<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Janjian Perang Sarung, 3 Pemuda Ditangkap Bawa Celurit di Bantul   </title><description>Saat ditangkap, mereka mengaku kepada petugas sedang janjian untuk melakukan aksi perang sarung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/02/510/2991708/janjian-perang-sarung-3-pemuda-ditangkap-bawa-celurit-di-bantul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/02/510/2991708/janjian-perang-sarung-3-pemuda-ditangkap-bawa-celurit-di-bantul"/><item><title>Janjian Perang Sarung, 3 Pemuda Ditangkap Bawa Celurit di Bantul   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/02/510/2991708/janjian-perang-sarung-3-pemuda-ditangkap-bawa-celurit-di-bantul</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/02/510/2991708/janjian-perang-sarung-3-pemuda-ditangkap-bawa-celurit-di-bantul</guid><pubDate>Selasa 02 April 2024 20:35 WIB</pubDate><dc:creator>Yohanes Demo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/02/510/2991708/janjian-perang-sarung-3-pemuda-ditangkap-bawa-celurit-di-bantul-zcvH5mLdGt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Barang bukti celurit yang disita dari remaja yang hendak perang sarung. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/02/510/2991708/janjian-perang-sarung-3-pemuda-ditangkap-bawa-celurit-di-bantul-zcvH5mLdGt.jpg</image><title>Barang bukti celurit yang disita dari remaja yang hendak perang sarung. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNS8xLzE3ODc5OS81L3g4dm1zbHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANTUL - Tiga orang pemuda terpaksa digelandang ke kantor polisi karena kedapatan membawa sebilah celurit. Saat ditangkap, mereka mengaku kepada petugas sedang janjian untuk melakukan aksi perang sarung.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, penangkapan itu terjadi di depan Toserba Mangestoni, di Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, Bantul pada Selasa (02/04/2024) pukul 01.15 WIB.

&quot;Ketiga pemuda tersebut diamankan oleh patroli gabungan anggota Reskrim Polres Bantul dan Polsek Sanden,&quot; kata Jeffry, Selasa (2/4/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Amankan 18 Remaja Hendak Perang Sarung di Bogor

Adapun identitas ketiga pemuda tersebut yakni DRD (18) warga Lendah, Kulonprogo, AT (22) warga Trimurti, Srandakan, Bantul dan RRA (16) warga Poncosari, Srandakan, Bantul. Ketiganya ditangkap sedang dalam pengaruh alkohol.

Jeffry menjelaskan, kronologi penangkapan itu bermula ketika petugas patroli sedang melintas di Jalan Raya Srandakan, tepatnya di depan Toserba Mangestoni dan melihat tiga pemuda berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Nmax Nopol AB 3016 BR.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Amankan 5 Remaja Pelaku Tawuran dan Perang Sarung di Parung, Cerulit dan Pisau Disita

&quot;Petugas kemudian berhenti untuk interogasi. Petugas juga melakukan penggeledahan yang kemudian ditemukan sebilah celurit serta satu botol minuman keras,&quot; ungkap Jeffry.

Dalam interogasi tersebut, mereka mengatakan kepada petugas sedang menunggu teman-temannya yang akan melakukan perang sarung di Jalan Samas, Bantul.Setelah itu, Jeffry melanjutkan bahwa ketiganya langsung digelandang ke Mapolsek Sanden untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Usai dilakukan pendataan identitas, petugas kemudian menghubungi para orangtua untuk pembinaan.



&quot;Mereka diminta membuat surat perjanjian dan piket di Mapolsek Sande,&quot; pungkasnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNS8xLzE3ODc5OS81L3g4dm1zbHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANTUL - Tiga orang pemuda terpaksa digelandang ke kantor polisi karena kedapatan membawa sebilah celurit. Saat ditangkap, mereka mengaku kepada petugas sedang janjian untuk melakukan aksi perang sarung.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, penangkapan itu terjadi di depan Toserba Mangestoni, di Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, Bantul pada Selasa (02/04/2024) pukul 01.15 WIB.

&quot;Ketiga pemuda tersebut diamankan oleh patroli gabungan anggota Reskrim Polres Bantul dan Polsek Sanden,&quot; kata Jeffry, Selasa (2/4/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Amankan 18 Remaja Hendak Perang Sarung di Bogor

Adapun identitas ketiga pemuda tersebut yakni DRD (18) warga Lendah, Kulonprogo, AT (22) warga Trimurti, Srandakan, Bantul dan RRA (16) warga Poncosari, Srandakan, Bantul. Ketiganya ditangkap sedang dalam pengaruh alkohol.

Jeffry menjelaskan, kronologi penangkapan itu bermula ketika petugas patroli sedang melintas di Jalan Raya Srandakan, tepatnya di depan Toserba Mangestoni dan melihat tiga pemuda berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Nmax Nopol AB 3016 BR.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Amankan 5 Remaja Pelaku Tawuran dan Perang Sarung di Parung, Cerulit dan Pisau Disita

&quot;Petugas kemudian berhenti untuk interogasi. Petugas juga melakukan penggeledahan yang kemudian ditemukan sebilah celurit serta satu botol minuman keras,&quot; ungkap Jeffry.

Dalam interogasi tersebut, mereka mengatakan kepada petugas sedang menunggu teman-temannya yang akan melakukan perang sarung di Jalan Samas, Bantul.Setelah itu, Jeffry melanjutkan bahwa ketiganya langsung digelandang ke Mapolsek Sanden untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Usai dilakukan pendataan identitas, petugas kemudian menghubungi para orangtua untuk pembinaan.



&quot;Mereka diminta membuat surat perjanjian dan piket di Mapolsek Sande,&quot; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
