<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengulik Peran Para Ulama dalam Ramalan Jayabaya</title><description>Jayabaya sendiri menerima kebenaran kitab Musarar yang disampaikan oleh Maulana Ali Syamsu Zain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992572/mengulik-peran-para-ulama-dalam-ramalan-jayabaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992572/mengulik-peran-para-ulama-dalam-ramalan-jayabaya"/><item><title>Mengulik Peran Para Ulama dalam Ramalan Jayabaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992572/mengulik-peran-para-ulama-dalam-ramalan-jayabaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/04/337/2992572/mengulik-peran-para-ulama-dalam-ramalan-jayabaya</guid><pubDate>Kamis 04 April 2024 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Farhan Muhammad Gunawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/337/2992572/mengulik-peran-para-ulama-dalam-ramalan-jayabaya-FS6aznVxvo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peran Ulama dalam Ramalan Jayabaya/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/337/2992572/mengulik-peran-para-ulama-dalam-ramalan-jayabaya-FS6aznVxvo.jpg</image><title>Peran Ulama dalam Ramalan Jayabaya/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNC81LzE3OTIwOS81L3g4d2Frcnk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Mengulik peran para Ulama dalam ramalan Jayabaya akan dibahas lengkap dalam artikel kali ini.

Prabu Jayabaya, merupakan penguasa kerajaan Kediri yang dikenal dengan ramalannya. Beberapa ramalan Jayabaya tentang Pulau Jawa yang disebut akurat dan terbukti hingga saat ini. Namun dibalik akuratnya ramalan Jayabaya, ada sosok ulama dibaliknya.


Kisah Sultan Hamengku Buwono IX yang Sudah Prediksi Datangnya Kemerdekaan Indonesia Lewat Ramalan Jayabaya

Diceritakan dalam buku Zalam Kalasurasa, Berakhirnya Zaman Bencana dan Mulainya Golden Era Nuantara Menurut Ramalan Jayabaya. Suatu hari Prabu Jayabaya kedatangan seorang tamu yang berasal dari Negeri Rum.


Rekam Jejak 9 Danrem yang Baru, Jenderal Kopassus Ahli Gerilya hingga Spesialis Telik Sandi



Tamu tersebut ternyata seorang ulama besar yang bernama Maulana Ali Syamsu Zain. Dikarenakan ia kedatangan tamu dari kerajaan besar dan kepandaian ulama itu, lantas Jayabaya menyambut tamunya dengan baik dan penuh rasa hormat.

Maksud Maulana Ali Syamsul Zain bertamu kepada Prabu Jayabaya karena ingin menjelaskan isi kitab Musarar kepada Prabu Jayabaya. Kitab Musarar sendiri merupakan kitab yang sudah ada serta menjadi acuan Maulana Ali Syamsu saat itu.

Sebenarnya alasan utama Maulana Ali Syamsul Zain datang ke Nusantara, khususnya Kediri karena atas permintaan Raja Kediri Sri Maharaja Mapanji Jayabaya. Ia diminta berdakwah membahas sebuah kitab yaitu kitab musarar yang berisi tentang ilmu pengetahuan seperti perbintangan (ilmu falak) dan nujum (ilmu ramalan)
Terdapat dalam kitab Musarar bahwa keturunan Prabu Jayabaya yang akan menjadi raja selanjutnya hanya akan bertahan tiga generasi lagi.
Selanjutnya kekuasaan itu akan jatuh kepada orang lain yang tidak memiliki hubungan atau keturunan Jayabaya.
Jayabaya sendiri menerima kebenaran kitab Musarar yang disampaikan oleh Maulana Ali Syamsu Zain dikarenakan dirinya juga yang merupakan seorang ahli tapa brata, yang mempunyai kelebihan ilmu batin yang tinggi, dari situlah Jayabaya menyatakan dirinya sebagai murid dari ulama Maulana Ali Syamsu Zain.
&amp;nbsp;Wallahu a'lam bishawab..</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNC81LzE3OTIwOS81L3g4d2Frcnk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Mengulik peran para Ulama dalam ramalan Jayabaya akan dibahas lengkap dalam artikel kali ini.

Prabu Jayabaya, merupakan penguasa kerajaan Kediri yang dikenal dengan ramalannya. Beberapa ramalan Jayabaya tentang Pulau Jawa yang disebut akurat dan terbukti hingga saat ini. Namun dibalik akuratnya ramalan Jayabaya, ada sosok ulama dibaliknya.


Kisah Sultan Hamengku Buwono IX yang Sudah Prediksi Datangnya Kemerdekaan Indonesia Lewat Ramalan Jayabaya

Diceritakan dalam buku Zalam Kalasurasa, Berakhirnya Zaman Bencana dan Mulainya Golden Era Nuantara Menurut Ramalan Jayabaya. Suatu hari Prabu Jayabaya kedatangan seorang tamu yang berasal dari Negeri Rum.


Rekam Jejak 9 Danrem yang Baru, Jenderal Kopassus Ahli Gerilya hingga Spesialis Telik Sandi



Tamu tersebut ternyata seorang ulama besar yang bernama Maulana Ali Syamsu Zain. Dikarenakan ia kedatangan tamu dari kerajaan besar dan kepandaian ulama itu, lantas Jayabaya menyambut tamunya dengan baik dan penuh rasa hormat.

Maksud Maulana Ali Syamsul Zain bertamu kepada Prabu Jayabaya karena ingin menjelaskan isi kitab Musarar kepada Prabu Jayabaya. Kitab Musarar sendiri merupakan kitab yang sudah ada serta menjadi acuan Maulana Ali Syamsu saat itu.

Sebenarnya alasan utama Maulana Ali Syamsul Zain datang ke Nusantara, khususnya Kediri karena atas permintaan Raja Kediri Sri Maharaja Mapanji Jayabaya. Ia diminta berdakwah membahas sebuah kitab yaitu kitab musarar yang berisi tentang ilmu pengetahuan seperti perbintangan (ilmu falak) dan nujum (ilmu ramalan)
Terdapat dalam kitab Musarar bahwa keturunan Prabu Jayabaya yang akan menjadi raja selanjutnya hanya akan bertahan tiga generasi lagi.
Selanjutnya kekuasaan itu akan jatuh kepada orang lain yang tidak memiliki hubungan atau keturunan Jayabaya.
Jayabaya sendiri menerima kebenaran kitab Musarar yang disampaikan oleh Maulana Ali Syamsu Zain dikarenakan dirinya juga yang merupakan seorang ahli tapa brata, yang mempunyai kelebihan ilmu batin yang tinggi, dari situlah Jayabaya menyatakan dirinya sebagai murid dari ulama Maulana Ali Syamsu Zain.
&amp;nbsp;Wallahu a'lam bishawab..</content:encoded></item></channel></rss>
