<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Selidiki Penyebab 38 Jemaat Gereja di Nias Keracunan Makanan saat Kebaktian Subuh</title><description>Sejauh ini, telah dimintai keterangan para pihak terkait dan menunggu hasil laboratorium sample makanan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/01/608/2991137/polisi-selidiki-penyebab-38-jemaat-gereja-di-nias-keracunan-makanan-saat-kebaktian-subuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/01/608/2991137/polisi-selidiki-penyebab-38-jemaat-gereja-di-nias-keracunan-makanan-saat-kebaktian-subuh"/><item><title>Polisi Selidiki Penyebab 38 Jemaat Gereja di Nias Keracunan Makanan saat Kebaktian Subuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/01/608/2991137/polisi-selidiki-penyebab-38-jemaat-gereja-di-nias-keracunan-makanan-saat-kebaktian-subuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/01/608/2991137/polisi-selidiki-penyebab-38-jemaat-gereja-di-nias-keracunan-makanan-saat-kebaktian-subuh</guid><pubDate>Senin 01 April 2024 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Jonirman Tafonao</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/01/608/2991137/polisi-selidiki-penyebab-38-jemaat-gereja-di-nias-keracunan-makanan-saat-kebaktian-subuh-yMVKR5colF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jemaat gereja di Nias keracunan makanan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/01/608/2991137/polisi-selidiki-penyebab-38-jemaat-gereja-di-nias-keracunan-makanan-saat-kebaktian-subuh-yMVKR5colF.jpg</image><title>Jemaat gereja di Nias keracunan makanan (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNi8xLzE3ODgxMi81L3g4dnBmcnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NIAS - Polres Nias lakukan penyelidikan atas keracunan 38 warga Jemaat Gereja BNKP Dima Resort 27 di Kabupaten Nias, Sumatera Utara, saat kebaktian subuh. Sejauh ini, telah dimintai keterangan para pihak terkait dan menunggu hasil laboratorium sample makanan.
Keracunan itu terjadi ketika warga Jemaat menyantap makanan yang disediakan panitia kebaktian subuh saat perayaan Paskah pada Minggu 31 Maret 2024.

BACA JUGA:
38 Jemaat Gereja di Nias Keracunan Makanan saat Kebaktian Subuh

Kapolres AKBP Revi Nurvelani mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan menunggu hasil laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumut.
&quot;Polsek Hiliduho, Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Nias telah saya perintahkan untuk melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut,&quot; ungkap Revi Nurvelani, Senin (1/4/2024).

BACA JUGA:
Sabrina Chairunnisa Kembali Alami Keracunan Makanan dan Masuk UGD

Lanjut Revi, dari penyelidikan yang dilakukan itu, meminta keterangan dari panitia pelaksanaan Kebaktian subuh, para Korban, hingga mendatangi penyedia catering.
&quot;Telah mengambil sample makanan serta air minum mineral. Sample makanan tersebut telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, selanjutnya dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumut untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium,&quot; ujarnya.
Nantinya dari hasil pemeriksaan laboratorium itu, kata dia, akan didapatkan petunjuk yang menjadi penyebab keracunan 38 warga jemaat tersebut.
</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNi8xLzE3ODgxMi81L3g4dnBmcnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NIAS - Polres Nias lakukan penyelidikan atas keracunan 38 warga Jemaat Gereja BNKP Dima Resort 27 di Kabupaten Nias, Sumatera Utara, saat kebaktian subuh. Sejauh ini, telah dimintai keterangan para pihak terkait dan menunggu hasil laboratorium sample makanan.
Keracunan itu terjadi ketika warga Jemaat menyantap makanan yang disediakan panitia kebaktian subuh saat perayaan Paskah pada Minggu 31 Maret 2024.

BACA JUGA:
38 Jemaat Gereja di Nias Keracunan Makanan saat Kebaktian Subuh

Kapolres AKBP Revi Nurvelani mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan menunggu hasil laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumut.
&quot;Polsek Hiliduho, Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Nias telah saya perintahkan untuk melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut,&quot; ungkap Revi Nurvelani, Senin (1/4/2024).

BACA JUGA:
Sabrina Chairunnisa Kembali Alami Keracunan Makanan dan Masuk UGD

Lanjut Revi, dari penyelidikan yang dilakukan itu, meminta keterangan dari panitia pelaksanaan Kebaktian subuh, para Korban, hingga mendatangi penyedia catering.
&quot;Telah mengambil sample makanan serta air minum mineral. Sample makanan tersebut telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, selanjutnya dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumut untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium,&quot; ujarnya.
Nantinya dari hasil pemeriksaan laboratorium itu, kata dia, akan didapatkan petunjuk yang menjadi penyebab keracunan 38 warga jemaat tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
