<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pemudik Sebut Kebijakan Rekayasa Lalin One Way dan Contraflow Bikin Lancar</title><description>Dalam pelaksanaan mudik 2024, Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas One Way, Contraflow hingga Ganjil Genap.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/11/525/2995079/pemudik-sebut-kebijakan-rekayasa-lalin-one-way-dan-contraflow-bikin-lancar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/11/525/2995079/pemudik-sebut-kebijakan-rekayasa-lalin-one-way-dan-contraflow-bikin-lancar"/><item><title> Pemudik Sebut Kebijakan Rekayasa Lalin One Way dan Contraflow Bikin Lancar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/11/525/2995079/pemudik-sebut-kebijakan-rekayasa-lalin-one-way-dan-contraflow-bikin-lancar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/11/525/2995079/pemudik-sebut-kebijakan-rekayasa-lalin-one-way-dan-contraflow-bikin-lancar</guid><pubDate>Kamis 11 April 2024 22:55 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/11/525/2995079/pemudik-sebut-kebijakan-rekayasa-lalin-one-way-dan-contraflow-bikin-lancar-CHPPa2le4Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan menyapa pemudik (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/11/525/2995079/pemudik-sebut-kebijakan-rekayasa-lalin-one-way-dan-contraflow-bikin-lancar-CHPPa2le4Y.jpg</image><title>Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan menyapa pemudik (foto: dok ist)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNS8xLzE3OTI2NS81L3g4d2RqOWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Dalam pelaksanaan mudik 2024, Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas One Way, Contraflow hingga Ganjil Genap. Hari ini, Kamis 11 April 2024, polisi melakukan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Karawang Timur Km 55-Dawuan KM 65.

Menanggapi hal itu, Iwan, pemudik yang hendak ke Garut mengatakan, perjalanannya lancar karena mengikuti contraflow dari petugas di lapangan.

&quot;Alhamdulillah untuk tahun ini dari perjalanan sini semua Insya Allah lancar alhamdulillah, cukup bagus dengan adanya contraflow untuk memperlancar perjalanan yang dari Jakarta mau ke Jawa,&quot; kata Iwan.

BACA JUGA:
Menko PMK Ingatkan Penanganan Arus Balik Lebih Menantang dari Mudik

Dengan adanya kebijakan rekayasa lalu lintas, Iwan berharap bisa terus ditingkatkan kembali seperti segi keamanan berlalu lintas.

&quot;Mudah-mudahan tahun depan ditingkatkan lagi lebih bagus lagi dari segi pengamanan, terima kasih kepada anggota Kepolisian,&quot; ungkapnya.

Kata dia, dengan sosialisasi kebijakan rekayasa lalu lintas di media sosial dan pemberitaan membuat masyarakat mudah mendapatkan infomasi.

BACA JUGA:
H+1 Lebaran, 1.157 Kendaraan Pemudik Melintasi Tol Sibanceh
Sementara itu, Asep, salah seorang pemudik dari Tangerang yang hendak melakukan perjalan ke Garut menilai pemberlakuan sistem rekayasa lalin contraflow hingga one way sangat menguntungkan baginya.



&quot;Saya lihat pemerintahan keren ya, jadi yang semula agak ngeri bahkan mikir cari alternatif ke mana nih kalau lewat tol nggak ada rekayasa gitu, udah pasti macet luar biasa, tapi pas saya lihat satur arah ada contraflow kayaknya lebih bagus ya di jalan jadi mempercepat dapat info,&quot; ujar Asep pemudik dari Tangerang.



Lebih lanjut, ia menyampaikan kebijakan rekayasa lalu lintas didapatkan melalui siaran berita di TV dan media sosial.



&quot;Saya lihat yang pasti sekarang kalau mau ke mana-mana otomatis lah kalau lihat berita di TV, atau lihat medsos itu udah pasti,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNS8xLzE3OTI2NS81L3g4d2RqOWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Dalam pelaksanaan mudik 2024, Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas One Way, Contraflow hingga Ganjil Genap. Hari ini, Kamis 11 April 2024, polisi melakukan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Karawang Timur Km 55-Dawuan KM 65.

Menanggapi hal itu, Iwan, pemudik yang hendak ke Garut mengatakan, perjalanannya lancar karena mengikuti contraflow dari petugas di lapangan.

&quot;Alhamdulillah untuk tahun ini dari perjalanan sini semua Insya Allah lancar alhamdulillah, cukup bagus dengan adanya contraflow untuk memperlancar perjalanan yang dari Jakarta mau ke Jawa,&quot; kata Iwan.

BACA JUGA:
Menko PMK Ingatkan Penanganan Arus Balik Lebih Menantang dari Mudik

Dengan adanya kebijakan rekayasa lalu lintas, Iwan berharap bisa terus ditingkatkan kembali seperti segi keamanan berlalu lintas.

&quot;Mudah-mudahan tahun depan ditingkatkan lagi lebih bagus lagi dari segi pengamanan, terima kasih kepada anggota Kepolisian,&quot; ungkapnya.

Kata dia, dengan sosialisasi kebijakan rekayasa lalu lintas di media sosial dan pemberitaan membuat masyarakat mudah mendapatkan infomasi.

BACA JUGA:
H+1 Lebaran, 1.157 Kendaraan Pemudik Melintasi Tol Sibanceh
Sementara itu, Asep, salah seorang pemudik dari Tangerang yang hendak melakukan perjalan ke Garut menilai pemberlakuan sistem rekayasa lalin contraflow hingga one way sangat menguntungkan baginya.



&quot;Saya lihat pemerintahan keren ya, jadi yang semula agak ngeri bahkan mikir cari alternatif ke mana nih kalau lewat tol nggak ada rekayasa gitu, udah pasti macet luar biasa, tapi pas saya lihat satur arah ada contraflow kayaknya lebih bagus ya di jalan jadi mempercepat dapat info,&quot; ujar Asep pemudik dari Tangerang.



Lebih lanjut, ia menyampaikan kebijakan rekayasa lalu lintas didapatkan melalui siaran berita di TV dan media sosial.



&quot;Saya lihat yang pasti sekarang kalau mau ke mana-mana otomatis lah kalau lihat berita di TV, atau lihat medsos itu udah pasti,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
