<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disembunyikan di Bengkel, KPK Sita Mobil Antik Chevrolet BLR 58 Andhi Pramono</title><description>Mobil antik tersebut diduga disembunyikan dalam sebuah bengkel mobil yang terletak di Duren Sawit Jakarta Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992424/disembunyikan-di-bengkel-kpk-sita-mobil-antik-chevrolet-blr-58-andhi-pramono</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992424/disembunyikan-di-bengkel-kpk-sita-mobil-antik-chevrolet-blr-58-andhi-pramono"/><item><title>Disembunyikan di Bengkel, KPK Sita Mobil Antik Chevrolet BLR 58 Andhi Pramono</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992424/disembunyikan-di-bengkel-kpk-sita-mobil-antik-chevrolet-blr-58-andhi-pramono</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992424/disembunyikan-di-bengkel-kpk-sita-mobil-antik-chevrolet-blr-58-andhi-pramono</guid><pubDate>Kamis 04 April 2024 13:10 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/337/2992424/disembunyikan-di-bengkel-kpk-sita-mobil-antik-chevrolet-blr-58-andhi-pramono-G4NAkC4Ay4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil Antik Eks Kepala Bea Cukai Makassar Disita/KPK</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/337/2992424/disembunyikan-di-bengkel-kpk-sita-mobil-antik-chevrolet-blr-58-andhi-pramono-G4NAkC4Ay4.jpg</image><title>Mobil Antik Eks Kepala Bea Cukai Makassar Disita/KPK</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wMS8xLzE3OTA3MC81L3g4dzQxcDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita kembali satu buah mobil antik milik eks Kepala Bea dan Cukai Makassar, Andhi Pramono di Duren Sawit Jakarta Timur. Diketahui total aset milik Andhi Pramono telah disita KPK sebesar Rp76 miliar.
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan mobil antik yang diduga milik Andhi Pramono tersebut dapat disita berdasarkan informasi dan penelusuran Tim Aset Tracing dari Direktorat Pelacakan Aset Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK. Mobil antik tersebut bermerek Chevrolet BLR 58 Type Biscayne berwarna biru.

BACA JUGA:
KPK: Total Aset Andhi Pramono yang Disita Capai Rp76 Miliar

&quot;Asetnya berupa 1 unit mobil merk Chevrolet BLR 58 type Biscayne warna biru yang kemudian diduga disamarkan dan disembunyikan melalui penguasaan orang lain,&quot; ujar Ali Fikri di Jakarta, Kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:
KPK Apresiasi Hakim Vonis Andhi Pramono 10 Tahun Penjara

Selain disamarkan atas nama orang lain, mobil antik tersebut diduga disembunyikan dalam sebuah bengkel mobil yang terletak di Duren Sawit Jakarta Timur.
&quot;Mobil ini diduga sengaja disembunyikan dan disimpan disalah satu bengkel reparasi mobil yang berlokasi di Duren Sawit, Jaktim,&quot; tegas Ali.
Atas penemuan mobil antik yang disita tersebut, ujar Ali, tim penyidik KPK akan segera mengonfirmasi kepada para saksi yang akan dipanggil.



&quot;Dengan temuan ini dan aset-aset lainnya, segera akan dikonfirmasi lebih lanjut pada para saksi yang dipanggil Tim Penyidik,&quot; tutup Ali.

Sekadar informasi, KPK menyatakan pihaknya sudah menyita aset eks Kepala Bea dan Cukai Makassar, Andhi Pramono sebesar Rp76 miliar.Penyitaan tersebut terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).





KPK juga menyita lahan seluas 2.597 meter persegi milik eks Kepala Bea dan Cukai Makassar, Andhi Pramono alias AP di Desa Kenten Laut, Talang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan atas dugaan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wMS8xLzE3OTA3MC81L3g4dzQxcDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita kembali satu buah mobil antik milik eks Kepala Bea dan Cukai Makassar, Andhi Pramono di Duren Sawit Jakarta Timur. Diketahui total aset milik Andhi Pramono telah disita KPK sebesar Rp76 miliar.
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan mobil antik yang diduga milik Andhi Pramono tersebut dapat disita berdasarkan informasi dan penelusuran Tim Aset Tracing dari Direktorat Pelacakan Aset Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK. Mobil antik tersebut bermerek Chevrolet BLR 58 Type Biscayne berwarna biru.

BACA JUGA:
KPK: Total Aset Andhi Pramono yang Disita Capai Rp76 Miliar

&quot;Asetnya berupa 1 unit mobil merk Chevrolet BLR 58 type Biscayne warna biru yang kemudian diduga disamarkan dan disembunyikan melalui penguasaan orang lain,&quot; ujar Ali Fikri di Jakarta, Kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:
KPK Apresiasi Hakim Vonis Andhi Pramono 10 Tahun Penjara

Selain disamarkan atas nama orang lain, mobil antik tersebut diduga disembunyikan dalam sebuah bengkel mobil yang terletak di Duren Sawit Jakarta Timur.
&quot;Mobil ini diduga sengaja disembunyikan dan disimpan disalah satu bengkel reparasi mobil yang berlokasi di Duren Sawit, Jaktim,&quot; tegas Ali.
Atas penemuan mobil antik yang disita tersebut, ujar Ali, tim penyidik KPK akan segera mengonfirmasi kepada para saksi yang akan dipanggil.



&quot;Dengan temuan ini dan aset-aset lainnya, segera akan dikonfirmasi lebih lanjut pada para saksi yang dipanggil Tim Penyidik,&quot; tutup Ali.

Sekadar informasi, KPK menyatakan pihaknya sudah menyita aset eks Kepala Bea dan Cukai Makassar, Andhi Pramono sebesar Rp76 miliar.Penyitaan tersebut terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).





KPK juga menyita lahan seluas 2.597 meter persegi milik eks Kepala Bea dan Cukai Makassar, Andhi Pramono alias AP di Desa Kenten Laut, Talang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan atas dugaan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

</content:encoded></item></channel></rss>
