<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Kecelakaan Bus Rosalia, Polisi: 7 Korban Tewas karena Terlempar dan Terjepit</title><description>Korban meninggal dunia dari kecelakaan Bus PO. Rosalia Indah di Tol KM 370 Batang-Semarang disebabkan karena terlempar dan terjepit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/11/512/2994953/tragedi-kecelakaan-bus-rosalia-polisi-7-korban-tewas-karena-terlempar-dan-terjepit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/11/512/2994953/tragedi-kecelakaan-bus-rosalia-polisi-7-korban-tewas-karena-terlempar-dan-terjepit"/><item><title>Tragedi Kecelakaan Bus Rosalia, Polisi: 7 Korban Tewas karena Terlempar dan Terjepit</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/11/512/2994953/tragedi-kecelakaan-bus-rosalia-polisi-7-korban-tewas-karena-terlempar-dan-terjepit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/11/512/2994953/tragedi-kecelakaan-bus-rosalia-polisi-7-korban-tewas-karena-terlempar-dan-terjepit</guid><pubDate>Kamis 11 April 2024 15:52 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/11/512/2994953/tragedi-kecelakaan-bus-rosalia-polisi-7-korban-tewas-karena-terlempar-dan-terjepit-9bqTJVDlQF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirlantas Polda Jateng Kombes Sonny Irawan (Foto: Nur Khabibi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/11/512/2994953/tragedi-kecelakaan-bus-rosalia-polisi-7-korban-tewas-karena-terlempar-dan-terjepit-9bqTJVDlQF.jpg</image><title>Dirlantas Polda Jateng Kombes Sonny Irawan (Foto: Nur Khabibi)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMS8xLzE3OTUwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


KENDAL - Dirlantas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Sonny Irawan menyatakan, korban meninggal dunia dari kecelakaan Bus PO. Rosalia Indah di Tol KM 370 Batang-Semarang disebabkan karena terlempar dan terjepit.

Hal itu ia sampaikan saat konferensi pers kecelakaan di KM 370 yang juga dihadiri Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan di RSI Weleri, Kendal.

&quot;Sebagian besar penumpang itu yang meninggal dunia ada yang terlempar dan dua yang terjepit,&quot; kata Sonny, Kamis (11/4/2024).

BACA JUGA:
Jasa Raharja Percepat Pemberian Santunan Korban Kecelakaan Bus Rosalia Indah


Berdasarkan laporan Kasatlantas, Sonny menyebutkan titik awal olengnya bus jurusan Bekasi-Surabaya itu di KM 370+50.

&quot;Kasatlantas itu melaporkan bahwa titik tumbur pertama kali 370 poin 50, kemudian titik akhirnya di 370+200. Nah 370 itu posisi mobil (bus) sudah pada posisi miring,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Polri Olah TKP Kecelakaan Bus Rosalia Indah, Kerahkan Tim TAA


Menurutnya, saat ini proses evakuasi korban dan badan bus sudah selesai. Dalam evakuasi korban, ia menyebutkan sempat ditarik ke belakang karena terhalang pembatas jalan.

&quot;Kendaraan tersebut kita dorong ke belakang, karena kebetulan ada pembatas jalan dan kita dorong ke belakang dan kita angkut untuk melakukan evakuasi korban yang lain,&quot; uajrnya.

Sebelumnya, polisi mengungkap tujuh korban meninggal dunia kecelakaan bus di Tol KM 370 terdiri dari empat perempuan dan tiga laki-laki.



Dari jumlah tersebut, didapati korban merupakan bayi dan balita yang semuanya berjenis kelamin perempuan.



&quot;Empat perempuan tiga laki-laki, dari perempuan itu ada dua anak-anak, anak tiga tahun, yang satu kurang lebih satu tahun,&quot; kata Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan saat konferensi pers di RSI Kendal, Kamis.



</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMS8xLzE3OTUwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


KENDAL - Dirlantas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Sonny Irawan menyatakan, korban meninggal dunia dari kecelakaan Bus PO. Rosalia Indah di Tol KM 370 Batang-Semarang disebabkan karena terlempar dan terjepit.

Hal itu ia sampaikan saat konferensi pers kecelakaan di KM 370 yang juga dihadiri Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan di RSI Weleri, Kendal.

&quot;Sebagian besar penumpang itu yang meninggal dunia ada yang terlempar dan dua yang terjepit,&quot; kata Sonny, Kamis (11/4/2024).

BACA JUGA:
Jasa Raharja Percepat Pemberian Santunan Korban Kecelakaan Bus Rosalia Indah


Berdasarkan laporan Kasatlantas, Sonny menyebutkan titik awal olengnya bus jurusan Bekasi-Surabaya itu di KM 370+50.

&quot;Kasatlantas itu melaporkan bahwa titik tumbur pertama kali 370 poin 50, kemudian titik akhirnya di 370+200. Nah 370 itu posisi mobil (bus) sudah pada posisi miring,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Polri Olah TKP Kecelakaan Bus Rosalia Indah, Kerahkan Tim TAA


Menurutnya, saat ini proses evakuasi korban dan badan bus sudah selesai. Dalam evakuasi korban, ia menyebutkan sempat ditarik ke belakang karena terhalang pembatas jalan.

&quot;Kendaraan tersebut kita dorong ke belakang, karena kebetulan ada pembatas jalan dan kita dorong ke belakang dan kita angkut untuk melakukan evakuasi korban yang lain,&quot; uajrnya.

Sebelumnya, polisi mengungkap tujuh korban meninggal dunia kecelakaan bus di Tol KM 370 terdiri dari empat perempuan dan tiga laki-laki.



Dari jumlah tersebut, didapati korban merupakan bayi dan balita yang semuanya berjenis kelamin perempuan.



&quot;Empat perempuan tiga laki-laki, dari perempuan itu ada dua anak-anak, anak tiga tahun, yang satu kurang lebih satu tahun,&quot; kata Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan saat konferensi pers di RSI Kendal, Kamis.



</content:encoded></item></channel></rss>
