<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Megawati Tewas Dibunuh Anak Kandung, Dikubur di Belakang Rumah   </title><description>&quot;Wen mendatangi uwaknya dan mengaku sudah membunuh mamaknya. Dia mengaku siap bertanggung jawab,&quot; katanya</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/608/2992243/megawati-tewas-dibunuh-anak-kandung-dikubur-di-belakang-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/04/608/2992243/megawati-tewas-dibunuh-anak-kandung-dikubur-di-belakang-rumah"/><item><title>Megawati Tewas Dibunuh Anak Kandung, Dikubur di Belakang Rumah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/608/2992243/megawati-tewas-dibunuh-anak-kandung-dikubur-di-belakang-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/04/608/2992243/megawati-tewas-dibunuh-anak-kandung-dikubur-di-belakang-rumah</guid><pubDate>Kamis 04 April 2024 01:32 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/608/2992243/megawati-tewas-dibunuh-anak-kandung-dikubur-di-belakang-rumah-TWWH2c5lWd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak kandung bunuh ibu di Medan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/608/2992243/megawati-tewas-dibunuh-anak-kandung-dikubur-di-belakang-rumah-TWWH2c5lWd.jpg</image><title>Anak kandung bunuh ibu di Medan (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wMy8xLzE3OTE4My81L3g4dzg5ZmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MEDAN - Seorang ibu rumah tangga bernama Megawati (56) tewas setelah diduga dibunuh oleh WP (33) alias Wen, anak kandungnya sendiri.  Sang anak bahkan mengubur mayat Megawati di halaman belakang rumah.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi di rumah mereka di Jalan Tuba III, Kelurahan Tega Sari Mandala 2, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara pada Senin malam, 1 April 2024 lalu.
Kepala Lingkungan XIII, Kelurahan Tegal Sari Mandala 2, Maisal Putra, mengatakan peristiwa pembunuhan itu terungkap setelah Wen membuat pengakuan telah membunuh sang ibu kepada pamannya.

BACA JUGA:
Kronologi Pembunuhan Murid Habib Bahar, Berawal dari Teman Praka Supriyadi Diajak Bersetubuh

&quot;Wen mendatangi uwaknya dan mengaku sudah membunuh mamaknya. Dia mengaku siap bertanggung jawab,&quot; kata Maisal, Rabu (3/4/2024).
Wen menghabisi nyawa sang ibu tak lama setelah ibunya yang seorang penjual obat antinyamuk, pulang bekerja.

BACA JUGA:
 5 Fakta Pembunuhan Penjaga Toko di Tangerang, Pelaku Terancam Hukuman Membusuk Dipenjara&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Wen sempat memukul ibunya hingga terkapar di lantai. Dia lalu mengambil pisau (cutter) yang ada di atas kulkas di rumahnya, kemudian menyayat tangan dan leher Megawati hingga tewas.Setelah tewas, Wen meminjam cangkul ke tetangganya dan kemudian menggali lubang untuk mengubur Megawati. Web mengubur jasad Megawati di kedalaman 30 centimeter.

&quot;Setelah menerima pengakuan dari Wen, keluarganya kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polisi melalui Polsek Medan Area, Polrestabes Medan. Polisi kemudian mengamankan Wen dan melakukan penyelidikan atas kasus pembunuhan itu.

Kapolsek Medan Area, Kompol Hendrik Aritonang saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. Mereka mengaku masih mendalami kasus itu.

&quot;Iya benar. Ini Pelaku sudah diamankan dan sedang dilakukan pendalaman,&quot; tukas Hendrik.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wMy8xLzE3OTE4My81L3g4dzg5ZmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MEDAN - Seorang ibu rumah tangga bernama Megawati (56) tewas setelah diduga dibunuh oleh WP (33) alias Wen, anak kandungnya sendiri.  Sang anak bahkan mengubur mayat Megawati di halaman belakang rumah.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi di rumah mereka di Jalan Tuba III, Kelurahan Tega Sari Mandala 2, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara pada Senin malam, 1 April 2024 lalu.
Kepala Lingkungan XIII, Kelurahan Tegal Sari Mandala 2, Maisal Putra, mengatakan peristiwa pembunuhan itu terungkap setelah Wen membuat pengakuan telah membunuh sang ibu kepada pamannya.

BACA JUGA:
Kronologi Pembunuhan Murid Habib Bahar, Berawal dari Teman Praka Supriyadi Diajak Bersetubuh

&quot;Wen mendatangi uwaknya dan mengaku sudah membunuh mamaknya. Dia mengaku siap bertanggung jawab,&quot; kata Maisal, Rabu (3/4/2024).
Wen menghabisi nyawa sang ibu tak lama setelah ibunya yang seorang penjual obat antinyamuk, pulang bekerja.

BACA JUGA:
 5 Fakta Pembunuhan Penjaga Toko di Tangerang, Pelaku Terancam Hukuman Membusuk Dipenjara&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Wen sempat memukul ibunya hingga terkapar di lantai. Dia lalu mengambil pisau (cutter) yang ada di atas kulkas di rumahnya, kemudian menyayat tangan dan leher Megawati hingga tewas.Setelah tewas, Wen meminjam cangkul ke tetangganya dan kemudian menggali lubang untuk mengubur Megawati. Web mengubur jasad Megawati di kedalaman 30 centimeter.

&quot;Setelah menerima pengakuan dari Wen, keluarganya kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polisi melalui Polsek Medan Area, Polrestabes Medan. Polisi kemudian mengamankan Wen dan melakukan penyelidikan atas kasus pembunuhan itu.

Kapolsek Medan Area, Kompol Hendrik Aritonang saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. Mereka mengaku masih mendalami kasus itu.

&quot;Iya benar. Ini Pelaku sudah diamankan dan sedang dilakukan pendalaman,&quot; tukas Hendrik.

</content:encoded></item></channel></rss>
