<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sosok Babe Sani, Tokoh Betawi Jago Silat yang Disegani Punggawa Kopassus</title><description>Sebagai anak Betawi, dia juga memiliki keahlian dalam seni bela diri pukulan atau silat khas Betawi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/11/337/2994230/sosok-babe-sani-tokoh-betawi-jago-silat-yang-disegani-punggawa-kopassus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/11/337/2994230/sosok-babe-sani-tokoh-betawi-jago-silat-yang-disegani-punggawa-kopassus"/><item><title>Sosok Babe Sani, Tokoh Betawi Jago Silat yang Disegani Punggawa Kopassus</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/11/337/2994230/sosok-babe-sani-tokoh-betawi-jago-silat-yang-disegani-punggawa-kopassus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/11/337/2994230/sosok-babe-sani-tokoh-betawi-jago-silat-yang-disegani-punggawa-kopassus</guid><pubDate>Kamis 11 April 2024 08:12 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/09/337/2994230/sosok-babe-sani-tokoh-betawi-jago-silat-yang-disegani-punggawa-kopassus-12UUi0BXDa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Letjen (Purn) M Sanif (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/09/337/2994230/sosok-babe-sani-tokoh-betawi-jago-silat-yang-disegani-punggawa-kopassus-12UUi0BXDa.jpg</image><title>Letjen (Purn) M Sanif (Foto: Wikipedia)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Letjen (Purn) Muhammad Sanif, atau yang akrab disapa Babe Sani, merupakan tokoh militer dan pejuang kemerdekaan yang dikenal karena keberaniannya di medan pertempuran. Sebagai anak Betawi, dia juga memiliki keahlian dalam seni bela diri pukulan atau silat khas Betawi.

Melansir dari berbagai sumber, Babe Sani lahir pada 16 Agustus 1928 di Kramat, Jakarta Pusat. Menelusuri jejaknya, Babe Sani adalah keturunan keluarga pejuang pada masa revolusi, pasangan Niming dan Samiah.

BACA JUGA:
Mayat Bayi di Tumpukan Sampah Gegerkan Warga Sukaraja Bogor


Ia turut serta dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah. Bahkan, keluarganya telah lama terlibat dalam perjuangan kemerdekaan, dengan pamannya yang menjadi pejuang BKR Laut dan kakak-kakaknya, Lili Suherli dan Siti Jumenah juga terlibat dalam perjuangan tersebut.

Keberanian dan semangat perjuangan Babe Sani di medan pertempuran diakui oleh tokoh militer terkemuka, Letnan Jenderal (purn) LB Moerdani, yang memuji semangat dan keberaniannya. Karier Babe Sani dalam dunia militer juga cemerlang.

BACA JUGA:
Mayat Bayi di Tumpukan Sampah Gegerkan Warga Sukaraja Bogor


Sederet jabatan strategis pernah diembannya. Dia pernah menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad (1976-1977), Komandan Pussenif (1977&amp;ndash;1979), Panglima Kodam XII/Tanjungpura (1979&amp;ndash;1980), Panglima Kodam II/Bukit Barisan (1980&amp;ndash;1981), dan Asisten Operasi Panglima ABRI. Ia pensiun dengan pangkat Letnan Jenderal.

Lantaran ketokohannya, Babe Sani hampir menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pada masa Orde Baru, Babe Sani hampir diangkat oleh Presiden Soeharto sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun, rencana itu berubah, dan akhirnya ia digantikan oleh Suryadi Sudirja, juga seorang tokoh militer. Suryadi kemudian memimpin ibu kota pada periode 1992&amp;ndash;1997.



Pada 8 Mei 2015, Babe Sani wafat dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Jawa Barat. Hingga kini, namanya tetap diingat oleh masyarakat Betawi.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Letjen (Purn) Muhammad Sanif, atau yang akrab disapa Babe Sani, merupakan tokoh militer dan pejuang kemerdekaan yang dikenal karena keberaniannya di medan pertempuran. Sebagai anak Betawi, dia juga memiliki keahlian dalam seni bela diri pukulan atau silat khas Betawi.

Melansir dari berbagai sumber, Babe Sani lahir pada 16 Agustus 1928 di Kramat, Jakarta Pusat. Menelusuri jejaknya, Babe Sani adalah keturunan keluarga pejuang pada masa revolusi, pasangan Niming dan Samiah.

BACA JUGA:
Mayat Bayi di Tumpukan Sampah Gegerkan Warga Sukaraja Bogor


Ia turut serta dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah. Bahkan, keluarganya telah lama terlibat dalam perjuangan kemerdekaan, dengan pamannya yang menjadi pejuang BKR Laut dan kakak-kakaknya, Lili Suherli dan Siti Jumenah juga terlibat dalam perjuangan tersebut.

Keberanian dan semangat perjuangan Babe Sani di medan pertempuran diakui oleh tokoh militer terkemuka, Letnan Jenderal (purn) LB Moerdani, yang memuji semangat dan keberaniannya. Karier Babe Sani dalam dunia militer juga cemerlang.

BACA JUGA:
Mayat Bayi di Tumpukan Sampah Gegerkan Warga Sukaraja Bogor


Sederet jabatan strategis pernah diembannya. Dia pernah menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad (1976-1977), Komandan Pussenif (1977&amp;ndash;1979), Panglima Kodam XII/Tanjungpura (1979&amp;ndash;1980), Panglima Kodam II/Bukit Barisan (1980&amp;ndash;1981), dan Asisten Operasi Panglima ABRI. Ia pensiun dengan pangkat Letnan Jenderal.

Lantaran ketokohannya, Babe Sani hampir menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pada masa Orde Baru, Babe Sani hampir diangkat oleh Presiden Soeharto sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun, rencana itu berubah, dan akhirnya ia digantikan oleh Suryadi Sudirja, juga seorang tokoh militer. Suryadi kemudian memimpin ibu kota pada periode 1992&amp;ndash;1997.



Pada 8 Mei 2015, Babe Sani wafat dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Jawa Barat. Hingga kini, namanya tetap diingat oleh masyarakat Betawi.

</content:encoded></item></channel></rss>
