<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluh Kesah Pemudik Terjebak 3 Jam Masuk Pelabuhan Ciwandan: Kasihan Anak Istri</title><description>&amp;nbsp;
Salah satu pemudik asal Tangerang, Zulang (22) mengatakan, ia bersama sang istri harus mengantre hingga 3 jam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/06/340/2993251/keluh-kesah-pemudik-terjebak-3-jam-masuk-pelabuhan-ciwandan-kasihan-anak-istri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/06/340/2993251/keluh-kesah-pemudik-terjebak-3-jam-masuk-pelabuhan-ciwandan-kasihan-anak-istri"/><item><title>Keluh Kesah Pemudik Terjebak 3 Jam Masuk Pelabuhan Ciwandan: Kasihan Anak Istri</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/06/340/2993251/keluh-kesah-pemudik-terjebak-3-jam-masuk-pelabuhan-ciwandan-kasihan-anak-istri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/06/340/2993251/keluh-kesah-pemudik-terjebak-3-jam-masuk-pelabuhan-ciwandan-kasihan-anak-istri</guid><pubDate>Sabtu 06 April 2024 06:45 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/06/340/2993251/keluh-kesah-pemudik-terjebak-3-jam-masuk-pelabuhan-ciwandan-kasihan-anak-istri-YmPihqueq9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemudik Pelabuhan Ciwandan (Foto: Riyan Rizki Roshali)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/06/340/2993251/keluh-kesah-pemudik-terjebak-3-jam-masuk-pelabuhan-ciwandan-kasihan-anak-istri-YmPihqueq9.jpg</image><title>Pemudik Pelabuhan Ciwandan (Foto: Riyan Rizki Roshali)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNS8xLzE3OTI2My81L3g4d2RtbGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


BANTEN - Antrean arus mudik yang menggunakan kendaraan roda dua di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, Sabtu (6/4/2024) dini hari mengular membuat warga harus antre hingga 3 jam.

Salah satu pemudik asal Tangerang, Zulang (22) mengatakan, ia bersama sang istri harus mengantre hingga 3 jam. Menurutnya, mudik tahun ini lebih parah jika dibandingkan tahun lalu.

&amp;ldquo;3 jam-an lah sudah ngantri di sini. Parah sekarang, kalau tahun lalu mungkin nunggu seperti ini cuma setengah jam-an,&amp;rdquo; kata Zulang saat ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Sabtu dini hari.

BACA JUGA:
H-4 Lebaran, Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak Kian Padat Pagi Ini


Dirinya tidak mengetahui pasti penyebab dari mengularnya antrean tersebut. Senada dengan Zulang, Niko (30) mengatakan dirinya sudah berjam-jam menunggu antrean ini.

Menurutnya, hal seperti ini justru merugikan masyarakat. Terlebih, kata dia, pemudik yang membawa istri dan anaknya.

&amp;ldquo;Kalau saya bawa anak dan isteri, tapi saya suruh ke posko dulu, kalau disini (ikut antri) kasihan. Di sana (posko) enak, bisa tidur-tiduran,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Cerita Pemudik Pertama Kali Ajak Anak Naik Motor ke Kampung Halaman, Sekali Istirahat Bisa Sejam

Ia menilai, penyebab terjadinya antrean ini dikarenakan lantaran terkendala dari kapal yang bersandar di Pelabuhan.



&amp;ldquo;Enggak tahu juga ya, mungkin karena kapalnya lambat kapalnya kali. Karena ngantri buat nyandarnya di sana. Kalau dari sana cepat, begitu datang langsung keluar kan cepat, nggak selama ini,&amp;rdquo; jelas dia.



Sebelumnya, berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi pada pukul 01.00 WIB, terlihat antrean itu sudah terjadi di area tunggu atau buffer zone pertama yang berada di dalam area di dekat akses menuju ke Kapal Ferry.



Akan tetapi, antrean itu semakin bertambah hingga di luar pintu masuk atau akses yang menuju ke kapal. Terlihat sejumlah petugas yang berjaga mencoba untuk mengatur panjang antrean.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNS8xLzE3OTI2My81L3g4d2RtbGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


BANTEN - Antrean arus mudik yang menggunakan kendaraan roda dua di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, Sabtu (6/4/2024) dini hari mengular membuat warga harus antre hingga 3 jam.

Salah satu pemudik asal Tangerang, Zulang (22) mengatakan, ia bersama sang istri harus mengantre hingga 3 jam. Menurutnya, mudik tahun ini lebih parah jika dibandingkan tahun lalu.

&amp;ldquo;3 jam-an lah sudah ngantri di sini. Parah sekarang, kalau tahun lalu mungkin nunggu seperti ini cuma setengah jam-an,&amp;rdquo; kata Zulang saat ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Sabtu dini hari.

BACA JUGA:
H-4 Lebaran, Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak Kian Padat Pagi Ini


Dirinya tidak mengetahui pasti penyebab dari mengularnya antrean tersebut. Senada dengan Zulang, Niko (30) mengatakan dirinya sudah berjam-jam menunggu antrean ini.

Menurutnya, hal seperti ini justru merugikan masyarakat. Terlebih, kata dia, pemudik yang membawa istri dan anaknya.

&amp;ldquo;Kalau saya bawa anak dan isteri, tapi saya suruh ke posko dulu, kalau disini (ikut antri) kasihan. Di sana (posko) enak, bisa tidur-tiduran,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Cerita Pemudik Pertama Kali Ajak Anak Naik Motor ke Kampung Halaman, Sekali Istirahat Bisa Sejam

Ia menilai, penyebab terjadinya antrean ini dikarenakan lantaran terkendala dari kapal yang bersandar di Pelabuhan.



&amp;ldquo;Enggak tahu juga ya, mungkin karena kapalnya lambat kapalnya kali. Karena ngantri buat nyandarnya di sana. Kalau dari sana cepat, begitu datang langsung keluar kan cepat, nggak selama ini,&amp;rdquo; jelas dia.



Sebelumnya, berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi pada pukul 01.00 WIB, terlihat antrean itu sudah terjadi di area tunggu atau buffer zone pertama yang berada di dalam area di dekat akses menuju ke Kapal Ferry.



Akan tetapi, antrean itu semakin bertambah hingga di luar pintu masuk atau akses yang menuju ke kapal. Terlihat sejumlah petugas yang berjaga mencoba untuk mengatur panjang antrean.</content:encoded></item></channel></rss>
