<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG Siap Terapkan TMC Minimalisir Cuaca Ekstrem saat Libur Lebaran</title><description>Tujuannya agar wilayah tersebut tetap aman dan nyaman untuk dilalui para pemudik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992469/bmkg-siap-terapkan-tmc-minimalisir-cuaca-ekstrem-saat-libur-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992469/bmkg-siap-terapkan-tmc-minimalisir-cuaca-ekstrem-saat-libur-lebaran"/><item><title>BMKG Siap Terapkan TMC Minimalisir Cuaca Ekstrem saat Libur Lebaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992469/bmkg-siap-terapkan-tmc-minimalisir-cuaca-ekstrem-saat-libur-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992469/bmkg-siap-terapkan-tmc-minimalisir-cuaca-ekstrem-saat-libur-lebaran</guid><pubDate>Kamis 04 April 2024 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/337/2992469/bmkg-siap-terapkan-tmc-minimalisir-cuaca-ekstrem-saat-libur-lebaran-YTqKL8UJRA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cuaca ekstrem (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/337/2992469/bmkg-siap-terapkan-tmc-minimalisir-cuaca-ekstrem-saat-libur-lebaran-YTqKL8UJRA.jpg</image><title>Cuaca ekstrem (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan akan menerapkan sistem standby on call untuk menggelar Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca di beberapa wilayah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem saat libur Lebaran 2024. Tujuannya agar wilayah tersebut tetap aman dan nyaman untuk dilalui para pemudik.

&amp;ldquo;Ada beberapa wilayah yang istilahnya masuk kategori dilindungi. Untuk wilayah-wilayah seperti itu kita siapkan pelayanan modifikasi cuaca dengan sistem standby on call,&amp;rdquo; ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema &amp;lsquo;Lebaran Aman, Mudik Ceria Penuh Makna&amp;rsquo;, dikutip Kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:
 Alami Kecelakaan di Sleman, WN Prancis Tewas Mengenaskan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Pasalnya, berdasarkan prakiraan BMKG, sepekan sebelum lebaran yakni pada 3-9 April, beberapa wilayah di Indonesia masih didominasi hujan ringan hingga sedang. Khusus untuk wilayah yang akan diguyur hujan sedang diprediksi dapat menimbulkan cuaca ekstrem.

&quot;Daerah yang diprediksi berpotensi hujan sedang, ada di Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua,&amp;rdquo; tuturnya.

BACA JUGA:
Periksa Sandra Dewi, Kejagung Dalami soal Rekening Harvey Moeis yang Diblokir


Selain wilayah-wilayah yang akan dilewati hujan sedang, BMKG juga memberikan perhatian khusus untuk wilayah-wilayah yang rawan bencana khususnya banjir. Seperti yang terjadi di Semarang, Demak, Kudus, Pati, hingga Rembang.

&amp;ldquo;Khusus untuk Semarang dan wilayah-wilayah rawan banjir di sepanjang Pantura, modifikasi cuaca malah masih berlangsung hingga sekarang. Jadi, kita modifikasi cuaca menggunakan NaCl. Sebelum awan hujan itu sampai di wilayah Semarang, maka itu hujan dijatuhkan di daerah yang tidak menyebabkan banjir,&amp;rdquo; ujarnya.

Modifikasi cuaca saat ini juga masih berlangsung di Jawa Barat karena masuk pada kategori wilayah rawan banjir. Menurut BMKG, wilayah tersebut berpotensi banjir banyak dilewati potongan-potongan sungai. Jika intensitas hujan dibiarkan ekstrem akan berpotensi banjir.

Tidak hanya potensi hujan, BMKG juga meminta masyarakat untuk mewaspadai gelombang laut yang diperkirakan mencapai 1,5-2,5 meter yang didominasi di Samudra Hindia bagian Selatan. Sehingga untuk pemudik yang menggunakan jalur laut seperti Selat Sunda, Pelabuhan Merak, Ketapang dan Gilimanuk juga harus waspada.



Saat ini, BMKG terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan beberapa lembaga termasuk Polri untuk menyiapkan antisipasi naiknya gelombang laut akibat cuaca ekstrem.



&quot;Dari BMKG terus berkoordinasi dan memberikan early warning agar para lembaga yang berkaitan juga menyiapkan early action,&amp;rdquo; tegasnya.

BACA JUGA:
 Alami Kecelakaan di Sleman, WN Prancis Tewas Mengenaskan&amp;nbsp; &amp;nbsp;




BMKG juga berharap, early action itu juga harus disiapkan oleh para pemudik agar masyarakat bisa mudik lebaran dengan aman dan nyaman. Pemudik diimbau harus memeriksa kelayakan kendaraan pribadi yang akan dipakai untuk mudik.



Salah satu komponen paling penting adalah wiper untuk mengantisipasi kaburnya jarak pandang akibat hujan. Masyarakat juga diminta untuk update info seputar cuaca yang dikeluarkan BMKG.

