<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Khotbah Idul Fitri, Khamenei Bersumpah Balas Serangan Israel Usai Serangan Konsulat Iran di Suriah</title><description>Ayatollah tidak menjelaskan secara rinci bagaimana mereka akan membalas.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/11/18/2994994/khotbah-idul-fitri-khamenei-bersumpah-balas-serangan-israel-usai-serangan-konsulat-iran-di-suriah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/11/18/2994994/khotbah-idul-fitri-khamenei-bersumpah-balas-serangan-israel-usai-serangan-konsulat-iran-di-suriah"/><item><title>Khotbah Idul Fitri, Khamenei Bersumpah Balas Serangan Israel Usai Serangan Konsulat Iran di Suriah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/11/18/2994994/khotbah-idul-fitri-khamenei-bersumpah-balas-serangan-israel-usai-serangan-konsulat-iran-di-suriah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/11/18/2994994/khotbah-idul-fitri-khamenei-bersumpah-balas-serangan-israel-usai-serangan-konsulat-iran-di-suriah</guid><pubDate>Kamis 11 April 2024 18:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/11/18/2994994/khotbah-idul-fitri-khamenei-bersumpah-balas-serangan-israel-usai-serangan-konsulat-iran-di-suriah-XFCHMkV65V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Khamenei bersumpah balas serangan Israel usai serangan konsulat Iran di Suriah (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/11/18/2994994/khotbah-idul-fitri-khamenei-bersumpah-balas-serangan-israel-usai-serangan-konsulat-iran-di-suriah-XFCHMkV65V.jpg</image><title>Khamenei bersumpah balas serangan Israel usai serangan konsulat Iran di Suriah (Foto: AFP)</title></images><description>IRAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Rabu (10/4/2024), menegaskan kembali janjinya untuk membalas Israel atas serangan terhadap konsulatnya di Damaskus, Suriah.
Khamenei menyampaikan pernyataan tersebut saat khotbah salat Idul Fitri yang merayakan akhir bulan suci Ramadhan. Dalam khotbah itu, Khamenei mengatakan bahwa serangan terhadap konsulatnya berarti serangan terhadap wilayah Iran.

BACA JUGA:
Menlu Hossein Tuduh AS Beri Lampu Hijau kepada Israel untuk Serang Konsulat Iran di Suriah

&amp;ldquo;Ketika mereka menyerang wilayah konsulat kami, mereka seperti menyerang wilayah kami,&amp;rdquo; kata Khamenei, dalam sambutannya yang disiarkan oleh TV pemerintah Iran.

BACA JUGA:
Israel Ancam Serang Iran Secara Langsung jika Iran Lancarkan Serangan Balasan dari Wilayahnya

&amp;ldquo;Rezim jahat harus dihukum, dan mereka akan dihukum,&amp;rdquo; lanjutnya.
Ayatollah tidak menjelaskan secara rinci bagaimana mereka akan membalas.
Khamenei juga mengkritik Barat, khususnya AS dan Inggris, karena mendukung Israel dalam perang melawan Hamas di Gaza.
&amp;ldquo;Diharapkan mereka akan mencegah Israel dalam bencana ini. Mereka tidak. Mereka tidak memenuhi tugasnya, pemerintah Barat,&amp;rdquo; tambahnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Israel Katz pada Rabu (10/4/2024) mengancam bahwa pasukan negaranya akan menyerang Iran secara langsung jika Republik Islam melancarkan serangan balasan dari wilayahnya terhadap Israel.

Komentarnya muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara yang bersaing menyusul pembunuhan jenderal Iran dalam ledakan di konsulat Iran di Suriah awal bulan ini.
&amp;ldquo;Jika Iran menyerang dari wilayahnya, Israel akan membalas dan menyerang di Iran,&amp;rdquo; cuitnya dalam sebuah postingan di X dalam bahasa Farsi dan Ibrani, dikutip AP.

Seperti diketahui, Teheran menganggap Israel bertanggung jawab atas serangan yang meratakan bangunan tersebut, menewaskan 12 orang. Israel belum mengakui keterlibatannya, meskipun pihaknya telah bersiap menghadapi tanggapan Iran terhadap serangan tersebut, sebuah peningkatan signifikan dalam perang bayangan mereka yang telah berlangsung lama.



Serangan tersebut menewaskan Jenderal Mohammad Reza Zahedi, seorang tokoh senior di Garda Revolusi Islam Iran yang memimpin Pasukan Quds di Lebanon dan Suriah hingga tahun 2016. Sebelas orang lainnya yang tewas termasuk enam anggota Garda Revolusi, empat warga Suriah, dan seorang anggota milisi Hizbullah.



Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Hossein Amirabdollahian pada Senin (8/4/2024) menuduh Amerika Serikat (AS) memberikan &amp;ldquo;lampu hijau&amp;rdquo; kepada Israel untuk melakukan serangan terhadap gedung konsulatnya di Suriah yang menewaskan tujuh pejabat militer Iran termasuk dua jenderal.

Hossein menegaskan kembali janji Teheran bahwa mereka akan menanggapi serangan tersebut, yang secara luas disalahkan pada Israel, yang tampaknya menandakan peningkatan penargetan Israel terhadap pejabat militer Iran, yang mendukung kelompok militan yang memerangi Israel di Gaza, dan di sepanjang perbatasannya dengan Lebanon.

</description><content:encoded>IRAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Rabu (10/4/2024), menegaskan kembali janjinya untuk membalas Israel atas serangan terhadap konsulatnya di Damaskus, Suriah.
Khamenei menyampaikan pernyataan tersebut saat khotbah salat Idul Fitri yang merayakan akhir bulan suci Ramadhan. Dalam khotbah itu, Khamenei mengatakan bahwa serangan terhadap konsulatnya berarti serangan terhadap wilayah Iran.

BACA JUGA:
Menlu Hossein Tuduh AS Beri Lampu Hijau kepada Israel untuk Serang Konsulat Iran di Suriah

&amp;ldquo;Ketika mereka menyerang wilayah konsulat kami, mereka seperti menyerang wilayah kami,&amp;rdquo; kata Khamenei, dalam sambutannya yang disiarkan oleh TV pemerintah Iran.

BACA JUGA:
Israel Ancam Serang Iran Secara Langsung jika Iran Lancarkan Serangan Balasan dari Wilayahnya

&amp;ldquo;Rezim jahat harus dihukum, dan mereka akan dihukum,&amp;rdquo; lanjutnya.
Ayatollah tidak menjelaskan secara rinci bagaimana mereka akan membalas.
Khamenei juga mengkritik Barat, khususnya AS dan Inggris, karena mendukung Israel dalam perang melawan Hamas di Gaza.
&amp;ldquo;Diharapkan mereka akan mencegah Israel dalam bencana ini. Mereka tidak. Mereka tidak memenuhi tugasnya, pemerintah Barat,&amp;rdquo; tambahnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Israel Katz pada Rabu (10/4/2024) mengancam bahwa pasukan negaranya akan menyerang Iran secara langsung jika Republik Islam melancarkan serangan balasan dari wilayahnya terhadap Israel.

Komentarnya muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara yang bersaing menyusul pembunuhan jenderal Iran dalam ledakan di konsulat Iran di Suriah awal bulan ini.
&amp;ldquo;Jika Iran menyerang dari wilayahnya, Israel akan membalas dan menyerang di Iran,&amp;rdquo; cuitnya dalam sebuah postingan di X dalam bahasa Farsi dan Ibrani, dikutip AP.

Seperti diketahui, Teheran menganggap Israel bertanggung jawab atas serangan yang meratakan bangunan tersebut, menewaskan 12 orang. Israel belum mengakui keterlibatannya, meskipun pihaknya telah bersiap menghadapi tanggapan Iran terhadap serangan tersebut, sebuah peningkatan signifikan dalam perang bayangan mereka yang telah berlangsung lama.



Serangan tersebut menewaskan Jenderal Mohammad Reza Zahedi, seorang tokoh senior di Garda Revolusi Islam Iran yang memimpin Pasukan Quds di Lebanon dan Suriah hingga tahun 2016. Sebelas orang lainnya yang tewas termasuk enam anggota Garda Revolusi, empat warga Suriah, dan seorang anggota milisi Hizbullah.



Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Hossein Amirabdollahian pada Senin (8/4/2024) menuduh Amerika Serikat (AS) memberikan &amp;ldquo;lampu hijau&amp;rdquo; kepada Israel untuk melakukan serangan terhadap gedung konsulatnya di Suriah yang menewaskan tujuh pejabat militer Iran termasuk dua jenderal.

Hossein menegaskan kembali janji Teheran bahwa mereka akan menanggapi serangan tersebut, yang secara luas disalahkan pada Israel, yang tampaknya menandakan peningkatan penargetan Israel terhadap pejabat militer Iran, yang mendukung kelompok militan yang memerangi Israel di Gaza, dan di sepanjang perbatasannya dengan Lebanon.

</content:encoded></item></channel></rss>
