<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tinjau Gudang Peluru yang Terbakar, Panglima TNI: Jika Ada Bangunan Rusak Kita Ganti!</title><description>Panglima TNI mengatakan lokasi kebakaran adalah tempat penyimpanan amunisi yang sudah habis masa pakainya</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/31/337/2990636/tinjau-gudang-peluru-yang-terbakar-panglima-tni-jika-ada-bangunan-rusak-kita-ganti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/31/337/2990636/tinjau-gudang-peluru-yang-terbakar-panglima-tni-jika-ada-bangunan-rusak-kita-ganti"/><item><title>Tinjau Gudang Peluru yang Terbakar, Panglima TNI: Jika Ada Bangunan Rusak Kita Ganti!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/31/337/2990636/tinjau-gudang-peluru-yang-terbakar-panglima-tni-jika-ada-bangunan-rusak-kita-ganti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/31/337/2990636/tinjau-gudang-peluru-yang-terbakar-panglima-tni-jika-ada-bangunan-rusak-kita-ganti</guid><pubDate>Minggu 31 Maret 2024 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/31/337/2990636/tinjau-gudang-peluru-yang-terbakar-panglima-tni-jika-ada-bangunan-rusak-kita-ganti-pxpVFQxYBA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Foto: Puspen)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/31/337/2990636/tinjau-gudang-peluru-yang-terbakar-panglima-tni-jika-ada-bangunan-rusak-kita-ganti-pxpVFQxYBA.jpg</image><title>Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Foto: Puspen)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8zMS8xLzE3OTAzOC81L3g4dzJnaTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) milik Kodam Jaya yang terbakar pada Sabtu malam (30 Maret) di Ciangsana Kabupaten Bogor, Minggu (31/3/2024)
Dihadapan awak media, Panglima TNI mengatakan lokasi kebakaran adalah tempat penyimpanan amunisi yang sudah habis masa pakainya (Expired). Munisi tersebut meledak sebelum dimusnahkan (disposal).&amp;nbsp;
&quot;Secara proses sistematis dan melalui pemeriksaan sebenarnya munisi tersebut akan dimusnahkan di Pameungpeuk, Jawa Barat, namun sebalum proses itu terjadi, sudah terbakar dan meledak,&amp;rdquo; ujar Panglima TNI.

BACA JUGA:
Mengenang Kembali Tragedi Pilu Ledakan Gudang Amunisi KKO 1984 dan Kopaska 2014

Panglima TNI menambahkan, bahwa terkait pemicu ledakan ia mengatakan munisi yang sudah kadaluarsa/expired cenderung sensitif dan labil. &quot;Munisi jenis ini kena gesekan atau kena panas saja bisa meledak, Kita sudah menggudangkan munisi tersebut didalam bunker yang berada dibawah tanah dan disekitaran lokasi bunker sudah kita buatkan tanggul demi keamanan,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Arahan Tegas Jokowi ke Jenderal Agus Usai Ledakan Dahsyat Gudang Amunisi Yon Armed 7

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan aparat teritorial sudah menyusuri wilayah untuk mencari serpihan munisi dan untuk mendata kerugian yang mungkin dialami oleh masyarakat terkait peristiwa ini.
&quot;Saat ini aparat teritorial sudah menyisir pemukiman warga  untuk mengumpulkan serpihan munisi  dan mendata kerugian, jika ada korban dari masyarakat atau bangunan yang rusak akan kita ganti,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8zMS8xLzE3OTAzOC81L3g4dzJnaTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) milik Kodam Jaya yang terbakar pada Sabtu malam (30 Maret) di Ciangsana Kabupaten Bogor, Minggu (31/3/2024)
Dihadapan awak media, Panglima TNI mengatakan lokasi kebakaran adalah tempat penyimpanan amunisi yang sudah habis masa pakainya (Expired). Munisi tersebut meledak sebelum dimusnahkan (disposal).&amp;nbsp;
&quot;Secara proses sistematis dan melalui pemeriksaan sebenarnya munisi tersebut akan dimusnahkan di Pameungpeuk, Jawa Barat, namun sebalum proses itu terjadi, sudah terbakar dan meledak,&amp;rdquo; ujar Panglima TNI.

BACA JUGA:
Mengenang Kembali Tragedi Pilu Ledakan Gudang Amunisi KKO 1984 dan Kopaska 2014

Panglima TNI menambahkan, bahwa terkait pemicu ledakan ia mengatakan munisi yang sudah kadaluarsa/expired cenderung sensitif dan labil. &quot;Munisi jenis ini kena gesekan atau kena panas saja bisa meledak, Kita sudah menggudangkan munisi tersebut didalam bunker yang berada dibawah tanah dan disekitaran lokasi bunker sudah kita buatkan tanggul demi keamanan,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Arahan Tegas Jokowi ke Jenderal Agus Usai Ledakan Dahsyat Gudang Amunisi Yon Armed 7

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan aparat teritorial sudah menyusuri wilayah untuk mencari serpihan munisi dan untuk mendata kerugian yang mungkin dialami oleh masyarakat terkait peristiwa ini.
&quot;Saat ini aparat teritorial sudah menyisir pemukiman warga  untuk mengumpulkan serpihan munisi  dan mendata kerugian, jika ada korban dari masyarakat atau bangunan yang rusak akan kita ganti,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
