<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Palestina Ingin Jadi Anggota Penuh PBB, Tunggu Pemungutan Suara</title><description>Dia mengatakan permohonan Palestina untuk keanggotaan penuh pada tahun 2011 masih tertunda.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/02/18/2991374/palestina-ingin-jadi-anggota-penuh-pbb-tunggu-pemungutan-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/02/18/2991374/palestina-ingin-jadi-anggota-penuh-pbb-tunggu-pemungutan-suara"/><item><title>Palestina Ingin Jadi Anggota Penuh PBB, Tunggu Pemungutan Suara</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/02/18/2991374/palestina-ingin-jadi-anggota-penuh-pbb-tunggu-pemungutan-suara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/02/18/2991374/palestina-ingin-jadi-anggota-penuh-pbb-tunggu-pemungutan-suara</guid><pubDate>Selasa 02 April 2024 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/02/18/2991374/palestina-ingin-jadi-anggota-penuh-pbb-tunggu-pemungutan-suara-deQ9dKvhpg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Palestina ingin jadi anggota penuh PBB, tunggu pemungutan suara (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/02/18/2991374/palestina-ingin-jadi-anggota-penuh-pbb-tunggu-pemungutan-suara-deQ9dKvhpg.jpg</image><title>Palestina ingin jadi anggota penuh PBB, tunggu pemungutan suara (Foto: Reuters)</title></images><description>PALESTINA - Otoritas Palestina (PA) ingin Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) melakukan pemungutan suara pada bulan ini untuk menjadikannya anggota penuh badan dunia tersebut. Ini menjadi sebuah langkah yang dapat dihalangi oleh sekutu Israel, Amerika Serikat (AS).
Utusan Palestina untuk PBB Riyad Mansour, yang memiliki status pengamat tetap di PBB, mengumumkan rencana Palestina tersebut ketika perang antara Israel dan militan Hamas Palestina di Gaza mendekati tonggak sejarah enam bulan dan Israel memperluas permukiman di Tepi Barat yang diduduki.

Mansour mengatakan kepada Reuters pada Senin (1/4/2024) bahwa tujuannya adalah agar Dewan Keamanan mengambil keputusan pada pertemuan tingkat menteri mengenai Timur Tengah pada 18 April mendatang, namun pemungutan suara belum dijadwalkan.

BACA JUGA:
Pentagon ke Israel: Melindungi Warga Palestina Adalah Sebuah Kewajiban Moral

Dia mengatakan permohonan Palestina untuk keanggotaan penuh pada tahun 2011 masih tertunda karena dewan beranggotakan 15 orang tidak pernah mengambil keputusan resmi.


BACA JUGA:
Israel Peringatkan 4 Negara Eropa Soal Pengakuan Negara Palestina

&amp;ldquo;Tujuannya adalah untuk mengajukan permohonan tersebut melalui pemungutan suara di Dewan Keamanan bulan ini,&amp;rdquo; terangnya, dikutip Reuters.

Malta adalah presiden Dewan Keamanan untuk bulan April. Duta Besar Malta untuk PBB Vanessa Frazier mengatakan dia belum menerima permintaan tindakan resmi dari Palestina.



Selain dorongan untuk mengakhiri perang, tekanan global juga meningkat untuk melanjutkan upaya menengahi solusi dua negara, dengan negara Palestina merdeka dan Israel.



Seperti diketahui, perang dimulai setelah pejuang Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang dan menyandera 253 orang, menurut penghitungan Israel. Israel membalas dengan melakukan pengepungan total di Gaza, kemudian melancarkan serangan udara dan darat yang telah menewaskan lebih dari 32.000 warga Palestina, kata otoritas kesehatan di Gaza.

</description><content:encoded>PALESTINA - Otoritas Palestina (PA) ingin Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) melakukan pemungutan suara pada bulan ini untuk menjadikannya anggota penuh badan dunia tersebut. Ini menjadi sebuah langkah yang dapat dihalangi oleh sekutu Israel, Amerika Serikat (AS).
Utusan Palestina untuk PBB Riyad Mansour, yang memiliki status pengamat tetap di PBB, mengumumkan rencana Palestina tersebut ketika perang antara Israel dan militan Hamas Palestina di Gaza mendekati tonggak sejarah enam bulan dan Israel memperluas permukiman di Tepi Barat yang diduduki.

Mansour mengatakan kepada Reuters pada Senin (1/4/2024) bahwa tujuannya adalah agar Dewan Keamanan mengambil keputusan pada pertemuan tingkat menteri mengenai Timur Tengah pada 18 April mendatang, namun pemungutan suara belum dijadwalkan.

BACA JUGA:
Pentagon ke Israel: Melindungi Warga Palestina Adalah Sebuah Kewajiban Moral

Dia mengatakan permohonan Palestina untuk keanggotaan penuh pada tahun 2011 masih tertunda karena dewan beranggotakan 15 orang tidak pernah mengambil keputusan resmi.


BACA JUGA:
Israel Peringatkan 4 Negara Eropa Soal Pengakuan Negara Palestina

&amp;ldquo;Tujuannya adalah untuk mengajukan permohonan tersebut melalui pemungutan suara di Dewan Keamanan bulan ini,&amp;rdquo; terangnya, dikutip Reuters.

Malta adalah presiden Dewan Keamanan untuk bulan April. Duta Besar Malta untuk PBB Vanessa Frazier mengatakan dia belum menerima permintaan tindakan resmi dari Palestina.



Selain dorongan untuk mengakhiri perang, tekanan global juga meningkat untuk melanjutkan upaya menengahi solusi dua negara, dengan negara Palestina merdeka dan Israel.



Seperti diketahui, perang dimulai setelah pejuang Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang dan menyandera 253 orang, menurut penghitungan Israel. Israel membalas dengan melakukan pengepungan total di Gaza, kemudian melancarkan serangan udara dan darat yang telah menewaskan lebih dari 32.000 warga Palestina, kata otoritas kesehatan di Gaza.

</content:encoded></item></channel></rss>
