<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Kendaraan Terperosok Longsor, Tol Bocimi Berisiko Digunakan Arus Mudik Lebaran</title><description>Sony meminta kesadaran masyarakat bahwa sudah ada alternatif dari Korlantas Polri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/525/2992389/2-kendaraan-terperosok-longsor-tol-bocimi-berisiko-digunakan-arus-mudik-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/04/525/2992389/2-kendaraan-terperosok-longsor-tol-bocimi-berisiko-digunakan-arus-mudik-lebaran"/><item><title>2 Kendaraan Terperosok Longsor, Tol Bocimi Berisiko Digunakan Arus Mudik Lebaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/525/2992389/2-kendaraan-terperosok-longsor-tol-bocimi-berisiko-digunakan-arus-mudik-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/04/525/2992389/2-kendaraan-terperosok-longsor-tol-bocimi-berisiko-digunakan-arus-mudik-lebaran</guid><pubDate>Kamis 04 April 2024 11:53 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/525/2992389/2-kendaraan-terperosok-longsor-tol-bocimi-berisiko-digunakan-arus-mudik-lebaran-7dNHuXZdWm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tol Bocimi/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/525/2992389/2-kendaraan-terperosok-longsor-tol-bocimi-berisiko-digunakan-arus-mudik-lebaran-7dNHuXZdWm.jpg</image><title>Tol Bocimi/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNC8xLzE3OTE5NS81L3g4dzl5emM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan evaluasi pasca longsor di Kilometer (KM) 67 Tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi), Rabu (3/4) malam.
Longsor tersebut mengakibatkan kerusakan hampir satu ruas jalan sehingga berisiko untuk digunakan arus mudik dan balik Lebaran 2024.

&amp;ldquo;Terkait dengan kerusakan longsor di Bocimi, memang kita sudah mengevaluasi ke sana dan memang agak berat kerusakannya karena ini hampir satu ruas jalan ya,&amp;rdquo; kata Anggota BPJT Unsur Pemangku Kepentingan, Sony Sulaksono Wibowo di KM 29 Posko Command Center Korlantas, Kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:
Pasca-Longsor Tol Bocimi Ditutup, Arus Lalin Dialihkan ke GT Cigombong

Akibat longsor, Sony mengatakan perbaikan membutuhkan waktu 2 sampai 3 bulan. Oleh karena itu, BPJT mengatakan terlalu beresiko jika digunakan untuk arus mudik dan balik Lebaran.

BACA JUGA:
Rekayasa Lalin Imbas Longsor, Berikut Jadwal Penutupan dan One Way di Tol Bocimi

&amp;ldquo;Dan ini kalau kita paksakan perbaikan untuk kegiatan mudik dan balik, saya kira terlalu riskan,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Jadi kemungkinan besar kalau pengalaman dari longsor-longsor yang sebelumnya, itu mungkin bisa 2-3 bulan baru bisa diselesaikan ya,&amp;rdquo; sambung Sony.Sony meminta kesadaran masyarakat bahwa sudah ada alternatif dari Korlantas Polri untuk kendaraan yang dari arah Jakarta menuju Sukabumi dan sebaliknya.

&amp;ldquo;Kita berharap minta kesadaran bahwa pada masyarakat ya untuk tadi ya alternatif yang sudah diberikan ya, untuk melewati ruas jalan tersebut ya,&amp;rdquo;tutupnya.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso menambahkan, rekayasa lalu lintas kendaraan telah dilakukan yakni dari arah Jakarta menuju Sukabumi akan dikeluarkan di exit Tol Cigombong, kemudian masuk melalui Parungkuda menuju arah Sukabumi.







Sementara itu, kata Slamet, kendaraan dari arah Sukabumi menuju Jakarta akan keluar di exit Parungkuda dan masuk melalui Cigombong.
&amp;ldquo;Demikian juga yang dari arah Sukabumi menuju Jakarta kita keluarkan di exit Parungkuda masuk lagi ke Cigombong, demikian seterusnya. Ini untuk pengamanan jalur yang di titik longsor dan untuk rehabilitasi dari BUJT yang ada,&amp;rdquo; pungkasnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNC8xLzE3OTE5NS81L3g4dzl5emM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan evaluasi pasca longsor di Kilometer (KM) 67 Tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi), Rabu (3/4) malam.
Longsor tersebut mengakibatkan kerusakan hampir satu ruas jalan sehingga berisiko untuk digunakan arus mudik dan balik Lebaran 2024.

&amp;ldquo;Terkait dengan kerusakan longsor di Bocimi, memang kita sudah mengevaluasi ke sana dan memang agak berat kerusakannya karena ini hampir satu ruas jalan ya,&amp;rdquo; kata Anggota BPJT Unsur Pemangku Kepentingan, Sony Sulaksono Wibowo di KM 29 Posko Command Center Korlantas, Kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:
Pasca-Longsor Tol Bocimi Ditutup, Arus Lalin Dialihkan ke GT Cigombong

Akibat longsor, Sony mengatakan perbaikan membutuhkan waktu 2 sampai 3 bulan. Oleh karena itu, BPJT mengatakan terlalu beresiko jika digunakan untuk arus mudik dan balik Lebaran.

BACA JUGA:
Rekayasa Lalin Imbas Longsor, Berikut Jadwal Penutupan dan One Way di Tol Bocimi

&amp;ldquo;Dan ini kalau kita paksakan perbaikan untuk kegiatan mudik dan balik, saya kira terlalu riskan,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Jadi kemungkinan besar kalau pengalaman dari longsor-longsor yang sebelumnya, itu mungkin bisa 2-3 bulan baru bisa diselesaikan ya,&amp;rdquo; sambung Sony.Sony meminta kesadaran masyarakat bahwa sudah ada alternatif dari Korlantas Polri untuk kendaraan yang dari arah Jakarta menuju Sukabumi dan sebaliknya.

&amp;ldquo;Kita berharap minta kesadaran bahwa pada masyarakat ya untuk tadi ya alternatif yang sudah diberikan ya, untuk melewati ruas jalan tersebut ya,&amp;rdquo;tutupnya.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso menambahkan, rekayasa lalu lintas kendaraan telah dilakukan yakni dari arah Jakarta menuju Sukabumi akan dikeluarkan di exit Tol Cigombong, kemudian masuk melalui Parungkuda menuju arah Sukabumi.







Sementara itu, kata Slamet, kendaraan dari arah Sukabumi menuju Jakarta akan keluar di exit Parungkuda dan masuk melalui Cigombong.
&amp;ldquo;Demikian juga yang dari arah Sukabumi menuju Jakarta kita keluarkan di exit Parungkuda masuk lagi ke Cigombong, demikian seterusnya. Ini untuk pengamanan jalur yang di titik longsor dan untuk rehabilitasi dari BUJT yang ada,&amp;rdquo; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
