<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Gelar Peringatan Hari Film Nasional Disambut Baik Masyarakat</title><description>Hilmar juga menekankan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem perfilman nasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992309/pemerintah-gelar-peringatan-hari-film-nasional-disambut-baik-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992309/pemerintah-gelar-peringatan-hari-film-nasional-disambut-baik-masyarakat"/><item><title>Pemerintah Gelar Peringatan Hari Film Nasional Disambut Baik Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992309/pemerintah-gelar-peringatan-hari-film-nasional-disambut-baik-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992309/pemerintah-gelar-peringatan-hari-film-nasional-disambut-baik-masyarakat</guid><pubDate>Kamis 04 April 2024 07:53 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/337/2992309/pemerintah-gelar-peringatan-hari-film-nasional-disambut-baik-masyarakat-qvqOdW2SmA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rangkaian peringatan hari film nasional (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/337/2992309/pemerintah-gelar-peringatan-hari-film-nasional-disambut-baik-masyarakat-qvqOdW2SmA.jpg</image><title>Rangkaian peringatan hari film nasional (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar peringatan Hari Film Nasional ke-74. Adapun tema yang diangkat Beragam Filmnya, Ramai Penontonnya.

Berbagai kegiatan diselenggarakan dari tanggal 27 hingga 31 Maret 2024. Untuk melanjutkan semaraknya peringatan tersebut, pada 4 April diadakan acara FilmArt and Workshop di Gedung Sarinah, Jakarta. Hari Film Nasional sendiri diperingati setiap 30 Maret.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan industri film Indonesia. Ia menyoroti peningkatan kualitas dan keberagaman tema dalam film-film Indonesia yang semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kreativitas seni anak bangsa.

BACA JUGA:
Demi Keamanan, Kapolres Rohul Imbau Warga yang Mudik Titipkan Motor di Kantor Polisi


Hilmar juga menekankan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui dukungan yang intensif kepada para sineas dan pelaku industri film. Sinergi antara pemerintah dan komunitas film dianggap sebagai kunci kesuksesan dalam mengembangkan industri ini.

&quot;Karya film Indonesia saat ini tak hanya makin unggul di dalam negerinya sendiri, namun juga mampu ikut berdaya saing serta diperhitungkan di festival film internasional. Itu semua berkat sinergi yang baik antara para pemangku kepentingan perfilman, termasuk pemerintah,&amp;rdquo; kata Mahendra dalam siaran persnya.

BACA JUGA:
Modus Sumbangan Takjil, Bandit Kuras Tabungan Takmir Masjid Puluhan Juta Rupiah


Respons positif datang dari masyarakat, terutama dari kalangan pegiat film dan pencinta perfilman Indonesia. Mereka mengapresiasi upaya pemerintah dan menyambut baik serangkaian kegiatan yang telah diselenggarakan.

Sementara itu, Kepala Program Studi Film dan Televisi ISI Surakarta, Widi Nugroho, yang menilai film merupakan sebuah upaya pemajuan kebudayaan. Sehingga dengan merayakannya, akan melihat jejak kebudayaan yang ada untuk menjadi catatan penting sebagai bagian dari sejarah.

&quot;Begitu juga dalam perhelatan acara peringatan Hari Film Nasional ke-74 di perguruan tinggi merupakan kegiatan yang amat baik sebab dari kampus juga dapat menjadi gerakan lahirnya film nasonal berkualitas,&amp;rdquo; kata Widi.

Penyandang tunanetra, penonton Bioskop Berbisik, Darmadi mengungkapkan, bahwa dirinya sangak terkesan mengikuti kegiatan tersebut, karena dipersembahkan khusus bagi penyandang disabilitas. Bioskop Berbisik yang menunjukkan inklusivitas dalam menyediakan hiburan bagi penyandang disabilitas.



Sementara itu, Arief Malinmudo, penulis naskah sekaligus Sutradara asal Bukittinggi, Arief Malinmudo, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kemendikbudristek. Sebab, menurutnya telah mendukung pemutaran film Usmar Ismail di Kota kelahiran sebagai bagian perayaan Hari Film Nasional ke-74 hingga berjalan baik.



