<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Janda Cantik Mengaku Dihamili Kades, Minta Pertanggungjawaban</title><description>Seorang janda cantik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), mengaku ditipu dan dihamili seorang kepala desa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/608/2992542/janda-cantik-mengaku-dihamili-kades-minta-pertanggungjawaban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/04/608/2992542/janda-cantik-mengaku-dihamili-kades-minta-pertanggungjawaban"/><item><title>Janda Cantik Mengaku Dihamili Kades, Minta Pertanggungjawaban</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/04/608/2992542/janda-cantik-mengaku-dihamili-kades-minta-pertanggungjawaban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/04/608/2992542/janda-cantik-mengaku-dihamili-kades-minta-pertanggungjawaban</guid><pubDate>Kamis 04 April 2024 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Liansah Rangkuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/608/2992542/janda-cantik-mengaku-dihamili-kades-minta-pertanggungjawaban-dFlOnLxSCG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/608/2992542/janda-cantik-mengaku-dihamili-kades-minta-pertanggungjawaban-dFlOnLxSCG.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>MADINA - Seorang janda cantik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), mengaku ditipu dan dihamili seorang kepala desa (kades).
&quot;Pertama saya menjalin hubungan asmara dengan A Kepala di Kecamatan Kotanopan Madina sudah setahun lebih lamanya, dia berjanji menikahi saya, dan membiayai hidup saya. Ternyata tidak alias ia bohongi,&quot; ungkap janda cantik berinisial W, kepada MNC Portal Indonesia, kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:
Gudang Peluru Kodam Jaya Meledak, 86 KK Mengungsi ke Rumah Kades Ciangsana

Ironisnya, W bercerita selama berhubungan dengan A, dia sudah dua kali hamil. Namun, pada kandungan pertamanya mereka sepakat menggugurkannya.
&quot;Pertama saya hamil hasil hubungan saya dengan A dia suruh saya amborsi, setalah yang kedua ini dia berjanji membesarkan anak yang di kandungan saya. Jadi sampai saat ini sudah 4 bulan isi perut saya, tapi si A tak juga menikahi dan menfkahi saya lagi,&quot; ujarnya.
W juga mengaku, jika A tidak mau bertanggung jawab atas kehamilannya, maka ia akan menempuh jalur hukum atas merasa ditipu oleh sang kepala desa tersebut.&quot;Saya akan membawa permasalahan ini ke pihak Polres Madina melalui perlindungan perempuan, karena saya merasa ditipu oleh si kades itu,&quot; ucapnya.
Di tempat terpisah, saat dihubungi dan di konfirmasi lewat pesan singkat, A tidak memberi jawaban. Dia juga tidak mengangkat telefon untuk mengklarifikasi hingga berita ini dibuat.</description><content:encoded>MADINA - Seorang janda cantik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), mengaku ditipu dan dihamili seorang kepala desa (kades).
&quot;Pertama saya menjalin hubungan asmara dengan A Kepala di Kecamatan Kotanopan Madina sudah setahun lebih lamanya, dia berjanji menikahi saya, dan membiayai hidup saya. Ternyata tidak alias ia bohongi,&quot; ungkap janda cantik berinisial W, kepada MNC Portal Indonesia, kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:
Gudang Peluru Kodam Jaya Meledak, 86 KK Mengungsi ke Rumah Kades Ciangsana

Ironisnya, W bercerita selama berhubungan dengan A, dia sudah dua kali hamil. Namun, pada kandungan pertamanya mereka sepakat menggugurkannya.
&quot;Pertama saya hamil hasil hubungan saya dengan A dia suruh saya amborsi, setalah yang kedua ini dia berjanji membesarkan anak yang di kandungan saya. Jadi sampai saat ini sudah 4 bulan isi perut saya, tapi si A tak juga menikahi dan menfkahi saya lagi,&quot; ujarnya.
W juga mengaku, jika A tidak mau bertanggung jawab atas kehamilannya, maka ia akan menempuh jalur hukum atas merasa ditipu oleh sang kepala desa tersebut.&quot;Saya akan membawa permasalahan ini ke pihak Polres Madina melalui perlindungan perempuan, karena saya merasa ditipu oleh si kades itu,&quot; ucapnya.
Di tempat terpisah, saat dihubungi dan di konfirmasi lewat pesan singkat, A tidak memberi jawaban. Dia juga tidak mengangkat telefon untuk mengklarifikasi hingga berita ini dibuat.</content:encoded></item></channel></rss>
