<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>1.786 Jiwa di Tujuh Kecamatan Terdampak Banjir dan Longsor Kota Bitung   </title><description>Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama sebabkan banjir dan tanah longsor di Kota Bitung, Sulawesi Utara&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/08/340/2994031/1-786-jiwa-di-tujuh-kecamatan-terdampak-banjir-dan-longsor-kota-bitung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/08/340/2994031/1-786-jiwa-di-tujuh-kecamatan-terdampak-banjir-dan-longsor-kota-bitung"/><item><title>1.786 Jiwa di Tujuh Kecamatan Terdampak Banjir dan Longsor Kota Bitung   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/08/340/2994031/1-786-jiwa-di-tujuh-kecamatan-terdampak-banjir-dan-longsor-kota-bitung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/08/340/2994031/1-786-jiwa-di-tujuh-kecamatan-terdampak-banjir-dan-longsor-kota-bitung</guid><pubDate>Senin 08 April 2024 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/08/340/2994031/1-786-jiwa-di-tujuh-kecamatan-terdampak-banjir-dan-longsor-kota-bitung-3Z3lNMbdH2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/08/340/2994031/1-786-jiwa-di-tujuh-kecamatan-terdampak-banjir-dan-longsor-kota-bitung-3Z3lNMbdH2.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama sebabkan banjir dan tanah longsor di Kota Bitung, Sulawesi Utara pada Minggu (7/4). Peristiwa ini berdampak pada tujuh kecamatan yang ada di Kota Bitung sejak pukul 01.00 WITA.



Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan pada pukul 19.08 WIB, tujuh kecamatan terdampak antara lain, Kecamatan Lembeh Utara, Kecamatan Maesa, Kecamatan Madidir, Kecamatan Girian, Kecamatan Aertembaga, Kecamatan Ranowulu dan Kecamatan Matuwari.



&amp;ldquo;Berdasarkan pendataan sementara yang berhasil dihimpun, sebanyak 550 kepala keluarga atau 1.786 jiwa warga yang berada di tujuh kecamatan tersebut terdampak. Sebagian warga dilaporkan memilih mengungsi ke tempat kerabat yang lebih aman,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (8/4/2024).

BACA JUGA:
 Empat Rumah Terbawa Arus Banjir di Kabupaten Buol&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sejumlah insfrastruktur alami turut alami imbas dari kejadian itu, yaitu 437 unit rumah terendam, lima unit rumah rusak berat dan 11 unit rumah rusak sedang. Satu fasilitas pendidikan terdampak dan beberapa akses jalan tertimbun longsor.



Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung dan tim gabungan langsung terjun ke lokasi terdampak guna melakukan pendataan, memberikan bantuan permakanan dan melakukan pembersihan material longsor dengan menggunakan alat berat.



BNPB mengimbau kepada warga dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah, mengingat saat ini sejumlah wilayah masih memasuki musim penghujan.

BACA JUGA:
150 Rumah Terendam Banjir di Teluk Bintuni Papua Barat

&amp;ldquo;Untuk tanah longsor dapat melakukan penanaman pohon berakar kuat yang dapat mengikat tanah dengan baik pada tebing ataupun lereng bukit. Sementara itu, agar memantau informasi terkini terkait cuaca sebagai langkah awal untuk melakukan antisipasi jika terjadi banjir,&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama sebabkan banjir dan tanah longsor di Kota Bitung, Sulawesi Utara pada Minggu (7/4). Peristiwa ini berdampak pada tujuh kecamatan yang ada di Kota Bitung sejak pukul 01.00 WITA.



Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan pada pukul 19.08 WIB, tujuh kecamatan terdampak antara lain, Kecamatan Lembeh Utara, Kecamatan Maesa, Kecamatan Madidir, Kecamatan Girian, Kecamatan Aertembaga, Kecamatan Ranowulu dan Kecamatan Matuwari.



&amp;ldquo;Berdasarkan pendataan sementara yang berhasil dihimpun, sebanyak 550 kepala keluarga atau 1.786 jiwa warga yang berada di tujuh kecamatan tersebut terdampak. Sebagian warga dilaporkan memilih mengungsi ke tempat kerabat yang lebih aman,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (8/4/2024).

BACA JUGA:
 Empat Rumah Terbawa Arus Banjir di Kabupaten Buol&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sejumlah insfrastruktur alami turut alami imbas dari kejadian itu, yaitu 437 unit rumah terendam, lima unit rumah rusak berat dan 11 unit rumah rusak sedang. Satu fasilitas pendidikan terdampak dan beberapa akses jalan tertimbun longsor.



Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung dan tim gabungan langsung terjun ke lokasi terdampak guna melakukan pendataan, memberikan bantuan permakanan dan melakukan pembersihan material longsor dengan menggunakan alat berat.



BNPB mengimbau kepada warga dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah, mengingat saat ini sejumlah wilayah masih memasuki musim penghujan.

BACA JUGA:
150 Rumah Terendam Banjir di Teluk Bintuni Papua Barat

&amp;ldquo;Untuk tanah longsor dapat melakukan penanaman pohon berakar kuat yang dapat mengikat tanah dengan baik pada tebing ataupun lereng bukit. Sementara itu, agar memantau informasi terkini terkait cuaca sebagai langkah awal untuk melakukan antisipasi jika terjadi banjir,&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