BACA JUGA:
Gempa M5,1 Guncang Bone Bolango Gorontalo&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Menurut Guswanto, saat ini sudah banyak media yang dapat diakses para pemudik untuk meng-update info cuaca, seperti aplikasi BMKG, media informasi baik media online, televisi, maupun radio, serta media sosial resmi BMKG.



&quot;Kita akan terus update kondisi cuaca. Bahkan, kalau di aplikasi itu, bisa dicari tahu apakah wilayah ini akan dilalui hujan atau tidak dalam 3 jam ke depan,&amp;rdquo; tutupnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan akan menerapkan sistem standby on call untuk menggelar Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca di beberapa wilayah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem saat libur Lebaran 2024. Tujuannya agar wilayah tersebut tetap aman dan nyaman untuk dilalui para pemudik.

&amp;ldquo;Ada beberapa wilayah yang istilahnya masuk kategori dilindungi. Untuk wilayah-wilayah seperti itu kita siapkan pelayanan modifikasi cuaca dengan sistem standby on call,&amp;rdquo; ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema &amp;lsquo;Lebaran Aman, Mudik Ceria Penuh Makna&amp;rsquo;, dikutip Kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:
 Alami Kecelakaan di Sleman, WN Prancis Tewas Mengenaskan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Pasalnya, berdasarkan prakiraan BMKG, sepekan sebelum lebaran yakni pada 3-9 April, beberapa wilayah di Indonesia masih didominasi hujan ringan hingga sedang. Khusus untuk wilayah yang akan diguyur hujan sedang diprediksi dapat menimbulkan cuaca ekstrem.

&quot;Daerah yang diprediksi berpotensi hujan sedang, ada di Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua,&amp;rdquo; tuturnya.

BACA JUGA:
Periksa Sandra Dewi, Kejagung Dalami soal Rekening Harvey Moeis yang Diblokir


Selain wilayah-wilayah yang akan dilewati hujan sedang, BMKG juga memberikan perhatian khusus untuk wilayah-wilayah yang rawan bencana khususnya banjir. Seperti yang terjadi di Semarang, Demak, Kudus, Pati, hingga Rembang.

&amp;ldquo;Khusus untuk Semarang dan wilayah-wilayah rawan banjir di sepanjang Pantura, modifikasi cuaca malah masih berlangsung hingga sekarang. Jadi, kita modifikasi cuaca menggunakan NaCl. Sebelum awan hujan itu sampai di wilayah Semarang, maka itu hujan dijatuhkan di daerah yang tidak menyebabkan banjir,&amp;rdquo; ujarnya.

Modifikasi cuaca saat ini juga masih berlangsung di Jawa Barat karena masuk pada kategori wilayah rawan banjir. Menurut BMKG, wilayah tersebut berpotensi banjir banyak dilewati potongan-potongan sungai. Jika intensitas hujan dibiarkan ekstrem akan berpotensi banjir.

Tidak hanya potensi hujan, BMKG juga meminta masyarakat untuk mewaspadai gelombang laut yang diperkirakan mencapai 1,5-2,5 meter yang didominasi di Samudra Hindia bagian Selatan. Sehingga untuk pemudik yang menggunakan jalur laut seperti Selat Sunda, Pelabuhan Merak, Ketapang dan Gilimanuk juga harus waspada.



Saat ini, BMKG terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan beberapa lembaga termasuk Polri untuk menyiapkan antisipasi naiknya gelombang laut akibat cuaca ekstrem.



&quot;Dari BMKG terus berkoordinasi dan memberikan early warning agar para lembaga yang berkaitan juga menyiapkan early action,&amp;rdquo; tegasnya.

BACA JUGA:
 Alami Kecelakaan di Sleman, WN Prancis Tewas Mengenaskan&amp;nbsp; &amp;nbsp;




BMKG juga berharap, early action itu juga harus disiapkan oleh para pemudik agar masyarakat bisa mudik lebaran dengan aman dan nyaman. Pemudik diimbau harus memeriksa kelayakan kendaraan pribadi yang akan dipakai untuk mudik.



Salah satu komponen paling penting adalah wiper untuk mengantisipasi kaburnya jarak pandang akibat hujan. Masyarakat juga diminta untuk update info seputar cuaca yang dikeluarkan BMKG.

BACA JUGA:
Gempa M5,1 Guncang Bone Bolango Gorontalo&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Menurut Guswanto, saat ini sudah banyak media yang dapat diakses para pemudik untuk meng-update info cuaca, seperti aplikasi BMKG, media informasi baik media online, televisi, maupun radio, serta media sosial resmi BMKG.



&quot;Kita akan terus update kondisi cuaca. Bahkan, kalau di aplikasi itu, bisa dicari tahu apakah wilayah ini akan dilalui hujan atau tidak dalam 3 jam ke depan,&amp;rdquo; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
