<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Kecelakaan Tol Japek Bertambah, 13 Orang Meninggal Dunia</title><description>Jadi ada secara keseluruhan ada 13 kantong mayat yang sedang diidentifikasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/08/525/2993965/korban-kecelakaan-tol-japek-bertambah-13-orang-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/08/525/2993965/korban-kecelakaan-tol-japek-bertambah-13-orang-meninggal-dunia"/><item><title>Korban Kecelakaan Tol Japek Bertambah, 13 Orang Meninggal Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/08/525/2993965/korban-kecelakaan-tol-japek-bertambah-13-orang-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/08/525/2993965/korban-kecelakaan-tol-japek-bertambah-13-orang-meninggal-dunia</guid><pubDate>Senin 08 April 2024 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/08/525/2993965/korban-kecelakaan-tol-japek-bertambah-13-orang-meninggal-dunia-prHaf2z0vJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan di Tol Japek 12 orang meninggal (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/08/525/2993965/korban-kecelakaan-tol-japek-bertambah-13-orang-meninggal-dunia-prHaf2z0vJ.jpg</image><title>Kecelakaan di Tol Japek 12 orang meninggal (Foto : iNews)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wOC8xLzE3OTM2NC81L3g4d2hwczI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Korban meninggal bertambah akibat kecelakaan di jalur contra flow atau arus berlawanan di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) kilometer (KM) 58, Senin (8/4/2024) pukul 07.04 WIB. Tercatat sebanyak 13 orang dilaporkan meninggal dunia.

&amp;ldquo;Jadi ada secara keseluruhan ada 13 kantong mayat yang sedang diidentifikasi. Di dalam sudah ada tim dari Inafis dari DVI dari forensik RSUD Karawang yang sedang mengidentifikasi korban yang luka bakar ini,&amp;rdquo; ungkap Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan dalam keterangannya di RSUD Karawang, Jawa Barat.


BACA JUGA:
Jasa Raharja Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan di Tol Japek


Sementara itu, Aan mengatakan saat ini da 6 mayat yang utuh dan sedang diidentifikasi oleh tim Inafis. Dia mengatakan satu yang telah teridentifikasi beralamatkan di Kudus yakni dari penumpang Grand Max.

&amp;ldquo;Ada 1 ya dari data Inafis kita yang investasi di alamatnya di Kudus, untuk penumpang Grand Max ini. Ini identik, tapi kita akan pastikan dengan alamat yang ada,&amp;rdquo; ujarnya.


BACA JUGA:
Pemudik Jalan Kaki di Tol Cisumdawi Cari Tasnya yang Jatuh


&amp;ldquo;Kita pastikan betul tidak korban karena sudah 100% malah sudah sampai ke pengarangan. Jadi ini ada satu identitas sudah kita identifikasi cuman perlu kita pastikan lagi ya untuk alamatnya,&amp;rdquo; imbuhnya.

Sementara itu, korban lainnya selain korban meninggal yakni kernet bus yang mengalami luka berat dan satu penumpang luka ringan.&amp;ldquo;Kemudian yang kedua selain korban yang meninggal dunia ada juga yang luka berat dan luka ringan ada di RS Rosela sekarang itu kernet bis luka berat kemudian 1 penumpang bis, itu yang luka ringan. Jadi itu keseluruhan,&amp;rdquo; tuturnya.

&amp;ldquo;Untuk olah TKP nanti akan dilaksanakan oleh tim dari Polda gabungan dengan Mabes Polri Korlantas dengan menggunakan TAA ya mudah-mudahan dalam waktu cepat bisa teridentifikasi penyebab-penyebab kecelakaan yang terjadi,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wOC8xLzE3OTM2NC81L3g4d2hwczI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Korban meninggal bertambah akibat kecelakaan di jalur contra flow atau arus berlawanan di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) kilometer (KM) 58, Senin (8/4/2024) pukul 07.04 WIB. Tercatat sebanyak 13 orang dilaporkan meninggal dunia.

&amp;ldquo;Jadi ada secara keseluruhan ada 13 kantong mayat yang sedang diidentifikasi. Di dalam sudah ada tim dari Inafis dari DVI dari forensik RSUD Karawang yang sedang mengidentifikasi korban yang luka bakar ini,&amp;rdquo; ungkap Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan dalam keterangannya di RSUD Karawang, Jawa Barat.


BACA JUGA:
Jasa Raharja Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan di Tol Japek


Sementara itu, Aan mengatakan saat ini da 6 mayat yang utuh dan sedang diidentifikasi oleh tim Inafis. Dia mengatakan satu yang telah teridentifikasi beralamatkan di Kudus yakni dari penumpang Grand Max.

&amp;ldquo;Ada 1 ya dari data Inafis kita yang investasi di alamatnya di Kudus, untuk penumpang Grand Max ini. Ini identik, tapi kita akan pastikan dengan alamat yang ada,&amp;rdquo; ujarnya.


BACA JUGA:
Pemudik Jalan Kaki di Tol Cisumdawi Cari Tasnya yang Jatuh


&amp;ldquo;Kita pastikan betul tidak korban karena sudah 100% malah sudah sampai ke pengarangan. Jadi ini ada satu identitas sudah kita identifikasi cuman perlu kita pastikan lagi ya untuk alamatnya,&amp;rdquo; imbuhnya.

Sementara itu, korban lainnya selain korban meninggal yakni kernet bus yang mengalami luka berat dan satu penumpang luka ringan.&amp;ldquo;Kemudian yang kedua selain korban yang meninggal dunia ada juga yang luka berat dan luka ringan ada di RS Rosela sekarang itu kernet bis luka berat kemudian 1 penumpang bis, itu yang luka ringan. Jadi itu keseluruhan,&amp;rdquo; tuturnya.

&amp;ldquo;Untuk olah TKP nanti akan dilaksanakan oleh tim dari Polda gabungan dengan Mabes Polri Korlantas dengan menggunakan TAA ya mudah-mudahan dalam waktu cepat bisa teridentifikasi penyebab-penyebab kecelakaan yang terjadi,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
