<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Lebaran di Sumut: Belanja Jeruk, Mangga hingga Kentang Merah</title><description>Presiden Jokowi memanfaatkan libur lebaran Idul Fitri Tahun 1443 Hijriah untuk mengunjungi Pasar Buah Berastagi, di Kabupaten Karo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/13/608/2995607/jokowi-lebaran-di-sumut-belanja-jeruk-mangga-hingga-kentang-merah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/13/608/2995607/jokowi-lebaran-di-sumut-belanja-jeruk-mangga-hingga-kentang-merah"/><item><title>Jokowi Lebaran di Sumut: Belanja Jeruk, Mangga hingga Kentang Merah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/13/608/2995607/jokowi-lebaran-di-sumut-belanja-jeruk-mangga-hingga-kentang-merah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/13/608/2995607/jokowi-lebaran-di-sumut-belanja-jeruk-mangga-hingga-kentang-merah</guid><pubDate>Sabtu 13 April 2024 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/13/608/2995607/jokowi-lebaran-di-sumut-belanja-jeruk-mangga-hingga-kentang-merah-p4mReHIDhn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi belanja buah di Brastagi (Foto : Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/13/608/2995607/jokowi-lebaran-di-sumut-belanja-jeruk-mangga-hingga-kentang-merah-p4mReHIDhn.jpg</image><title>Jokowi belanja buah di Brastagi (Foto : Biro Pers Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMi8xLzE3OTU0OS81L3g4d3BxZG8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanfaatkan libur lebaran Idul Fitri Tahun 1443 Hijriah untuk mengunjungi Pasar Buah Berastagi, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) pada hari Sabtu (13/4/2024).

Pasar yang bersejarah dan menjadi pusat kehidupan ekonomi para petani setempat ini seketika menjadi semakin ramai dengan kehadiran orang nomor satu di Indonesia.


BACA JUGA:
Hari Ketiga Lebaran, 551 Pengendara Kena Tilang ETLE di Jabodetabek


Presiden Jokowi terlihat tak ragu untuk terjun langsung ke dalam keramaian, memilih dan membeli buah-buahan segar produksi lokal yang dijajakan para penjual setibanya di pasar tersebut.

Jokowi membeli jeruk sebanyak lima kilogram, mangga sebanyak dua kilogram, salak sebanyak dua kilogram, dan kentang merah sebanyak dua kilogram.


BACA JUGA:
Ketika Menko PMK Panggil Menteri PUPR Habib Basuki


Marlina Kataren, pedagang jeruk, menyatakan kegembiraannya dengan kehadiran Kepala Negara. Baginya, pembelian dari Presiden Jokowi bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan juga simbol harapan agar dagangan para pedagang buah di pasar tersebut makin laris.

&quot;Alhamdulillah, senang sekali Bapak Negara hadir. Seperti mimpi ini, semoga dengan datangnya Bapak Jokowi, jualan kami makin laris,&amp;rdquo; ucap Marlina.Lilis Sembiring, pedagang jeruk lainnya, menceritakan bahwa pertemuannya dengan Presiden Jokowi adalah hal yang emosional baginya. &quot;Wah, tadi saya sempat melihat Pak Jokowi, air matanya langsung mau keluar. Saya sangat senang hati Pak Jokowi boleh hadir di sini,&quot; tutur Lilis

Kunjungan Presiden tidak hanya meninggalkan kesan emosional yang mendalam bagi para pedagang, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang pentingnya mendukung sektor pertanian lokal.

Dengan sekitar 70 persen penduduk Kabupaten Karo bekerja pada sektor pertanian, pasar ini tidak hanya menjadi tempat perdagangan, tetapi juga simbol kekuatan dan ketahanan komunitas lokal.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMi8xLzE3OTU0OS81L3g4d3BxZG8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanfaatkan libur lebaran Idul Fitri Tahun 1443 Hijriah untuk mengunjungi Pasar Buah Berastagi, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) pada hari Sabtu (13/4/2024).

Pasar yang bersejarah dan menjadi pusat kehidupan ekonomi para petani setempat ini seketika menjadi semakin ramai dengan kehadiran orang nomor satu di Indonesia.


BACA JUGA:
Hari Ketiga Lebaran, 551 Pengendara Kena Tilang ETLE di Jabodetabek


Presiden Jokowi terlihat tak ragu untuk terjun langsung ke dalam keramaian, memilih dan membeli buah-buahan segar produksi lokal yang dijajakan para penjual setibanya di pasar tersebut.

Jokowi membeli jeruk sebanyak lima kilogram, mangga sebanyak dua kilogram, salak sebanyak dua kilogram, dan kentang merah sebanyak dua kilogram.


BACA JUGA:
Ketika Menko PMK Panggil Menteri PUPR Habib Basuki


Marlina Kataren, pedagang jeruk, menyatakan kegembiraannya dengan kehadiran Kepala Negara. Baginya, pembelian dari Presiden Jokowi bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan juga simbol harapan agar dagangan para pedagang buah di pasar tersebut makin laris.

&quot;Alhamdulillah, senang sekali Bapak Negara hadir. Seperti mimpi ini, semoga dengan datangnya Bapak Jokowi, jualan kami makin laris,&amp;rdquo; ucap Marlina.Lilis Sembiring, pedagang jeruk lainnya, menceritakan bahwa pertemuannya dengan Presiden Jokowi adalah hal yang emosional baginya. &quot;Wah, tadi saya sempat melihat Pak Jokowi, air matanya langsung mau keluar. Saya sangat senang hati Pak Jokowi boleh hadir di sini,&quot; tutur Lilis

Kunjungan Presiden tidak hanya meninggalkan kesan emosional yang mendalam bagi para pedagang, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang pentingnya mendukung sektor pertanian lokal.

Dengan sekitar 70 persen penduduk Kabupaten Karo bekerja pada sektor pertanian, pasar ini tidak hanya menjadi tempat perdagangan, tetapi juga simbol kekuatan dan ketahanan komunitas lokal.</content:encoded></item></channel></rss>
