<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Tampang Serda Adan, Pembunuhan Eks Casis Bintara TNI AL yang Dikira Keluarga Bertugas</title><description>Aksi bejatnya itu dilakukan bersama temannya Alvin yang merupakan warga sipil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/01/337/2990981/ini-tampang-serda-adan-pembunuhan-eks-casis-bintara-tni-al-yang-dikira-keluarga-bertugas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/01/337/2990981/ini-tampang-serda-adan-pembunuhan-eks-casis-bintara-tni-al-yang-dikira-keluarga-bertugas"/><item><title>Ini Tampang Serda Adan, Pembunuhan Eks Casis Bintara TNI AL yang Dikira Keluarga Bertugas</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/01/337/2990981/ini-tampang-serda-adan-pembunuhan-eks-casis-bintara-tni-al-yang-dikira-keluarga-bertugas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/01/337/2990981/ini-tampang-serda-adan-pembunuhan-eks-casis-bintara-tni-al-yang-dikira-keluarga-bertugas</guid><pubDate>Senin 01 April 2024 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Nadiyah Aulia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/01/337/2990981/ini-tampang-serda-adan-pembunuhan-eks-casis-bintara-tni-al-yang-dikira-keluarga-bertugas-pl0lodhVJy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini Tampang Serda Adan/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/01/337/2990981/ini-tampang-serda-adan-pembunuhan-eks-casis-bintara-tni-al-yang-dikira-keluarga-bertugas-pl0lodhVJy.jpg</image><title>Ini Tampang Serda Adan/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8zMS8xLzE3OTA0My81L3g4dzJ0dGs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Tampang Serda Adan, tersangka pembunuhan eks Casis Bintara TNI AL yang dikira keluarga sedang bertugas, akan dibahas lengkap dalam artikel ini.
Diketahui, Iwan Sutrisman Telaumbanua (22) tewas dibunuh oleh Serda Adan Aryan Marsal (AAM). Serda Adan Aryan Marsal ialah anggota TNI AL yang berpangkat Sersan Dua (Serda), ia juga memiliki jabatan Baur Hartib di kesatuan Puspomal.
Serda Adan merekayasa kematian Iwan seolah-olah korban telah lolos TNI AL dan ikut pendidikan bintara, hal itu dilakukan untuk melancarkan niatnya menguras harta keluarga korban.

BACA JUGA:
Pembunuhan Eks Casis Bintara TNI AL, Danlanal Nias: Serda Adan dan Komplotannya Ditahan!

Aksi bejatnya itu dilakukan bersama temannya Alvin yang merupakan warga sipil. Iwan dibunuh dengan cara ditusuk dibagian perut menggunakan pisau sebanyak 3 atau 4 kali, kejadian ini berlangsung di daerah Talawi Sawahlunto.
Kemudian mayat Iwan dibuang di jurang dangkal dekat dengan lokasi penusukan pada (24/12/2022), sekitar pukul 17.00 WIB.

BACA JUGA:
Sadisnya Serda Adan Pembunuh Eks Casis Bintara TNI AL, Gunduli Korban dan Dilempar ke Jurang

Usut punya usut Iwan ternyata tidak pernah mendaftar calon Bintara TNI AL di Lantamal II Padang. Foto Iwan yang menggunakan pakaian dinas TNI AL yang dikirimkan AAM hanya akal-akalannya untuk meyakinkan keluarga Iwan.
&quot;Tidak mungkin ada tes dua kali, kalau sudah gagal tes di Nias tidak mungkin lagi di Padang ikut tes,&quot;kata Mayor Laut (PM) Afrizal kepada MNC Portal Indonesia, beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&quot;Dan, saat sampai di Padang (AAM dan Iwan) korban dipakaian baju loreng, digundulin kepalanya kemudian dikirim ke keluarga korban seolah-olah anaknya sudah lulus dengan tujuan agar tidak usah dihubungi lagi,&quot;pungkasnya.

Dengan dalih tersebut AAM berhasil mengelabui keluarga Iwan. Sejak saat itu AAM memintai sejumlah uang kepada keluarga Iwan dan selalu ditransfer. Total seluruhnya mencapai Rp241.950.000.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8zMS8xLzE3OTA0My81L3g4dzJ0dGs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Tampang Serda Adan, tersangka pembunuhan eks Casis Bintara TNI AL yang dikira keluarga sedang bertugas, akan dibahas lengkap dalam artikel ini.
Diketahui, Iwan Sutrisman Telaumbanua (22) tewas dibunuh oleh Serda Adan Aryan Marsal (AAM). Serda Adan Aryan Marsal ialah anggota TNI AL yang berpangkat Sersan Dua (Serda), ia juga memiliki jabatan Baur Hartib di kesatuan Puspomal.
Serda Adan merekayasa kematian Iwan seolah-olah korban telah lolos TNI AL dan ikut pendidikan bintara, hal itu dilakukan untuk melancarkan niatnya menguras harta keluarga korban.

BACA JUGA:
Pembunuhan Eks Casis Bintara TNI AL, Danlanal Nias: Serda Adan dan Komplotannya Ditahan!

Aksi bejatnya itu dilakukan bersama temannya Alvin yang merupakan warga sipil. Iwan dibunuh dengan cara ditusuk dibagian perut menggunakan pisau sebanyak 3 atau 4 kali, kejadian ini berlangsung di daerah Talawi Sawahlunto.
Kemudian mayat Iwan dibuang di jurang dangkal dekat dengan lokasi penusukan pada (24/12/2022), sekitar pukul 17.00 WIB.

BACA JUGA:
Sadisnya Serda Adan Pembunuh Eks Casis Bintara TNI AL, Gunduli Korban dan Dilempar ke Jurang

Usut punya usut Iwan ternyata tidak pernah mendaftar calon Bintara TNI AL di Lantamal II Padang. Foto Iwan yang menggunakan pakaian dinas TNI AL yang dikirimkan AAM hanya akal-akalannya untuk meyakinkan keluarga Iwan.
&quot;Tidak mungkin ada tes dua kali, kalau sudah gagal tes di Nias tidak mungkin lagi di Padang ikut tes,&quot;kata Mayor Laut (PM) Afrizal kepada MNC Portal Indonesia, beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&quot;Dan, saat sampai di Padang (AAM dan Iwan) korban dipakaian baju loreng, digundulin kepalanya kemudian dikirim ke keluarga korban seolah-olah anaknya sudah lulus dengan tujuan agar tidak usah dihubungi lagi,&quot;pungkasnya.

Dengan dalih tersebut AAM berhasil mengelabui keluarga Iwan. Sejak saat itu AAM memintai sejumlah uang kepada keluarga Iwan dan selalu ditransfer. Total seluruhnya mencapai Rp241.950.000.

</content:encoded></item></channel></rss>