&amp;ldquo;Harapannya memperkenalkan Usmar Ismail secara inklusif kepada masyarakat di kota kelahirannya di Bukittinggi dapat tercapai. Semoga Hari Film Nasional bukan sekadar perayaan tetapi lahir semangat dan generasi baru yang mewarisi pemikiran Usmar Ismail,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Gempa M3,7 Guncang Lebong Bengkulu&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Selain Usmar Ismail, penghargaan juga diberikan kepada tokoh-tokoh penting dalam sejarah perfilman Indonesia, seperti Benyamin Sueb. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan mewarisi semangat dari para tokoh terdahulu.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar peringatan Hari Film Nasional ke-74. Adapun tema yang diangkat Beragam Filmnya, Ramai Penontonnya.

Berbagai kegiatan diselenggarakan dari tanggal 27 hingga 31 Maret 2024. Untuk melanjutkan semaraknya peringatan tersebut, pada 4 April diadakan acara FilmArt and Workshop di Gedung Sarinah, Jakarta. Hari Film Nasional sendiri diperingati setiap 30 Maret.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan industri film Indonesia. Ia menyoroti peningkatan kualitas dan keberagaman tema dalam film-film Indonesia yang semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kreativitas seni anak bangsa.

BACA JUGA:
Demi Keamanan, Kapolres Rohul Imbau Warga yang Mudik Titipkan Motor di Kantor Polisi


Hilmar juga menekankan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui dukungan yang intensif kepada para sineas dan pelaku industri film. Sinergi antara pemerintah dan komunitas film dianggap sebagai kunci kesuksesan dalam mengembangkan industri ini.

&quot;Karya film Indonesia saat ini tak hanya makin unggul di dalam negerinya sendiri, namun juga mampu ikut berdaya saing serta diperhitungkan di festival film internasional. Itu semua berkat sinergi yang baik antara para pemangku kepentingan perfilman, termasuk pemerintah,&amp;rdquo; kata Mahendra dalam siaran persnya.

BACA JUGA:
Modus Sumbangan Takjil, Bandit Kuras Tabungan Takmir Masjid Puluhan Juta Rupiah


Respons positif datang dari masyarakat, terutama dari kalangan pegiat film dan pencinta perfilman Indonesia. Mereka mengapresiasi upaya pemerintah dan menyambut baik serangkaian kegiatan yang telah diselenggarakan.

Sementara itu, Kepala Program Studi Film dan Televisi ISI Surakarta, Widi Nugroho, yang menilai film merupakan sebuah upaya pemajuan kebudayaan. Sehingga dengan merayakannya, akan melihat jejak kebudayaan yang ada untuk menjadi catatan penting sebagai bagian dari sejarah.

&quot;Begitu juga dalam perhelatan acara peringatan Hari Film Nasional ke-74 di perguruan tinggi merupakan kegiatan yang amat baik sebab dari kampus juga dapat menjadi gerakan lahirnya film nasonal berkualitas,&amp;rdquo; kata Widi.

Penyandang tunanetra, penonton Bioskop Berbisik, Darmadi mengungkapkan, bahwa dirinya sangak terkesan mengikuti kegiatan tersebut, karena dipersembahkan khusus bagi penyandang disabilitas. Bioskop Berbisik yang menunjukkan inklusivitas dalam menyediakan hiburan bagi penyandang disabilitas.



Sementara itu, Arief Malinmudo, penulis naskah sekaligus Sutradara asal Bukittinggi, Arief Malinmudo, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kemendikbudristek. Sebab, menurutnya telah mendukung pemutaran film Usmar Ismail di Kota kelahiran sebagai bagian perayaan Hari Film Nasional ke-74 hingga berjalan baik.



&amp;ldquo;Harapannya memperkenalkan Usmar Ismail secara inklusif kepada masyarakat di kota kelahirannya di Bukittinggi dapat tercapai. Semoga Hari Film Nasional bukan sekadar perayaan tetapi lahir semangat dan generasi baru yang mewarisi pemikiran Usmar Ismail,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Gempa M3,7 Guncang Lebong Bengkulu&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Selain Usmar Ismail, penghargaan juga diberikan kepada tokoh-tokoh penting dalam sejarah perfilman Indonesia, seperti Benyamin Sueb. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan mewarisi semangat dari para tokoh terdahulu.</content:encoded></item></channel></rss>
