<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tutup Kajian Kitab Karya KH. Hasyim Asy'ari, Cak Imin Ingatkan Pentingnya Jaga Persatuan   </title><description>Selama bulan Ramadhan menggelar pengajian kitab karya Hadratuss Syekh KH. Hasyim Asy'ari.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/05/337/2992732/tutup-kajian-kitab-karya-kh-hasyim-asy-ari-cak-imin-ingatkan-pentingnya-jaga-persatuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/05/337/2992732/tutup-kajian-kitab-karya-kh-hasyim-asy-ari-cak-imin-ingatkan-pentingnya-jaga-persatuan"/><item><title> Tutup Kajian Kitab Karya KH. Hasyim Asy'ari, Cak Imin Ingatkan Pentingnya Jaga Persatuan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/05/337/2992732/tutup-kajian-kitab-karya-kh-hasyim-asy-ari-cak-imin-ingatkan-pentingnya-jaga-persatuan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/05/337/2992732/tutup-kajian-kitab-karya-kh-hasyim-asy-ari-cak-imin-ingatkan-pentingnya-jaga-persatuan</guid><pubDate>Jum'at 05 April 2024 00:54 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/05/337/2992732/tutup-kajian-kitab-karya-kh-hasyim-asy-ari-cak-imin-ingatkan-pentingnya-jaga-persatuan-DcXl1CHBMq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PKB, Cak Imin (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/05/337/2992732/tutup-kajian-kitab-karya-kh-hasyim-asy-ari-cak-imin-ingatkan-pentingnya-jaga-persatuan-DcXl1CHBMq.jpg</image><title>Ketum PKB, Cak Imin (foto: dok ist)</title></images><description>

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), selama bulan Ramadhan menggelar pengajian kitab karya Hadratuss Syekh KH. Hasyim Asy'ari.

Adapun tahun ini, kitab yang dikaji yakni at-Tibyan fi An-Nahyi 'an Muqatha'ati Al-Arham wa Al-Aqarib wa al-Ikhwan, bersama sejumlah Nyai dan Kiai, antara lain Nyai Hindun Annisa, KH. Yusuf Chudlory, Nyai Badriyah Fayumi, Gus Salam Shohib, Gus Ahmad Kafabihi, dan Gus Hayid.

BACA JUGA:
Perjuangan Nahdlatul Ulama dari Masa Penjajahan hingga Revolusi Jihad

Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin atau Gus Imin mengatakan, bahwa kitab karya Mbah KH. Hasyim Asy'ari tetap relevan dengan situasi dan kondisi saat ini. Ia bertekad PKB akan terus melanjutkan tradisi mengkaji kitab-kitab karya Mbah Hasyim.

&quot;Hari ini kita di posisi yang amat sangat strategis, di mana kita mewarisi bukan hanya modal ajaran tapi kekuatan politik yang sungguh dahsyat,&quot; kata Cak Imin dalam keterangannya, Kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:
Cak Imin: Berbagai Kekurangan Pilpres 2024 Ditemui Jauh Sebelum Pencoblosan
Ia pun menuturkan, salah satu berkah kajian kitab At-Tibyan ini adalah menjaga persatuan dalam rangka menguatkan ukhuwah persatuan.



&quot;Berkah yang bisa kita dapatkan adalah persatuan. Persatuan ukhuwah islamiyyah yang tidak bisa dipungkiri adanya,&quot; ujarnya.



Oleh karena itu, dia berharap PKB terus istikamah mengawal dan melanjutkan kajian kitab dari Mbah Hasyim.



&quot;Saya matur nuwun sangat semoga tetap terus istikamah melanjutkan kajian kitab Mbah Hasyim,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), selama bulan Ramadhan menggelar pengajian kitab karya Hadratuss Syekh KH. Hasyim Asy'ari.

Adapun tahun ini, kitab yang dikaji yakni at-Tibyan fi An-Nahyi 'an Muqatha'ati Al-Arham wa Al-Aqarib wa al-Ikhwan, bersama sejumlah Nyai dan Kiai, antara lain Nyai Hindun Annisa, KH. Yusuf Chudlory, Nyai Badriyah Fayumi, Gus Salam Shohib, Gus Ahmad Kafabihi, dan Gus Hayid.

BACA JUGA:
Perjuangan Nahdlatul Ulama dari Masa Penjajahan hingga Revolusi Jihad

Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin atau Gus Imin mengatakan, bahwa kitab karya Mbah KH. Hasyim Asy'ari tetap relevan dengan situasi dan kondisi saat ini. Ia bertekad PKB akan terus melanjutkan tradisi mengkaji kitab-kitab karya Mbah Hasyim.

&quot;Hari ini kita di posisi yang amat sangat strategis, di mana kita mewarisi bukan hanya modal ajaran tapi kekuatan politik yang sungguh dahsyat,&quot; kata Cak Imin dalam keterangannya, Kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:
Cak Imin: Berbagai Kekurangan Pilpres 2024 Ditemui Jauh Sebelum Pencoblosan
Ia pun menuturkan, salah satu berkah kajian kitab At-Tibyan ini adalah menjaga persatuan dalam rangka menguatkan ukhuwah persatuan.



&quot;Berkah yang bisa kita dapatkan adalah persatuan. Persatuan ukhuwah islamiyyah yang tidak bisa dipungkiri adanya,&quot; ujarnya.



Oleh karena itu, dia berharap PKB terus istikamah mengawal dan melanjutkan kajian kitab dari Mbah Hasyim.



&quot;Saya matur nuwun sangat semoga tetap terus istikamah melanjutkan kajian kitab Mbah Hasyim,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
