<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Arus Balik, Jalur Lingkar Gentong Padat Merayap Pagi Ini</title><description>Jalur Linkar Gentong memang rawan kepadatan karena kontur jalannya yang menanjak dan menurun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/14/525/2995702/puncak-arus-balik-jalur-lingkar-gentong-padat-merayap-pagi-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/14/525/2995702/puncak-arus-balik-jalur-lingkar-gentong-padat-merayap-pagi-ini"/><item><title>Puncak Arus Balik, Jalur Lingkar Gentong Padat Merayap Pagi Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/14/525/2995702/puncak-arus-balik-jalur-lingkar-gentong-padat-merayap-pagi-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/14/525/2995702/puncak-arus-balik-jalur-lingkar-gentong-padat-merayap-pagi-ini</guid><pubDate>Minggu 14 April 2024 06:50 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/14/525/2995702/puncak-arus-balik-jalur-lingkar-gentong-padat-merayap-pagi-ini-5bSIbGpTXL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lalu lintas padat di Jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya (Foto: MPI/Fadli)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/14/525/2995702/puncak-arus-balik-jalur-lingkar-gentong-padat-merayap-pagi-ini-5bSIbGpTXL.jpg</image><title>Lalu lintas padat di Jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya (Foto: MPI/Fadli)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMy8xLzE3OTU4MS81L3g4d3JkZG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TASIKMALAYA - Kondisi lalu lintas di jalur arteri Selatan, khususnya di Lingkar Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (14/4/2024) pagi, padat merayap. Kondisi ini terjadi usai shalat subuh, di mana volume kendaraan mulai meningkat karena puncak arus balik Lebaran 2024.

Seperti diketahui, Polres Tasikmalaya Kota memprediksi kepadatan lalu lintas terjadi pada H+4 Lebaran 2024. Kepadatan terjadi akibat aktivitas pasar di sejumlah titik pada Kabupaten Garut.

Namun, apabila kondisi tersebut berlanjut, maka siatem one way atau satu arah sepenggal atau panjang akan diberlakukan. Tapi, jika sistem one way tidak bisa diterapkan, maka Polres Tasikmalaya Kota akan mengalihkan arus untuk mengurangi beban di jalur arteri Selatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Ngerap Imbau Pemudik Lintasi One Way di Jalur Gentong

&quot;Apabila sudah tidak bisa diterapkan sistem one way, maka kami akan mengalihkan arus lalu lintas untuk mengurangi volume kendaraan yang akan melintasi Lingkar Gentong,&quot; kata Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota IPTU Dede Iskandar.

Sekadar informasi, jalur Linkar Gentong memang rawan kepadatan karena kontur jalannya yang menanjak dan menurun. Kondisi ini membuat laju kendaraan tersendat sehingga membuat lalu lintas padat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antisipasi Puncak Arus Balik, Begini Skema Rekayasa Lalin di Jalur Gentong Tasikmalaya

Pada Sabtu (13/4/2024), Polres Tasikmalaya Kota dan Polres Garut bekerja sama dalam mengurai kepadatan lalu lintas di jalur Lingkar Gentong. Sistem satu arah hingga Simpang Tiga Malangbong diberlakukan demi menguras tumpukan kendaraan.

Setidaknya, tujuh kali sistem one way dengan jarak yang cukup panjang diberlakukan, dengan durasi sekitar 30 menit. Skema ini akan terus diberlakukan mengingat kefektifannya dalam mengurai kepadatan lalu lintas.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMy8xLzE3OTU4MS81L3g4d3JkZG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TASIKMALAYA - Kondisi lalu lintas di jalur arteri Selatan, khususnya di Lingkar Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (14/4/2024) pagi, padat merayap. Kondisi ini terjadi usai shalat subuh, di mana volume kendaraan mulai meningkat karena puncak arus balik Lebaran 2024.

Seperti diketahui, Polres Tasikmalaya Kota memprediksi kepadatan lalu lintas terjadi pada H+4 Lebaran 2024. Kepadatan terjadi akibat aktivitas pasar di sejumlah titik pada Kabupaten Garut.

Namun, apabila kondisi tersebut berlanjut, maka siatem one way atau satu arah sepenggal atau panjang akan diberlakukan. Tapi, jika sistem one way tidak bisa diterapkan, maka Polres Tasikmalaya Kota akan mengalihkan arus untuk mengurangi beban di jalur arteri Selatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Ngerap Imbau Pemudik Lintasi One Way di Jalur Gentong

&quot;Apabila sudah tidak bisa diterapkan sistem one way, maka kami akan mengalihkan arus lalu lintas untuk mengurangi volume kendaraan yang akan melintasi Lingkar Gentong,&quot; kata Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota IPTU Dede Iskandar.

Sekadar informasi, jalur Linkar Gentong memang rawan kepadatan karena kontur jalannya yang menanjak dan menurun. Kondisi ini membuat laju kendaraan tersendat sehingga membuat lalu lintas padat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antisipasi Puncak Arus Balik, Begini Skema Rekayasa Lalin di Jalur Gentong Tasikmalaya

Pada Sabtu (13/4/2024), Polres Tasikmalaya Kota dan Polres Garut bekerja sama dalam mengurai kepadatan lalu lintas di jalur Lingkar Gentong. Sistem satu arah hingga Simpang Tiga Malangbong diberlakukan demi menguras tumpukan kendaraan.

Setidaknya, tujuh kali sistem one way dengan jarak yang cukup panjang diberlakukan, dengan durasi sekitar 30 menit. Skema ini akan terus diberlakukan mengingat kefektifannya dalam mengurai kepadatan lalu lintas.

</content:encoded></item></channel></rss>
