<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Saksi dari Tim Hukum AMIN Mengundurkan diri, Ada yang Takut Dipecat</title><description>Dari Riau 1. PNS (khawtir dipecat), dari Sulawesi 1, Kepala desa (takut jabatan di usut), Jatim 3 orang terdiri dari kiai, pengasuh ponpes.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/01/337/2991026/10-saksi-dari-tim-hukum-amin-mengundurkan-diri-ada-yang-takut-dipecat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/01/337/2991026/10-saksi-dari-tim-hukum-amin-mengundurkan-diri-ada-yang-takut-dipecat"/><item><title>10 Saksi dari Tim Hukum AMIN Mengundurkan diri, Ada yang Takut Dipecat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/01/337/2991026/10-saksi-dari-tim-hukum-amin-mengundurkan-diri-ada-yang-takut-dipecat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/01/337/2991026/10-saksi-dari-tim-hukum-amin-mengundurkan-diri-ada-yang-takut-dipecat</guid><pubDate>Senin 01 April 2024 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/01/337/2991026/10-saksi-dari-tim-hukum-amin-mengundurkan-diri-ada-yang-takut-dipecat-JHwlPNYJ0v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi sidang PHPU di MK (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/01/337/2991026/10-saksi-dari-tim-hukum-amin-mengundurkan-diri-ada-yang-takut-dipecat-JHwlPNYJ0v.jpg</image><title>Ilustrasi sidang PHPU di MK (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Tim Hukum Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) Ari Yusuf Amir mengungkapkan sebanyak 10 saksi yang akan dihadirkan dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2024 mengundurkan diri.

Dari 10 orang saksi tersebut, terdapat 5 saksi yang mengundurkan diri sebelum dimulainya didang PHPU di MK, yang terdiri dari Kepala Desa, petugas pemilu san ASN dari wilayah Jawa Tengah.


BACA JUGA:
Sidang Sengketa Pilpres, Eks Pimpinan KPK: Kita Butuh Pertolongan Allah


&quot;Sebagai info, ada 10 saksi kita yang mengundurkan diri. Ada 5 yang mengundurkan diri sebelum mulai sidang MK,&quot; kata Ari dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (1/4/2024).

Ari menyatakan bahwa 5 dari 10 orang yang tiba-tiba mengundurkan diri itu terdapat saksi yang merupakan seorang PNS dari Riau, Ari menuturkan jika PNS tersebut mencabut diri sebagai saksi karena khawatir dipecat.


BACA JUGA:
Soal Gelaran Pemilu Ulang, Bivitri: Jangan Terbelenggu Asumsi dan Kasihani KPU


Kemudian, ada Kyai dan santrinya, mengundurkan diri karena takut mendapatkan intimidasi.

&quot;Dari Riau 1. PNS (khawtir dipecat), dari Sulawesi ada 1, Kepala desa (takut jabatan di usut), Jawa Timur 3 orang terdiri dari kiai, pengasuh ponpes dan pimpinan pengasuh santri (takut intimiadasi),&quot; ungkap Ari.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Tim Hukum Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) Ari Yusuf Amir mengungkapkan sebanyak 10 saksi yang akan dihadirkan dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2024 mengundurkan diri.

Dari 10 orang saksi tersebut, terdapat 5 saksi yang mengundurkan diri sebelum dimulainya didang PHPU di MK, yang terdiri dari Kepala Desa, petugas pemilu san ASN dari wilayah Jawa Tengah.


BACA JUGA:
Sidang Sengketa Pilpres, Eks Pimpinan KPK: Kita Butuh Pertolongan Allah


&quot;Sebagai info, ada 10 saksi kita yang mengundurkan diri. Ada 5 yang mengundurkan diri sebelum mulai sidang MK,&quot; kata Ari dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (1/4/2024).

Ari menyatakan bahwa 5 dari 10 orang yang tiba-tiba mengundurkan diri itu terdapat saksi yang merupakan seorang PNS dari Riau, Ari menuturkan jika PNS tersebut mencabut diri sebagai saksi karena khawatir dipecat.


BACA JUGA:
Soal Gelaran Pemilu Ulang, Bivitri: Jangan Terbelenggu Asumsi dan Kasihani KPU


Kemudian, ada Kyai dan santrinya, mengundurkan diri karena takut mendapatkan intimidasi.

&quot;Dari Riau 1. PNS (khawtir dipecat), dari Sulawesi ada 1, Kepala desa (takut jabatan di usut), Jawa Timur 3 orang terdiri dari kiai, pengasuh ponpes dan pimpinan pengasuh santri (takut intimiadasi),&quot; ungkap Ari.</content:encoded></item></channel></rss>
