<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mobil Tertabrak Kereta Api di Jalur Medan-Binjai, 4 Penumpang Tewas   </title><description>Insiden itu menewaskan 4 orang yang berada di dalam mobil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/30/608/2990306/mobil-tertabrak-kereta-api-di-jalur-medan-binjai-4-penumpang-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/30/608/2990306/mobil-tertabrak-kereta-api-di-jalur-medan-binjai-4-penumpang-tewas"/><item><title>Mobil Tertabrak Kereta Api di Jalur Medan-Binjai, 4 Penumpang Tewas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/30/608/2990306/mobil-tertabrak-kereta-api-di-jalur-medan-binjai-4-penumpang-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/30/608/2990306/mobil-tertabrak-kereta-api-di-jalur-medan-binjai-4-penumpang-tewas</guid><pubDate>Sabtu 30 Maret 2024 16:06 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/30/608/2990306/mobil-tertabrak-kereta-api-di-jalur-medan-binjai-4-penumpang-tewas-IXu7MKMcJK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil tertabrak kereta api. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/30/608/2990306/mobil-tertabrak-kereta-api-di-jalur-medan-binjai-4-penumpang-tewas-IXu7MKMcJK.jpg</image><title>Mobil tertabrak kereta api. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8zMC8xLzE3ODk3Ny81L3g4dzByYzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MEDAN - Kereta Api (KA) Sri Lelawangsa (U87 No BB 2037804) terlibat kecelakaan lalu lintas dengan Honda Mobilio bernomor polisi BK1278GI di perlintasan kereta tanpa palang pintu di KM 14+400 antara Stasiun Medan dan Stasiun Binjai, tepatnya di Jalan Paya Bakung, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumatera Utara, Sabtu (30/3/2024).&amp;nbsp;

Akibat kecelakaan itu, mobil Honda Mobilio ringsek terkena temperan kereta. Insiden itu menewaskan 4 orang yang berada di dalam mobil.

Keempat korban meninggal adalah sang sopir Alfikar (54) dan tiga penumpangnya yakni Salbiah (54), Supiyah (64), dan Lina Susilawati (49).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tempramen, Sopir Penyebab Kecelakaan di Tol Halim Menolak saat Didampingi Keluarga

&quot;Tiga orang meninggal dunia di tempat, dan sopirnya meninggal di rumah sakit,&quot; kata Kanit Lantas Polsek Sunggal AKP Andrea Nasution.&amp;nbsp;

Andrea mengungkapkan, sesaat sebelum kecelakaan, Honda Mobilio yang dikendarai Alfikar bergerak dari arah Jalan Medan-Binjai menuju jalan Paya Bakung.&amp;nbsp;

Saat akan melewati perlintasan, sang sopir diduga kurang hati-hati hingga tak mengetahui keberadaan kereta yang akan melintas. Ditambah lagi, perlintasan itu tidak dijaga dan tidak memiliki palang pintu.&amp;nbsp;

&quot;Saat mobil melintas, langsung dihantam kereta yang melaju kencang dari arah Binjai menuju Medan. Mobil sempat terhempas dan keluar dari jalur kereta api,&quot; jelas Andrea.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polda Lampung Petakan 45 Titik Rawan Kecelakaan, Ini Lokasinya

Sementara itu Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solihin, menyebut tak ada kerusakan berat pada KA Sri Lelawangsa akibat temperan tersebut. Begitu juga dengan korban luka.&amp;nbsp;

Namun insiden itu telah membuat perjalanan kereta api mengalami keterlambatan sekitar 1 jam.




&quot;Kita turut prihatin dan menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang atas keterlambatan perjalanan KA Sri Lelawangsa,&quot; tukasnya.



Anwar pun mengingatkan kepada masyarakat yang akan melintas di perlintasan sebidang kereta api untuk berhati-hati.



&quot;Lihat kanan kiri untuk memastikan tidak ada kereta api yang lewat, utamakan keselamatan bersama, tidak menerobos serta dahulukan kereta api yang akan melintas,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8zMC8xLzE3ODk3Ny81L3g4dzByYzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MEDAN - Kereta Api (KA) Sri Lelawangsa (U87 No BB 2037804) terlibat kecelakaan lalu lintas dengan Honda Mobilio bernomor polisi BK1278GI di perlintasan kereta tanpa palang pintu di KM 14+400 antara Stasiun Medan dan Stasiun Binjai, tepatnya di Jalan Paya Bakung, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumatera Utara, Sabtu (30/3/2024).&amp;nbsp;

Akibat kecelakaan itu, mobil Honda Mobilio ringsek terkena temperan kereta. Insiden itu menewaskan 4 orang yang berada di dalam mobil.

Keempat korban meninggal adalah sang sopir Alfikar (54) dan tiga penumpangnya yakni Salbiah (54), Supiyah (64), dan Lina Susilawati (49).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tempramen, Sopir Penyebab Kecelakaan di Tol Halim Menolak saat Didampingi Keluarga

&quot;Tiga orang meninggal dunia di tempat, dan sopirnya meninggal di rumah sakit,&quot; kata Kanit Lantas Polsek Sunggal AKP Andrea Nasution.&amp;nbsp;

Andrea mengungkapkan, sesaat sebelum kecelakaan, Honda Mobilio yang dikendarai Alfikar bergerak dari arah Jalan Medan-Binjai menuju jalan Paya Bakung.&amp;nbsp;

Saat akan melewati perlintasan, sang sopir diduga kurang hati-hati hingga tak mengetahui keberadaan kereta yang akan melintas. Ditambah lagi, perlintasan itu tidak dijaga dan tidak memiliki palang pintu.&amp;nbsp;

&quot;Saat mobil melintas, langsung dihantam kereta yang melaju kencang dari arah Binjai menuju Medan. Mobil sempat terhempas dan keluar dari jalur kereta api,&quot; jelas Andrea.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polda Lampung Petakan 45 Titik Rawan Kecelakaan, Ini Lokasinya

Sementara itu Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solihin, menyebut tak ada kerusakan berat pada KA Sri Lelawangsa akibat temperan tersebut. Begitu juga dengan korban luka.&amp;nbsp;

Namun insiden itu telah membuat perjalanan kereta api mengalami keterlambatan sekitar 1 jam.




&quot;Kita turut prihatin dan menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang atas keterlambatan perjalanan KA Sri Lelawangsa,&quot; tukasnya.



Anwar pun mengingatkan kepada masyarakat yang akan melintas di perlintasan sebidang kereta api untuk berhati-hati.



&quot;Lihat kanan kiri untuk memastikan tidak ada kereta api yang lewat, utamakan keselamatan bersama, tidak menerobos serta dahulukan kereta api yang akan melintas,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
