<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Bengisnya Raja Amangkurat I Tega Habisi 40 Selir Kesayangannya karena Permaisuri Meninggal</title><description>Ratu Malang meninggal sebab diracun oleh anggota keraton.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/03/337/2992091/kisah-bengisnya-raja-amangkurat-i-tega-habisi-40-selir-kesayangannya-karena-permaisuri-meninggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/03/337/2992091/kisah-bengisnya-raja-amangkurat-i-tega-habisi-40-selir-kesayangannya-karena-permaisuri-meninggal"/><item><title>Kisah Bengisnya Raja Amangkurat I Tega Habisi 40 Selir Kesayangannya karena Permaisuri Meninggal</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/03/337/2992091/kisah-bengisnya-raja-amangkurat-i-tega-habisi-40-selir-kesayangannya-karena-permaisuri-meninggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/03/337/2992091/kisah-bengisnya-raja-amangkurat-i-tega-habisi-40-selir-kesayangannya-karena-permaisuri-meninggal</guid><pubDate>Rabu 03 April 2024 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Shafira Aprilia Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/03/337/2992091/kisah-bengisnya-raja-amangkurat-i-tega-habisi-40-selir-kesayangannya-karena-permaisuri-meninggal-9DnYK7Gl26.jpg" expression="full" type="image/jpeg">llustrasi Raja Amangkurat I/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/03/337/2992091/kisah-bengisnya-raja-amangkurat-i-tega-habisi-40-selir-kesayangannya-karena-permaisuri-meninggal-9DnYK7Gl26.jpg</image><title>llustrasi Raja Amangkurat I/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wMy8xLzE3OTE0OC81L3g4dzdiN20=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kisah bengisnya Raja Amangkurat I tega habisi 40 selir kesayangannya karena Sang Permaisuri meninggal menarik untuk dibahas.
Raja Amangkurat I terkenal dengan sifat bengisnya, tak hanya bengis ia dikenal juga sebagai raja yang gila akan seks.
Ia sering kali meniduri gadis-gadis sekitar istana bahkan istri orang. Saat remaja pun ia pernah membawa lari istri orang yaitu, istri Tumenggung Wiraguna.

BACA JUGA:
Kejamnya Raja Amangkurat I, Bunuh Adik Sendiri hingga Tokoh Ulama&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Tumenggung Wiraguna pun mengadu kepada Sultan Agung, segera Sultan Agung memanggil anaknya (Raja Amangkurat I) yang saat itu akan menjadi penerus tahta ayahnya. Raja Amangkurat I pun dihukum dan mengembalikan istri Tumenggung Wiraguna.

BACA JUGA:
 Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran yang Punya 151 Istri dan Selir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Setelah ia naik tahta, Amangkurat I semakin banyak memunculkan kontroversi. Selain sosoknya yang suka membuat konflik kekerasan dan bertindak semaunya sendiri, kebiasaannya yang suka perempuan pun semakin menjadi-jadi.
Disadur dari &quot;Tuah Bumi Mataram : Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II&quot;, salah satu dari sekian banyak perempuan yang menjadi korban Raja Amangkurat I ini adalah Ratu Malang. Sosok Ratu Malang merupakan anak dalang wayang yang terkenal kala itu.Sosok Ratu Malang dilukiskan memiliki kecantikan luar biasa. Ratu Malang telah menikah dengan seorang laki-laki yang berprofesi sebagai dalang, bernama Kiai Dalem atau Ki Dalang Panjang Mas.
Namun, Raja Amangkurat I tidak peduli, ia pun bertekad harus mendapatkan perempuan tersebut.
Amangkurat I memerintahkan anak buahnya untuk membunuh suami Ratu Malang. Setelah Ki Dalang Panjang terbunuh, Ratu Malang dibawa ke keraton dan dijadikan selir Raja Amangkurat I yang kemudian diangkat menjadi permaisuri.
Tak lama, Ratu Malang meninggal dunia. Ada berita yang dipercaya bahwa, Ratu Malang meninggal sebab diracun oleh anggota keraton.



Mendengar berita kematian Ratu Malang, Amangkurat I langsung marah. Ia lalu menuduh para selir kerajaan sengaja mengutus dayang-dayang meracuni Ratu Malang karena cemburu kepadanya.

Atas tuduhannya ini, Amangkurat I menghukum mati 43 orang selir dan dayang, dengan cara mengasingkan mereka di kamar gelap tanpa diberi makan, hingga mereka semua meninggal.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wMy8xLzE3OTE0OC81L3g4dzdiN20=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kisah bengisnya Raja Amangkurat I tega habisi 40 selir kesayangannya karena Sang Permaisuri meninggal menarik untuk dibahas.
Raja Amangkurat I terkenal dengan sifat bengisnya, tak hanya bengis ia dikenal juga sebagai raja yang gila akan seks.
Ia sering kali meniduri gadis-gadis sekitar istana bahkan istri orang. Saat remaja pun ia pernah membawa lari istri orang yaitu, istri Tumenggung Wiraguna.

BACA JUGA:
Kejamnya Raja Amangkurat I, Bunuh Adik Sendiri hingga Tokoh Ulama&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Tumenggung Wiraguna pun mengadu kepada Sultan Agung, segera Sultan Agung memanggil anaknya (Raja Amangkurat I) yang saat itu akan menjadi penerus tahta ayahnya. Raja Amangkurat I pun dihukum dan mengembalikan istri Tumenggung Wiraguna.

BACA JUGA:
 Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran yang Punya 151 Istri dan Selir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Setelah ia naik tahta, Amangkurat I semakin banyak memunculkan kontroversi. Selain sosoknya yang suka membuat konflik kekerasan dan bertindak semaunya sendiri, kebiasaannya yang suka perempuan pun semakin menjadi-jadi.
Disadur dari &quot;Tuah Bumi Mataram : Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II&quot;, salah satu dari sekian banyak perempuan yang menjadi korban Raja Amangkurat I ini adalah Ratu Malang. Sosok Ratu Malang merupakan anak dalang wayang yang terkenal kala itu.Sosok Ratu Malang dilukiskan memiliki kecantikan luar biasa. Ratu Malang telah menikah dengan seorang laki-laki yang berprofesi sebagai dalang, bernama Kiai Dalem atau Ki Dalang Panjang Mas.
Namun, Raja Amangkurat I tidak peduli, ia pun bertekad harus mendapatkan perempuan tersebut.
Amangkurat I memerintahkan anak buahnya untuk membunuh suami Ratu Malang. Setelah Ki Dalang Panjang terbunuh, Ratu Malang dibawa ke keraton dan dijadikan selir Raja Amangkurat I yang kemudian diangkat menjadi permaisuri.
Tak lama, Ratu Malang meninggal dunia. Ada berita yang dipercaya bahwa, Ratu Malang meninggal sebab diracun oleh anggota keraton.



Mendengar berita kematian Ratu Malang, Amangkurat I langsung marah. Ia lalu menuduh para selir kerajaan sengaja mengutus dayang-dayang meracuni Ratu Malang karena cemburu kepadanya.

Atas tuduhannya ini, Amangkurat I menghukum mati 43 orang selir dan dayang, dengan cara mengasingkan mereka di kamar gelap tanpa diberi makan, hingga mereka semua meninggal.



</content:encoded></item></channel></rss>
