<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Marapi Meletus Lagi, Jangan Beraktivitas di Radius 4,5 Km dari Pusat Erupsi!</title><description>Jika terjadi hujan abu dari erupsi Marapi, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/31/340/2990712/gunung-marapi-meletus-lagi-jangan-beraktivitas-di-radius-4-5-km-dari-pusat-erupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/31/340/2990712/gunung-marapi-meletus-lagi-jangan-beraktivitas-di-radius-4-5-km-dari-pusat-erupsi"/><item><title>Gunung Marapi Meletus Lagi, Jangan Beraktivitas di Radius 4,5 Km dari Pusat Erupsi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/31/340/2990712/gunung-marapi-meletus-lagi-jangan-beraktivitas-di-radius-4-5-km-dari-pusat-erupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/31/340/2990712/gunung-marapi-meletus-lagi-jangan-beraktivitas-di-radius-4-5-km-dari-pusat-erupsi</guid><pubDate>Minggu 31 Maret 2024 22:20 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/31/340/2990712/gunung-marapi-meletus-lagi-jangan-beraktivitas-di-radius-4-5-km-dari-pusat-erupsi-BjrMbji3EV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi (Foto: Okezone.com/Rus Akbar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/31/340/2990712/gunung-marapi-meletus-lagi-jangan-beraktivitas-di-radius-4-5-km-dari-pusat-erupsi-BjrMbji3EV.jpg</image><title>Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi (Foto: Okezone.com/Rus Akbar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMy8xLzE3ODY5OC81L3g4dmdlNTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat kembali meletus, Minggu (31/3/2024) pukul 20.51 WIB. Letusannya terdengar sangat keras bahkan menggetarkan permukiman warga sekitar lereng gunung tersebut.

Hal itu sebagaimana dilaporkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui laman resminya.

&quot;Terjadi erupsi G. Marapi pada hari Minggu, 31 Maret 2024, pukul 20:51 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati,&quot; tulis PVMBG.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Marapi Erupsi Lagi Malam Ini, Dentuman Keras Menggetarkan Permukiman Warga

PVMBG mengimbau masyarakat sekitar hingga wisatawan untuk tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4,5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Marapi.


Kemudian, nasyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

PVMBG: Gunung Marapi 150 Kali Meletus sejak Januari hingga Maret 2024


Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Dan juga, agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMy8xLzE3ODY5OC81L3g4dmdlNTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat kembali meletus, Minggu (31/3/2024) pukul 20.51 WIB. Letusannya terdengar sangat keras bahkan menggetarkan permukiman warga sekitar lereng gunung tersebut.

Hal itu sebagaimana dilaporkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui laman resminya.

&quot;Terjadi erupsi G. Marapi pada hari Minggu, 31 Maret 2024, pukul 20:51 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati,&quot; tulis PVMBG.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Marapi Erupsi Lagi Malam Ini, Dentuman Keras Menggetarkan Permukiman Warga

PVMBG mengimbau masyarakat sekitar hingga wisatawan untuk tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4,5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Marapi.


Kemudian, nasyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

PVMBG: Gunung Marapi 150 Kali Meletus sejak Januari hingga Maret 2024


Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Dan juga, agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.</content:encoded></item></channel></rss>
