<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Polisi Amankan Belasan Preman di Majalaya, Sejumlah Sajam Diamankan</title><description>Operasi ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait tindakan premanisme yang meresahkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/525/2992245/polisi-amankan-belasan-preman-di-majalaya-sejumlah-sajam-diamankan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/04/525/2992245/polisi-amankan-belasan-preman-di-majalaya-sejumlah-sajam-diamankan"/><item><title>   Polisi Amankan Belasan Preman di Majalaya, Sejumlah Sajam Diamankan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/525/2992245/polisi-amankan-belasan-preman-di-majalaya-sejumlah-sajam-diamankan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/04/525/2992245/polisi-amankan-belasan-preman-di-majalaya-sejumlah-sajam-diamankan</guid><pubDate>Kamis 04 April 2024 02:07 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/525/2992245/polisi-amankan-belasan-preman-di-majalaya-sejumlah-sajam-diamankan-BkAMRpLPQp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi operasi pembersihan preman di Majalaya</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/525/2992245/polisi-amankan-belasan-preman-di-majalaya-sejumlah-sajam-diamankan-BkAMRpLPQp.jpg</image><title>Polisi operasi pembersihan preman di Majalaya</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMC8xLzE3NjcwNC81L3g4cnd2b2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Polsek Majalaya bersama Tim Si Jalak Presisi dan Resmob Polresta Bandung melaksanakan operasi premanisme di bulan suci Ramadhan 2024 di Wilayah Majalaya, Rabu (3/4/2024) dini hari.
Operasi ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait tindakan premanisme yang meresahkan.
Sebelum dilaksanakan, puluhan personel gabungan menggelar apel dan menerima arahan secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan membagi diri menjadi tiga tim yang masing-masing dipimpin oleh perwira dari Polsek Majalaya.

BACA JUGA:
Berbagi di Bulan Ramadhan, Ratusan Warga Bekasi Dapat Buka Puasa Gratis

Mereka menyisir berbagai titik rawan kriminalitas, termasuk wilayah pasar, terminal, dan lokasi lainnya.
Kapolsek Majalaya, Kompol Aep Suhendi mengatakan dari hasil operasi ini pihaknya berhasilnya menangkap 13 orang yang diduga sebagai preman.

BACA JUGA:
 Ini Cara Propam Polri Bangun Sinergitas Bersama Media di Bulan Ramadhan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Sebanyak 13 preman beserta sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, miras, dan obat-obatan terlarang berhasil kita amankan,&quot; ujar Aep saat dikonfirmasi.
Aep menegaskan bahwa para pelaku yang diamankan akan dijerat sesuai dengan Undang-Undang Darurat, dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.Selain itu, Aep juga menegaskan bahwa kegiatan operasi semacam ini akan terus dilaksanakan selama masa Operasi Ketupat Lodaya 2024, baik siang maupun malam hari.

&quot;Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Majalaya, dan Kami tidak akan memberi ruang bagi para preman, khususnya di wilayah kami. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami,&quot; tegas Aep.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan keberadaan preman yang melakukan tindakan meresahkan kepada pihak berwajib.

&quot;Kepada masyarakat jangan takut untuk jika ada preman yang memeras apalagi mengancam, langsung laporkan kepada kami,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMC8xLzE3NjcwNC81L3g4cnd2b2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Polsek Majalaya bersama Tim Si Jalak Presisi dan Resmob Polresta Bandung melaksanakan operasi premanisme di bulan suci Ramadhan 2024 di Wilayah Majalaya, Rabu (3/4/2024) dini hari.
Operasi ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait tindakan premanisme yang meresahkan.
Sebelum dilaksanakan, puluhan personel gabungan menggelar apel dan menerima arahan secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan membagi diri menjadi tiga tim yang masing-masing dipimpin oleh perwira dari Polsek Majalaya.

BACA JUGA:
Berbagi di Bulan Ramadhan, Ratusan Warga Bekasi Dapat Buka Puasa Gratis

Mereka menyisir berbagai titik rawan kriminalitas, termasuk wilayah pasar, terminal, dan lokasi lainnya.
Kapolsek Majalaya, Kompol Aep Suhendi mengatakan dari hasil operasi ini pihaknya berhasilnya menangkap 13 orang yang diduga sebagai preman.

BACA JUGA:
 Ini Cara Propam Polri Bangun Sinergitas Bersama Media di Bulan Ramadhan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Sebanyak 13 preman beserta sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, miras, dan obat-obatan terlarang berhasil kita amankan,&quot; ujar Aep saat dikonfirmasi.
Aep menegaskan bahwa para pelaku yang diamankan akan dijerat sesuai dengan Undang-Undang Darurat, dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.Selain itu, Aep juga menegaskan bahwa kegiatan operasi semacam ini akan terus dilaksanakan selama masa Operasi Ketupat Lodaya 2024, baik siang maupun malam hari.

&quot;Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Majalaya, dan Kami tidak akan memberi ruang bagi para preman, khususnya di wilayah kami. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami,&quot; tegas Aep.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan keberadaan preman yang melakukan tindakan meresahkan kepada pihak berwajib.

&quot;Kepada masyarakat jangan takut untuk jika ada preman yang memeras apalagi mengancam, langsung laporkan kepada kami,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
