<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sopir Gran Max Kecelakaan Maut Km 58 Tol Japek Berkendara Selama 4 Hari Ciamis - Jakarta</title><description>Menhub mengimbau kepada masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih angkutan transportasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/12/337/2995162/sopir-gran-max-kecelakaan-maut-km-58-tol-japek-berkendara-selama-4-hari-ciamis-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/12/337/2995162/sopir-gran-max-kecelakaan-maut-km-58-tol-japek-berkendara-selama-4-hari-ciamis-jakarta"/><item><title>Sopir Gran Max Kecelakaan Maut Km 58 Tol Japek Berkendara Selama 4 Hari Ciamis - Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/12/337/2995162/sopir-gran-max-kecelakaan-maut-km-58-tol-japek-berkendara-selama-4-hari-ciamis-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/12/337/2995162/sopir-gran-max-kecelakaan-maut-km-58-tol-japek-berkendara-selama-4-hari-ciamis-jakarta</guid><pubDate>Jum'at 12 April 2024 10:15 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/12/337/2995162/sopir-gran-max-kecelakaan-maut-km-58-tol-japek-berkendara-selama-4-hari-ciamis-jakarta-2oDzfK4M4N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kendaraan Kecelakaan di KM 58/Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/12/337/2995162/sopir-gran-max-kecelakaan-maut-km-58-tol-japek-berkendara-selama-4-hari-ciamis-jakarta-2oDzfK4M4N.jpg</image><title>Kendaraan Kecelakaan di KM 58/Foto: Antara</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wOS8xLzE3OTQwMS81L3g4d2poY3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan penyebab kecelakaan maut di KM 58 Tol Jakarta - Cikampek disebabkan oleh sopir travel Gran Max yang mengalami kelelahan. Pasalnya sang supir sudah berkendara selama 4 hari bolak balik Jakarta - Ciamis.
Menhub mengimbau kepada masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih angkutan transportasi, terutama dimusim libur panjang seperti periode lebaran saat ini. Sebeb permintaan akan angkutan transportasi cenderung meningkat.

BACA JUGA:
Pastikan Contraflow Aman, Polri Tambah Reflektor dan Siagakan Petugas saat Arus Balik

&quot;Oleh karenanya, kita mengimbau bagi mereka yang akan kembali ke kota asal, cari kendaraan yang fit, dan cari supir yang segar,&quot;ujar Menhub dalam konferensi pers di Kantor Jasa Marga KM 70 tol Japek, Jumat (12/4/2024).

BACA JUGA:
Kecelakaan di Tol Japek, Granmax Tewaskan 12 Orang Ternyata Kelebihan Muatan

&quot;Lalu pastikan bahwa jumlah (penumpang) dari mobil yang digunakan itu tidak terlalu banyak,&quot;lanjutnya.

Disamping itu, Menhub mengatakan travel gelap yang terlibat dalam kecelakaan maut itu juga melebihi muatan kapasitas. Sebab kendaraan yang idealnya hanya diisi oleh 8 orang itu terbukti ditumpangi oleh 12 orang.


&quot;Kami mengimbau yang kembali ke kota cari kendaraan yang vit atau supir yang segar, pastikan bahwa jumlah mobil yang digunakan tidak terlalu banyak penumpang,&quot; sambungnya.
Menhub juga menyarankan kepada masyarakat untuk menaiki moda transportasi umum yang resmi, seperti bus, kereta api, dan lain sebagainya untuk menjamin keamanan.

Paling tidak moda transportasi umum resmi harus melewati regulasi keselamatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. &quot;Kita menganjurkan saudara menggunakan moda transportasi yang resmi seperti bus,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wOS8xLzE3OTQwMS81L3g4d2poY3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan penyebab kecelakaan maut di KM 58 Tol Jakarta - Cikampek disebabkan oleh sopir travel Gran Max yang mengalami kelelahan. Pasalnya sang supir sudah berkendara selama 4 hari bolak balik Jakarta - Ciamis.
Menhub mengimbau kepada masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih angkutan transportasi, terutama dimusim libur panjang seperti periode lebaran saat ini. Sebeb permintaan akan angkutan transportasi cenderung meningkat.

BACA JUGA:
Pastikan Contraflow Aman, Polri Tambah Reflektor dan Siagakan Petugas saat Arus Balik

&quot;Oleh karenanya, kita mengimbau bagi mereka yang akan kembali ke kota asal, cari kendaraan yang fit, dan cari supir yang segar,&quot;ujar Menhub dalam konferensi pers di Kantor Jasa Marga KM 70 tol Japek, Jumat (12/4/2024).

BACA JUGA:
Kecelakaan di Tol Japek, Granmax Tewaskan 12 Orang Ternyata Kelebihan Muatan

&quot;Lalu pastikan bahwa jumlah (penumpang) dari mobil yang digunakan itu tidak terlalu banyak,&quot;lanjutnya.

Disamping itu, Menhub mengatakan travel gelap yang terlibat dalam kecelakaan maut itu juga melebihi muatan kapasitas. Sebab kendaraan yang idealnya hanya diisi oleh 8 orang itu terbukti ditumpangi oleh 12 orang.


&quot;Kami mengimbau yang kembali ke kota cari kendaraan yang vit atau supir yang segar, pastikan bahwa jumlah mobil yang digunakan tidak terlalu banyak penumpang,&quot; sambungnya.
Menhub juga menyarankan kepada masyarakat untuk menaiki moda transportasi umum yang resmi, seperti bus, kereta api, dan lain sebagainya untuk menjamin keamanan.

Paling tidak moda transportasi umum resmi harus melewati regulasi keselamatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. &quot;Kita menganjurkan saudara menggunakan moda transportasi yang resmi seperti bus,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
