<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M6,1 Guncang Ransiki Papua Barat, Akibat Aktivitas Sesar Sorong-Yapen</title><description>BMKG melaporkan gempa dengan kekuatan M6,1 mengguncang Ransiki, Papua Barat, Selasa (9/4/2024)</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/09/340/2994266/gempa-m6-1-guncang-ransiki-papua-barat-akibat-aktivitas-sesar-sorong-yapen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/09/340/2994266/gempa-m6-1-guncang-ransiki-papua-barat-akibat-aktivitas-sesar-sorong-yapen"/><item><title>Gempa M6,1 Guncang Ransiki Papua Barat, Akibat Aktivitas Sesar Sorong-Yapen</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/09/340/2994266/gempa-m6-1-guncang-ransiki-papua-barat-akibat-aktivitas-sesar-sorong-yapen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/09/340/2994266/gempa-m6-1-guncang-ransiki-papua-barat-akibat-aktivitas-sesar-sorong-yapen</guid><pubDate>Selasa 09 April 2024 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/09/340/2994266/gempa-m6-1-guncang-ransiki-papua-barat-akibat-aktivitas-sesar-sorong-yapen-Qi4abkzvNb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa M6,1 guncang Papua Barat (Foto : BMKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/09/340/2994266/gempa-m6-1-guncang-ransiki-papua-barat-akibat-aktivitas-sesar-sorong-yapen-Qi4abkzvNb.jpg</image><title>Gempa M6,1 guncang Papua Barat (Foto : BMKG)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M6,1 mengguncang Ransiki, Papua Barat, Selasa (9/4/2024), pukul 07.02.53 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,73&amp;deg; LS ; 134,50&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 46 Km arah Tenggara Ransiki, Papua Barat pada kedalaman 11 km.


BACA JUGA:
Dikatai Alien, Pemuda Ludahi Perempuan di Restoran


&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas  Sesar Sorong-Yapen (segmen laut). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser ( strike-slip ),&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.

Daryono mengatakan gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Ransiki dengan skala intensitas III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), daerah Manokwari dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), daerah Biak, Serui, Wondama dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), dan daerah Nabire dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

&amp;ldquo;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 07.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ),&amp;rdquo; ujar Daryono.


BACA JUGA:
 Gempa M5,3 Guncang Laut Banda Maluku Barat Daya, Ini Hasil Analisis BMKG&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M6,1 mengguncang Ransiki, Papua Barat, Selasa (9/4/2024), pukul 07.02.53 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,73&amp;deg; LS ; 134,50&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 46 Km arah Tenggara Ransiki, Papua Barat pada kedalaman 11 km.


BACA JUGA:
Dikatai Alien, Pemuda Ludahi Perempuan di Restoran


&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas  Sesar Sorong-Yapen (segmen laut). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser ( strike-slip ),&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.

Daryono mengatakan gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Ransiki dengan skala intensitas III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), daerah Manokwari dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), daerah Biak, Serui, Wondama dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), dan daerah Nabire dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

&amp;ldquo;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 07.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ),&amp;rdquo; ujar Daryono.


BACA JUGA:
 Gempa M5,3 Guncang Laut Banda Maluku Barat Daya, Ini Hasil Analisis BMKG&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
