<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Tidak Berktivitas dalam Radius 5 Km dari Puncak</title><description>PVMBG mengeluarkan rekomendasi kepada warga terkait erupsi Gunung Semeru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/01/519/2990751/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tidak-berktivitas-dalam-radius-5-km-dari-puncak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/01/519/2990751/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tidak-berktivitas-dalam-radius-5-km-dari-puncak"/><item><title>Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Tidak Berktivitas dalam Radius 5 Km dari Puncak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/01/519/2990751/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tidak-berktivitas-dalam-radius-5-km-dari-puncak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/01/519/2990751/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tidak-berktivitas-dalam-radius-5-km-dari-puncak</guid><pubDate>Senin 01 April 2024 02:45 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/01/519/2990751/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tidak-berktivitas-dalam-radius-5-km-dari-puncak-qDeN8Hhxxj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Semeru (Foto: Okezone.com/Avirista)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/01/519/2990751/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tidak-berktivitas-dalam-radius-5-km-dari-puncak-qDeN8Hhxxj.jpg</image><title>Gunung Semeru (Foto: Okezone.com/Avirista)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMy8xLzE3ODY5OC81L3g4dmdlNTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu, 31 Maret 2024 sekitar pukul 15.57 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa erupsi sore tadi tak teramati tinggi kolom abu.

&quot;Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Minggu, 31 Maret 2024, pukul 15:57 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 108 detik,&quot; tulis PVMBG dalam laman resminya.

PVMBG mengeluarkan rekomendasi kepada warga untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Semeru Erupsi, Letusan Abu Vulkanik Teramati Sekitar 600 Meter di Atas Puncak

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

&quot;Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),&quot; bunyi rekomendasi PVMBG.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Waspada Hujan Abu Vulkanik

Kemudian, PVMBG merekomendasikan, mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sebelumnya Gunung Semeru juga erupsi pada Minggu sekira pukul 07.37 WIB. Adapun kolom letusan abu vulkanik teramati sekitar 600 meter di atas puncak berwarna putih hingga kelabu tebal ke arah barat.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMy8xLzE3ODY5OC81L3g4dmdlNTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu, 31 Maret 2024 sekitar pukul 15.57 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa erupsi sore tadi tak teramati tinggi kolom abu.

&quot;Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Minggu, 31 Maret 2024, pukul 15:57 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 108 detik,&quot; tulis PVMBG dalam laman resminya.

PVMBG mengeluarkan rekomendasi kepada warga untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Semeru Erupsi, Letusan Abu Vulkanik Teramati Sekitar 600 Meter di Atas Puncak

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

&quot;Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),&quot; bunyi rekomendasi PVMBG.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Waspada Hujan Abu Vulkanik

Kemudian, PVMBG merekomendasikan, mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sebelumnya Gunung Semeru juga erupsi pada Minggu sekira pukul 07.37 WIB. Adapun kolom letusan abu vulkanik teramati sekitar 600 meter di atas puncak berwarna putih hingga kelabu tebal ke arah barat.</content:encoded></item></channel></rss>
