><item><title>Bocah Tenggelam di Sungai Oya Gunungkidul Ditemukan Tewas 500 Meter dari TKP   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/30/510/2990312/bocah-tenggelam-di-sungai-oya-gunungkidul-ditemukan-tewas-500-meter-dari-tkp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/30/510/2990312/bocah-tenggelam-di-sungai-oya-gunungkidul-ditemukan-tewas-500-meter-dari-tkp</guid><pubDate>Sabtu 30 Maret 2024 18:28 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/30/510/2990312/bocah-tenggelam-di-sungai-oya-gunungkidul-ditemukan-tewas-500-meter-dari-tkp-gKqgxFdS0j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah tewas tenggelam. (Foto: Erfan Erlin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/30/510/2990312/bocah-tenggelam-di-sungai-oya-gunungkidul-ditemukan-tewas-500-meter-dari-tkp-gKqgxFdS0j.jpg</image><title>Bocah tewas tenggelam. (Foto: Erfan Erlin)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOC8xLzE3ODQ0Ny81L3g4dXJhYjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GUNUNGKIDUL - MTA, bocah berumur 13 tahun yang sebelumnya dikabarkan hilang tenggelam di derasnya arus Sungai Oya berhasil ditemukan. Namun sayang, bocah asal Dusun Sidorejo RT 5 RW 5 Kalurahan Karangtengah Kapanewon Wonosari Gunungkidul ditemukan sudah dalam keadaan meninggal, Sabtu (30/3/2024) siang.&amp;nbsp;

Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto menuturkan korban berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan yang melakukan penyisiran dengan cara berenang. Korban ditemukan saat dilakukan penyelaman di radius 1 km dari lokasi kejadian saat pertama kali tenggelam.&amp;nbsp;

&quot;Korban ditemukan tenggelam kebetulan tadi ada tim yang menyelam,&quot; tutur dia.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mandi di Muara Sungai Serang, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

Korban berhasil ditemukan setelah seorang relawan merasa menyentuh kaki korban saat mencoba mencari di rongga-rongga tanah tebing sungai. Usai itu dilakukan penyelaman untuk mencari keberadaan korban.&amp;nbsp;

Korban akhirnya berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke daratan.korban ditemukan pada pukul 11.40 wib Tim SAR Gabungan dengan jarak 500 m dari lokasi korban pertama kali hilang. Korban ditemukan pada koordinat 7&amp;deg;54'54.76&quot;S 110&amp;deg; 36'48.05&quot;E.&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Wonosari untuk diindentifikasi dan otopsi,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;

Hari kedua pencarian korban ini, pihaknya mengerahkan 5 Search Rescue Unit (SRU) untuk melakukan pencarian. SRU 2 melaksanakan penyisiran menyusuri sungai&amp;nbsp; dengan Body Rafting radius 2 km dari Lokasi Kejadian

&quot;Ada 150 personel kita kerahkan,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:


Pulang Sekolah Berenang, Pelajar di Nias Barat Tenggelam Ditemukan Tewas&amp;nbsp;
Sebelumnya, Rudi, salah satu anggota keluarga korban mengungkapkan sebelum dikabarkan tenggelam, korban bersama 5 orang temannya terlihat bermain di Sungai Oya Sidorejo Karangtengah tepatnya di utara wisata air Tegalarum. Kala itu, debit air sungai Oya memang cukup besar karena hujan mengguyur Gunungkidul dalam 2 hari.&amp;nbsp;

&quot;Tadi anak-anak main di tepian sungai,&quot; ujar dia.&amp;nbsp;Saat bermain di tepi sungai itulah tiba-tiba korban terpeleset jatuh masuk ke sungai. Korban yang tidak bisa berenang langsung terseret arus sungai yang deras. Teman-temannya ada yang berusaha menolong namun tak berhasil.



Korban kemudian terseret arus sungai dan tenggelam. Teman-teman korban kemudian berteriak meminta tolong dan warga yang mengetahui hal tersebut langsung berusaha mencari keberadaan korban. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke BPBD dan diteruskan ke Tim SAR.



&quot;Tadi pamitnya habis subuhan mau main. Sekarang kan hari libur,&quot; tambahnya.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOC8xLzE3ODQ0Ny81L3g4dXJhYjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GUNUNGKIDUL - MTA, bocah berumur 13 tahun yang sebelumnya dikabarkan hilang tenggelam di derasnya arus Sungai Oya berhasil ditemukan. Namun sayang, bocah asal Dusun Sidorejo RT 5 RW 5 Kalurahan Karangtengah Kapanewon Wonosari Gunungkidul ditemukan sudah dalam keadaan meninggal, Sabtu (30/3/2024) siang.&amp;nbsp;

Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto menuturkan korban berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan yang melakukan penyisiran dengan cara berenang. Korban ditemukan saat dilakukan penyelaman di radius 1 km dari lokasi kejadian saat pertama kali tenggelam.&amp;nbsp;

&quot;Korban ditemukan tenggelam kebetulan tadi ada tim yang menyelam,&quot; tutur dia.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mandi di Muara Sungai Serang, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

Korban berhasil ditemukan setelah seorang relawan merasa menyentuh kaki korban saat mencoba mencari di rongga-rongga tanah tebing sungai. Usai itu dilakukan penyelaman untuk mencari keberadaan korban.&amp;nbsp;

Korban akhirnya berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke daratan.korban ditemukan pada pukul 11.40 wib Tim SAR Gabungan dengan jarak 500 m dari lokasi korban pertama kali hilang. Korban ditemukan pada koordinat 7&amp;deg;54'54.76&quot;S 110&amp;deg; 36'48.05&quot;E.&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Wonosari untuk diindentifikasi dan otopsi,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;

Hari kedua pencarian korban ini, pihaknya mengerahkan 5 Search Rescue Unit (SRU) untuk melakukan pencarian. SRU 2 melaksanakan penyisiran menyusuri sungai&amp;nbsp; dengan Body Rafting radius 2 km dari Lokasi Kejadian

&quot;Ada 150 personel kita kerahkan,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:


Pulang Sekolah Berenang, Pelajar di Nias Barat Tenggelam Ditemukan Tewas&amp;nbsp;
Sebelumnya, Rudi, salah satu anggota keluarga korban mengungkapkan sebelum dikabarkan tenggelam, korban bersama 5 orang temannya terlihat bermain di Sungai Oya Sidorejo Karangtengah tepatnya di utara wisata air Tegalarum. Kala itu, debit air sungai Oya memang cukup besar karena hujan mengguyur Gunungkidul dalam 2 hari.&amp;nbsp;

&quot;Tadi anak-anak main di tepian sungai,&quot; ujar dia.&amp;nbsp;Saat bermain di tepi sungai itulah tiba-tiba korban terpeleset jatuh masuk ke sungai. Korban yang tidak bisa berenang langsung terseret arus sungai yang deras. Teman-temannya ada yang berusaha menolong namun tak berhasil.



Korban kemudian terseret arus sungai dan tenggelam. Teman-teman korban kemudian berteriak meminta tolong dan warga yang mengetahui hal tersebut langsung berusaha mencari keberadaan korban. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke BPBD dan diteruskan ke Tim SAR.



&quot;Tadi pamitnya habis subuhan mau main. Sekarang kan hari libur,&quot; tambahnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
