<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Amankan 10 Orang dalam Bentrok di Sembalun   </title><description>Video keributan antar pemuda ini viral di media sosial.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/340/2992252/polisi-amankan-10-orang-dalam-bentrok-di-sembalun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/04/340/2992252/polisi-amankan-10-orang-dalam-bentrok-di-sembalun"/><item><title>Polisi Amankan 10 Orang dalam Bentrok di Sembalun   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/340/2992252/polisi-amankan-10-orang-dalam-bentrok-di-sembalun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/04/340/2992252/polisi-amankan-10-orang-dalam-bentrok-di-sembalun</guid><pubDate>Kamis 04 April 2024 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ramli Nurawang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/340/2992252/polisi-amankan-10-orang-dalam-bentrok-di-sembalun-zJ3zXMrB0V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bentrok pemuda di Sembalun, Lomtim (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/340/2992252/polisi-amankan-10-orang-dalam-bentrok-di-sembalun-zJ3zXMrB0V.jpg</image><title>Bentrok pemuda di Sembalun, Lomtim (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wMi8xLzE3OTEzNi81L3g4dzZoeTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SELONG - Kelompok pemuda antar Dusun Bebante dan Jorong Desa Sembalun Bumbung  Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, bentrok pada Selasa 2 April 2024 malam, sekitar pukul 23.00 Wita. Video keributan antar pemuda ini  viral di media sosial.
Belum diketahui pasti penyebab bentrokan antar Pemuda ini. Namun bentrokan diduga dipicu masalah asmara dan minuman keras.
Salah seorang saksi Jaya Andika (18) warga Jorong menuturkan bahwa kejadian bermula ketika salah seorang pemuda dari Bebante ngapel ke Sembalun Lawang. Namun seketika datang orang tidak dikenal ingin memukul pemuda Bebante itu.

BACA JUGA:
5 Fakta Bentrokan Suporter Persib Vs Persija di Banten, 2 Orang Terluka

Selanjutnya, pemuda itu pun langsung  berlari. Kejadian yang dialaminya itu kemudian diceritakan ke  temannya inisial J (17). &quot;Pas kita lagi duduk duduk, seketika datang J ini menanyakan ke   siapa yang pukul temannya itu. Dan kita pun menjawab tidak tahu,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Kronologi Bentrokan Suporter Persib Vs Persija di Serang Banten, 2 Orang Terluka

J pun langsung mengeluarkan parang ingin menebas mereka. Saat itu juga Jaya Andika dan teman temannya berlari menyelamatkan diri. Tak beberapa lama, mereka juga  kembali diadang oleh pemuda Bebante yang lain inisial H yang juga teman dari J. Bahkan H pun mengancam mereka dengan  sebilah pisau.
&quot;Kita pun langsung berlari pulang ke rumah. Namun H dan J tetap mengejar kami sambil mengacung parang,&quot; imbuhnya.Tiba di perbatasan Bebante dan Jorong, terang dia, dua pemuda Bebante berteriak sambil mencaci maki. Bahkan mereka pun sampai melempar masjid dengan batu yang ketika itu orang sedang mengaji.

Ulah pemuda Bebante itu lantas menyulut emosi dan amarah warga atau pemuda yang ada di Dusun Jorong. Masyarakat Jorong sempat berupaya ingin menyerang balik pemuda Dusun Bebante tersebut. Tapi pihak kepolisian dengan sigap mengamankan situasi.

Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nikolas Oesman mengatakan situasi mulai kondusif setelah aparat kepolisian dan Sabara Polres Lombok Timur turun ke lokasi kejadian.

Atas kejadian itu, jelasnya, polisi mengamankan 10 orang untuk dimintai keterangan. &quot;Dan alhamdulillah kondisinya sudah kondusif,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wMi8xLzE3OTEzNi81L3g4dzZoeTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SELONG - Kelompok pemuda antar Dusun Bebante dan Jorong Desa Sembalun Bumbung  Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, bentrok pada Selasa 2 April 2024 malam, sekitar pukul 23.00 Wita. Video keributan antar pemuda ini  viral di media sosial.
Belum diketahui pasti penyebab bentrokan antar Pemuda ini. Namun bentrokan diduga dipicu masalah asmara dan minuman keras.
Salah seorang saksi Jaya Andika (18) warga Jorong menuturkan bahwa kejadian bermula ketika salah seorang pemuda dari Bebante ngapel ke Sembalun Lawang. Namun seketika datang orang tidak dikenal ingin memukul pemuda Bebante itu.

BACA JUGA:
5 Fakta Bentrokan Suporter Persib Vs Persija di Banten, 2 Orang Terluka

Selanjutnya, pemuda itu pun langsung  berlari. Kejadian yang dialaminya itu kemudian diceritakan ke  temannya inisial J (17). &quot;Pas kita lagi duduk duduk, seketika datang J ini menanyakan ke   siapa yang pukul temannya itu. Dan kita pun menjawab tidak tahu,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Kronologi Bentrokan Suporter Persib Vs Persija di Serang Banten, 2 Orang Terluka

J pun langsung mengeluarkan parang ingin menebas mereka. Saat itu juga Jaya Andika dan teman temannya berlari menyelamatkan diri. Tak beberapa lama, mereka juga  kembali diadang oleh pemuda Bebante yang lain inisial H yang juga teman dari J. Bahkan H pun mengancam mereka dengan  sebilah pisau.
&quot;Kita pun langsung berlari pulang ke rumah. Namun H dan J tetap mengejar kami sambil mengacung parang,&quot; imbuhnya.Tiba di perbatasan Bebante dan Jorong, terang dia, dua pemuda Bebante berteriak sambil mencaci maki. Bahkan mereka pun sampai melempar masjid dengan batu yang ketika itu orang sedang mengaji.

Ulah pemuda Bebante itu lantas menyulut emosi dan amarah warga atau pemuda yang ada di Dusun Jorong. Masyarakat Jorong sempat berupaya ingin menyerang balik pemuda Dusun Bebante tersebut. Tapi pihak kepolisian dengan sigap mengamankan situasi.

Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nikolas Oesman mengatakan situasi mulai kondusif setelah aparat kepolisian dan Sabara Polres Lombok Timur turun ke lokasi kejadian.

Atas kejadian itu, jelasnya, polisi mengamankan 10 orang untuk dimintai keterangan. &quot;Dan alhamdulillah kondisinya sudah kondusif,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
