<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lakukan Evaluasi, Polisi Bakal Tambah Reflektor di Jalur Contraflow pada Arus Balik 2024</title><description>&amp;nbsp;Aan menjelaskan, jika salah satu titik kemacetan di Tol Japek berada di Km 66.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/11/337/2995013/lakukan-evaluasi-polisi-bakal-tambah-reflektor-di-jalur-contraflow-pada-arus-balik-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/11/337/2995013/lakukan-evaluasi-polisi-bakal-tambah-reflektor-di-jalur-contraflow-pada-arus-balik-2024"/><item><title>Lakukan Evaluasi, Polisi Bakal Tambah Reflektor di Jalur Contraflow pada Arus Balik 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/11/337/2995013/lakukan-evaluasi-polisi-bakal-tambah-reflektor-di-jalur-contraflow-pada-arus-balik-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/11/337/2995013/lakukan-evaluasi-polisi-bakal-tambah-reflektor-di-jalur-contraflow-pada-arus-balik-2024</guid><pubDate>Kamis 11 April 2024 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/11/337/2995013/lakukan-evaluasi-polisi-bakal-tambah-reflektor-di-jalur-contraflow-pada-arus-balik-2024-IbZm1MdsSZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan (Foto: Ravie Wardana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/11/337/2995013/lakukan-evaluasi-polisi-bakal-tambah-reflektor-di-jalur-contraflow-pada-arus-balik-2024-IbZm1MdsSZ.jpg</image><title>Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan (Foto: Ravie Wardana)</title></images><description>KARAWANG - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Irjen Aan Suhanan menyampaikan evaluasi dari pihaknya terkait penerapan contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada arus balik mudik 2024 yang diprediksi terjadi pada 13-15 April mendatang.

Aan menjelaskan, jika salah satu titik kemacetan di Tol Japek berada di Km 66. Sebab, kata Aan, titik itu menjadi pusat pertemuan antar dua ruas tol.

&quot;Di Km 66 itu pertemuan antara Transjawa dari arah Timur dan Cipularang dari arah Bandung. Jadi di pertemuan tersebut visiratio ada di 1,16. Dilakukan rekayasa lalu lintas pun ini masih ada di 0,96, artinya masih cukup berat,&quot; papar Aan.

&quot;Tapi ini kita akan kelola, Mudah-mudahan dengan beberapa pembatasan nanti ini bisa mengurangi kepada visiratio yang lebih ideal lagi,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Ini Identitas Korban Tewas dan Luka Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Tol Batang


Nantinya, pihak Korlantas Polri akan menambahkan reflektor atau pantulan cahaya jalan demi keselamatan pemudik khususnya yang berada di jalur contraflow.

&quot;Nanti ada beberapa perbaikan, terutama terkait dengan safety keselamatan, kita akan memberikan reflektor, nanti dari arah contraflow maupun dari arah yang jalur seharusnya,&quot; jelas Aan Suhanan.

&quot;Kalau kemarin hanya satu bagian, nanti akan kasih dua bagian, kemudian untuk jarak, kalau kemarin 30 meter, sekarang jadi 10 meter, dan tiap 2,5 meter ada yang dirapatkan setiap 2,5 meter, akan kita rapatkan untuk pembatasnya,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
156.419 Kendaraan Pemudik Tinggalkan Jakarta saat Hari Lebaran


Lebih lanjut, polisi juga akan menempatkan petugas untuk berjaga di setiap titik yang berpotensi macet horor.

&quot;Kemudian kita juga akan menyiapkan safety car. Artinya nanti akan dikawal kalau kita mulai dari Km 72 sampai Km 47, setelah itu akan dikawal kembali, ini untuk memelihara kecepatan di contraflow yang maksimal hanya 60 km saja ya,&quot; lanjut Aan Suhanan.

&quot;Itu beberapa upaya yang kita lakukan untuk kendaraan-kendaraan penyelamatan derek dan sebagainya ini akan diperbanyak di ruas-ruas contraflow ini, sehingga kecepatan untuk menanganin gangguan maupun kecelakaan di Cf ini akan lebih cepat lagi,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>KARAWANG - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Irjen Aan Suhanan menyampaikan evaluasi dari pihaknya terkait penerapan contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada arus balik mudik 2024 yang diprediksi terjadi pada 13-15 April mendatang.

Aan menjelaskan, jika salah satu titik kemacetan di Tol Japek berada di Km 66. Sebab, kata Aan, titik itu menjadi pusat pertemuan antar dua ruas tol.

&quot;Di Km 66 itu pertemuan antara Transjawa dari arah Timur dan Cipularang dari arah Bandung. Jadi di pertemuan tersebut visiratio ada di 1,16. Dilakukan rekayasa lalu lintas pun ini masih ada di 0,96, artinya masih cukup berat,&quot; papar Aan.

&quot;Tapi ini kita akan kelola, Mudah-mudahan dengan beberapa pembatasan nanti ini bisa mengurangi kepada visiratio yang lebih ideal lagi,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Ini Identitas Korban Tewas dan Luka Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Tol Batang


Nantinya, pihak Korlantas Polri akan menambahkan reflektor atau pantulan cahaya jalan demi keselamatan pemudik khususnya yang berada di jalur contraflow.

&quot;Nanti ada beberapa perbaikan, terutama terkait dengan safety keselamatan, kita akan memberikan reflektor, nanti dari arah contraflow maupun dari arah yang jalur seharusnya,&quot; jelas Aan Suhanan.

&quot;Kalau kemarin hanya satu bagian, nanti akan kasih dua bagian, kemudian untuk jarak, kalau kemarin 30 meter, sekarang jadi 10 meter, dan tiap 2,5 meter ada yang dirapatkan setiap 2,5 meter, akan kita rapatkan untuk pembatasnya,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
156.419 Kendaraan Pemudik Tinggalkan Jakarta saat Hari Lebaran


Lebih lanjut, polisi juga akan menempatkan petugas untuk berjaga di setiap titik yang berpotensi macet horor.

&quot;Kemudian kita juga akan menyiapkan safety car. Artinya nanti akan dikawal kalau kita mulai dari Km 72 sampai Km 47, setelah itu akan dikawal kembali, ini untuk memelihara kecepatan di contraflow yang maksimal hanya 60 km saja ya,&quot; lanjut Aan Suhanan.

&quot;Itu beberapa upaya yang kita lakukan untuk kendaraan-kendaraan penyelamatan derek dan sebagainya ini akan diperbanyak di ruas-ruas contraflow ini, sehingga kecepatan untuk menanganin gangguan maupun kecelakaan di Cf ini akan lebih cepat lagi,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
