<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tutup Pintu buat Bobby Nasution, PDIP Jaring Calon Lain untuk Gubernur Sumut</title><description>PDIP mempersilakan siapa saja mendaftar ke partainya sebagai balon gubernur, kecuali Bobby Nasution.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/13/337/2995436/tutup-pintu-buat-bobby-nasution-pdip-jaring-calon-lain-untuk-gubernur-sumut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/13/337/2995436/tutup-pintu-buat-bobby-nasution-pdip-jaring-calon-lain-untuk-gubernur-sumut"/><item><title>Tutup Pintu buat Bobby Nasution, PDIP Jaring Calon Lain untuk Gubernur Sumut</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/13/337/2995436/tutup-pintu-buat-bobby-nasution-pdip-jaring-calon-lain-untuk-gubernur-sumut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/13/337/2995436/tutup-pintu-buat-bobby-nasution-pdip-jaring-calon-lain-untuk-gubernur-sumut</guid><pubDate>Sabtu 13 April 2024 08:29 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/13/337/2995436/tutup-pintu-buat-bobby-nasution-pdip-jaring-calon-lain-untuk-gubernur-sumut-bAZH8AUkfs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberi keterangan pers (Foto: MPI/Felldy Utama)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/13/337/2995436/tutup-pintu-buat-bobby-nasution-pdip-jaring-calon-lain-untuk-gubernur-sumut-bAZH8AUkfs.jpg</image><title>Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberi keterangan pers (Foto: MPI/Felldy Utama)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wOS8xLzE3OTQxNi81L3g4d2pwaGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PDI Perjuangan mulai menjaring calon kepala daerah yang akan diusung dan didukung dalam Pilkada Serentak 2024. Pendaftaran bakal calon (balon) kepala daerah sudah dibuka di sejumlah DPD dan DPC PDIP.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan salah satu daerah yang sedang membuka pendaftaran balon kepada daerah adalah Sumatera Utara.

Pengurus PDIP di Sumut, kata dia, telah membuka bagi siapapun yang ingin maju menjadi calon kepala daerah. Namun, dalam pendaftaran ini, PDIP Sumut telah menutup pintu bagi menantu Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Menantu Presiden Jokowi itu telah dipecat dari PDIP sejak November 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dipecat PDIP, Bobby Nasution Menantu Jokowi Hadiri Pengarahan Balon Kepala Daerah Golkar

&quot;Sudah ada pendaftaran-pendaftaran di daerah-daerah, Sumatra Utara kemarin sudah melaporkan semua boleh mendaftar kecuali mas Bobby (Nasution) itu usulan dari bawah,&quot; kata Hasto ditemui di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2024).

Untuk diketahui, nama Bobby Nasution santer dikabarkan akan maju sebagai calon Gubernur Sumatera Utara di Pilkada 2024 ini. Bahkan, Partai Golkar juga telah mengumumkan akan mengusung Bobby bersama kadernya yakni Musa Rajekshah.

Tak hanya Sumut, Kota Solo juga sudah membuka pendaftaran calon kepala daerah. Hal ini sebagaimana dilaporkan Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Rudy Rudyatmo kepada Megawati pada hari ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketum Airlangga: Bobby Nasution Akan Jadi Kader Partai Golkar

Meski proses pendaftaran di tingkat partai telah dibuka, Hasto mengingatkan agar proses Pilkada serentak 2024 tidak boleh ada abuse of power sebagaimana disebutnya telah dilakukan pada Pemilu 2024 kemarin.

&quot;Hal-hal yang menjadi kritik terbesar atas pelaksanaan pemilu 2024 yang diwarnai abuse of power penggunaan aparatur negara sumber-sumber negara itu harus diatasi dulu, kalau tidak, tidak ada gunanya pemilu,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wOS8xLzE3OTQxNi81L3g4d2pwaGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PDI Perjuangan mulai menjaring calon kepala daerah yang akan diusung dan didukung dalam Pilkada Serentak 2024. Pendaftaran bakal calon (balon) kepala daerah sudah dibuka di sejumlah DPD dan DPC PDIP.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan salah satu daerah yang sedang membuka pendaftaran balon kepada daerah adalah Sumatera Utara.

Pengurus PDIP di Sumut, kata dia, telah membuka bagi siapapun yang ingin maju menjadi calon kepala daerah. Namun, dalam pendaftaran ini, PDIP Sumut telah menutup pintu bagi menantu Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Menantu Presiden Jokowi itu telah dipecat dari PDIP sejak November 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dipecat PDIP, Bobby Nasution Menantu Jokowi Hadiri Pengarahan Balon Kepala Daerah Golkar

&quot;Sudah ada pendaftaran-pendaftaran di daerah-daerah, Sumatra Utara kemarin sudah melaporkan semua boleh mendaftar kecuali mas Bobby (Nasution) itu usulan dari bawah,&quot; kata Hasto ditemui di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2024).

Untuk diketahui, nama Bobby Nasution santer dikabarkan akan maju sebagai calon Gubernur Sumatera Utara di Pilkada 2024 ini. Bahkan, Partai Golkar juga telah mengumumkan akan mengusung Bobby bersama kadernya yakni Musa Rajekshah.

Tak hanya Sumut, Kota Solo juga sudah membuka pendaftaran calon kepala daerah. Hal ini sebagaimana dilaporkan Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Rudy Rudyatmo kepada Megawati pada hari ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketum Airlangga: Bobby Nasution Akan Jadi Kader Partai Golkar

Meski proses pendaftaran di tingkat partai telah dibuka, Hasto mengingatkan agar proses Pilkada serentak 2024 tidak boleh ada abuse of power sebagaimana disebutnya telah dilakukan pada Pemilu 2024 kemarin.

&quot;Hal-hal yang menjadi kritik terbesar atas pelaksanaan pemilu 2024 yang diwarnai abuse of power penggunaan aparatur negara sumber-sumber negara itu harus diatasi dulu, kalau tidak, tidak ada gunanya pemilu,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
