<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI Investigasi Penyebab Meledaknya Gudang Peluru Kodam Jaya di Ciangsana</title><description>&quot;Untuk detilnya masih akan kita investigasi,&quot; kata Pangdam Jaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/31/337/2990477/tni-investigasi-penyebab-meledaknya-gudang-peluru-kodam-jaya-di-ciangsana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/31/337/2990477/tni-investigasi-penyebab-meledaknya-gudang-peluru-kodam-jaya-di-ciangsana"/><item><title>TNI Investigasi Penyebab Meledaknya Gudang Peluru Kodam Jaya di Ciangsana</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/31/337/2990477/tni-investigasi-penyebab-meledaknya-gudang-peluru-kodam-jaya-di-ciangsana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/31/337/2990477/tni-investigasi-penyebab-meledaknya-gudang-peluru-kodam-jaya-di-ciangsana</guid><pubDate>Minggu 31 Maret 2024 06:44 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/31/337/2990477/tni-investigasi-penyebab-meledaknya-gudang-peluru-kodam-jaya-di-ciangsana-X8CxgGNXVy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pangdam Jaya, Mayjen Mohamad Hasan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/31/337/2990477/tni-investigasi-penyebab-meledaknya-gudang-peluru-kodam-jaya-di-ciangsana-X8CxgGNXVy.jpg</image><title>Pangdam Jaya, Mayjen Mohamad Hasan (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8zMC8xLzE3OTAxMy81L3g4dzFpNzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan mengatakan bahwa pihaknya akan menginvestigasi penyebab meledaknya Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Paldam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 30 Maret 2024 malam.

&quot;Untuk detilnya masih akan kita investigasi, tapi kan seperti yang saya sampaikan di awal, ini kan amunisi kadaluarsa, sehingga sudah sangat labil unsur kimianya dan zat-zat lainnya sehingga itu yang baru kita perkirakan,&quot; ucap Hasan kepada wartawan, Minggu (31/3/2024).

Hasan menambahkan, pihaknya juga akan memeriksa anggota TNI AD terkait ledakan yang terjadi di gudang amunisi tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kebakaran Gudang Peluru Sudah Padam, TNI Bersihkan Material Sisa Ledakan

&quot;Tentunya pasti akan ada investigasi dari pihak TNI AD, tapi nanti itu mungkin kita lakukan setelah situasi aman,&quot; ungkapnya.

Hasan memastikan bahwa kebakaran Gudang Munisi Daerah Paldam Jaya sudah padam sejak pukul 03.45 WIB tadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kerahkan 16 Mobil Damkar, Pemadaman Kebakaran Gudang Peluru TNI Dilakukan dari Jarak 200 Meter

&quot;Tadi kita sudah melakukan langkah penanganan untuk pemadaman titik api dari gudang nomor 6 Gudmurah Kodam Jaya. Pukul 03.45 WIB tadi, dapat kita pastikan titik api sudah dipadamkan,&quot; katanya.

Saar ini masih dilakukan proses pendinginan. &quot;Pendinginan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dampak lain yang kita tidak inginkan.&quot;</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8zMC8xLzE3OTAxMy81L3g4dzFpNzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan mengatakan bahwa pihaknya akan menginvestigasi penyebab meledaknya Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Paldam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 30 Maret 2024 malam.

&quot;Untuk detilnya masih akan kita investigasi, tapi kan seperti yang saya sampaikan di awal, ini kan amunisi kadaluarsa, sehingga sudah sangat labil unsur kimianya dan zat-zat lainnya sehingga itu yang baru kita perkirakan,&quot; ucap Hasan kepada wartawan, Minggu (31/3/2024).

Hasan menambahkan, pihaknya juga akan memeriksa anggota TNI AD terkait ledakan yang terjadi di gudang amunisi tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kebakaran Gudang Peluru Sudah Padam, TNI Bersihkan Material Sisa Ledakan

&quot;Tentunya pasti akan ada investigasi dari pihak TNI AD, tapi nanti itu mungkin kita lakukan setelah situasi aman,&quot; ungkapnya.

Hasan memastikan bahwa kebakaran Gudang Munisi Daerah Paldam Jaya sudah padam sejak pukul 03.45 WIB tadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kerahkan 16 Mobil Damkar, Pemadaman Kebakaran Gudang Peluru TNI Dilakukan dari Jarak 200 Meter

&quot;Tadi kita sudah melakukan langkah penanganan untuk pemadaman titik api dari gudang nomor 6 Gudmurah Kodam Jaya. Pukul 03.45 WIB tadi, dapat kita pastikan titik api sudah dipadamkan,&quot; katanya.

Saar ini masih dilakukan proses pendinginan. &quot;Pendinginan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dampak lain yang kita tidak inginkan.&quot;</content:encoded></item></channel></rss>
