<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Polsek Sorong Kepulauan Dirusak dan Diserang Massa</title><description>Akibatnya, sejumlah kaca kantor Polsek hancur. Polisi mengamankan sembilan belas pelaku penyerangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/07/340/2993659/breaking-news-polsek-sorong-kepulauan-dirusak-dan-diserang-massa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/07/340/2993659/breaking-news-polsek-sorong-kepulauan-dirusak-dan-diserang-massa"/><item><title>Breaking News! Polsek Sorong Kepulauan Dirusak dan Diserang Massa</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/07/340/2993659/breaking-news-polsek-sorong-kepulauan-dirusak-dan-diserang-massa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/07/340/2993659/breaking-news-polsek-sorong-kepulauan-dirusak-dan-diserang-massa</guid><pubDate>Minggu 07 April 2024 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Chanry Andrew S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/07/340/2993659/breaking-news-polsek-sorong-kepulauan-dirusak-dan-diserang-massa-2I8w5YLlOi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku Penyerangan Polsek Sorong Kepulauan/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/07/340/2993659/breaking-news-polsek-sorong-kepulauan-dirusak-dan-diserang-massa-2I8w5YLlOi.jpg</image><title>Pelaku Penyerangan Polsek Sorong Kepulauan/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wMS8xLzE3OTA4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SORONG -Buntut kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, sekelompok massa menyerang Mapolsek Sorong Kepulauan, Papua Barat Daya.
Akibatnya, sejumlah kaca kantor Polsek hancur. Polisi mengamankan sembilan belas pelaku penyerangan.
Kejadian penyerangan tersebut terjadi dipicu kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur berusia lima tahun yang dilakukan oleh seorang pemuda berinisial AK warga Kota Sorong.

BACA JUGA:
7 Kolonel TNI AD Pecah Bintang, Diantaranya Perwira Kopassus Pemburu KKB&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Heppy Perdana Yudianto mengatakan, kasus penyerangan Mapolsek Sorong Kepulauan berawal dari pihak massa yang tak terima atas kejadian tersebut mendatangi Mapolsek Sorong kKpulauan untuk menemui pelaku.
&amp;ldquo;Namun keinginan massa tersebut ditolak oleh pihak Polsek dengan alasan kasus tersebut telah ditangani polisi, termasuk pelaku yang telah ditahan,&amp;rdquo; ujarnya, Minggu (7/4/2024).

BACA JUGA:
 4 Fakta Pentolan KKB Abubakar Kogoya Tewas saat Baku Tembak&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mereka tak terima imbauan polisi, massa bertindak anarkis dan melakukan penyerangan terhadap Mapolsek Sorong Kepulauan.
Akibat penyerangan dan perusakan tersebut,  sejumlah kaca kantor Polsek Sorong Kepulauan hancur, pagar kantor Mapolsek juga turut dirusak massa,&amp;rdquo;ungkapnya.Bekas pecahan kaca dan batu-batu berhamburan di halaman kantor polsek maupun di jalanan. Personel kepolisian Polresta Sorong Kota diback up pasukan Brimob, langsung mendatangi Mapolsek Sorong Kepulauan untuk mengendalikan situasi.

Sementara, pelaku berinisial AK telah di evakuasi ke Mapolresta Sorong Kota untuk dilakukan proses hukum.

Hingga saat ini situasi Kamtibmas di Pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauaan terpantau kondusif. Pasukan brimob bersenjata lengkap bersama personil kepolisian masih bersiaga di lokasi kejadian.

&amp;ldquo;Kami mengimbau masyarakat khususnya pihak keluarga korban untuk tidak melakukan aksi anarkis dan menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak kepolisian,&amp;rdquo;pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wMS8xLzE3OTA4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SORONG -Buntut kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, sekelompok massa menyerang Mapolsek Sorong Kepulauan, Papua Barat Daya.
Akibatnya, sejumlah kaca kantor Polsek hancur. Polisi mengamankan sembilan belas pelaku penyerangan.
Kejadian penyerangan tersebut terjadi dipicu kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur berusia lima tahun yang dilakukan oleh seorang pemuda berinisial AK warga Kota Sorong.

BACA JUGA:
7 Kolonel TNI AD Pecah Bintang, Diantaranya Perwira Kopassus Pemburu KKB&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Heppy Perdana Yudianto mengatakan, kasus penyerangan Mapolsek Sorong Kepulauan berawal dari pihak massa yang tak terima atas kejadian tersebut mendatangi Mapolsek Sorong kKpulauan untuk menemui pelaku.
&amp;ldquo;Namun keinginan massa tersebut ditolak oleh pihak Polsek dengan alasan kasus tersebut telah ditangani polisi, termasuk pelaku yang telah ditahan,&amp;rdquo; ujarnya, Minggu (7/4/2024).

BACA JUGA:
 4 Fakta Pentolan KKB Abubakar Kogoya Tewas saat Baku Tembak&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mereka tak terima imbauan polisi, massa bertindak anarkis dan melakukan penyerangan terhadap Mapolsek Sorong Kepulauan.
Akibat penyerangan dan perusakan tersebut,  sejumlah kaca kantor Polsek Sorong Kepulauan hancur, pagar kantor Mapolsek juga turut dirusak massa,&amp;rdquo;ungkapnya.Bekas pecahan kaca dan batu-batu berhamburan di halaman kantor polsek maupun di jalanan. Personel kepolisian Polresta Sorong Kota diback up pasukan Brimob, langsung mendatangi Mapolsek Sorong Kepulauan untuk mengendalikan situasi.

Sementara, pelaku berinisial AK telah di evakuasi ke Mapolresta Sorong Kota untuk dilakukan proses hukum.

Hingga saat ini situasi Kamtibmas di Pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauaan terpantau kondusif. Pasukan brimob bersenjata lengkap bersama personil kepolisian masih bersiaga di lokasi kejadian.

&amp;ldquo;Kami mengimbau masyarakat khususnya pihak keluarga korban untuk tidak melakukan aksi anarkis dan menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak kepolisian,&amp;rdquo;pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
