<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Iran dan Israel Kian Memanas, Kemlu Pantau Kondisi Ratusan WNI</title><description>Kemlu menyatakan ada 376 WNI di Iran, yang mayoritas pelajar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/13/18/2995578/iran-dan-israel-kian-memanas-kemlu-pantau-kondisi-ratusan-wni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/13/18/2995578/iran-dan-israel-kian-memanas-kemlu-pantau-kondisi-ratusan-wni"/><item><title>Iran dan Israel Kian Memanas, Kemlu Pantau Kondisi Ratusan WNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/13/18/2995578/iran-dan-israel-kian-memanas-kemlu-pantau-kondisi-ratusan-wni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/13/18/2995578/iran-dan-israel-kian-memanas-kemlu-pantau-kondisi-ratusan-wni</guid><pubDate>Sabtu 13 April 2024 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/13/18/2995578/iran-dan-israel-kian-memanas-kemlu-pantau-kondisi-ratusan-wni-1iiwNYNUGH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Iran dan Israel memanas, Kemlu pantau kondisi ratusan WNI. (Ilustrasi/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/13/18/2995578/iran-dan-israel-kian-memanas-kemlu-pantau-kondisi-ratusan-wni-1iiwNYNUGH.jpg</image><title>Iran dan Israel memanas, Kemlu pantau kondisi ratusan WNI. (Ilustrasi/Reuters)</title></images><description>

JAKARTA - Situasi antara Iran dan Israel kian memanas belakangan ini. Hal itu dipicu oleh serangan udara yang menewaskan jenderal Iran di Damaskus, Suriah, pada 1 April 2024.

Iran yang menuding Israel bertanggung jawab atas hal ini bakal melakukan serangan balasan. Di sisi lain, Israel siap melakukan penyerangan jika Iran melancarkan serangan balasan.



Terkait hal ini, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus memonitor situasi di Timur Tengah.

&quot;Kemlu bersama KBRI Tehran dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memonitor situasi di kawasan,&quot; ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI, Judha Nugraha kepada wartawan, Sabtu (13/4/2024).


Ia mengatakan, terdapat ratusan warga negara Indonesia (WNI) di Iran. Mereka mayoritas pelajar.






BACA JUGA:
Siaga, Israel Ingatkan Konsekuensi Jika Iran Berani Lancarkan Serangan






&quot;Jumlah WNI di Iran sebanyak 376 orang dan mayoritas adalah pelajar/mahasiswa yang bertempat tinggal di kota Qom,&quot; ucapnya.






BACA JUGA:
Situasi Kian Memanas, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Iran dan Israel








Judha menjelaskan, sesuai SOP, setiap perwakilan RI wajib memiliki rencana kontingensi untuk antisipasi situasi kedaruratan bagi pelindungan WNI.


</description><content:encoded>

JAKARTA - Situasi antara Iran dan Israel kian memanas belakangan ini. Hal itu dipicu oleh serangan udara yang menewaskan jenderal Iran di Damaskus, Suriah, pada 1 April 2024.

Iran yang menuding Israel bertanggung jawab atas hal ini bakal melakukan serangan balasan. Di sisi lain, Israel siap melakukan penyerangan jika Iran melancarkan serangan balasan.



Terkait hal ini, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus memonitor situasi di Timur Tengah.

&quot;Kemlu bersama KBRI Tehran dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memonitor situasi di kawasan,&quot; ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI, Judha Nugraha kepada wartawan, Sabtu (13/4/2024).


Ia mengatakan, terdapat ratusan warga negara Indonesia (WNI) di Iran. Mereka mayoritas pelajar.






BACA JUGA:
Siaga, Israel Ingatkan Konsekuensi Jika Iran Berani Lancarkan Serangan






&quot;Jumlah WNI di Iran sebanyak 376 orang dan mayoritas adalah pelajar/mahasiswa yang bertempat tinggal di kota Qom,&quot; ucapnya.






BACA JUGA:
Situasi Kian Memanas, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Iran dan Israel








Judha menjelaskan, sesuai SOP, setiap perwakilan RI wajib memiliki rencana kontingensi untuk antisipasi situasi kedaruratan bagi pelindungan WNI.


</content:encoded></item></channel></rss>
