<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Diguyur Hujan, Pemudik Arus Balik Lebaran Mulai Ramaikan Jalur Lingkar Gentong</title><description>Hujan yang mengguyur sejak sore hari tak menyurutkan niat pemudik yang akan kembali ke Bandung atau Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/14/525/2995913/diguyur-hujan-pemudik-arus-balik-lebaran-mulai-ramaikan-jalur-lingkar-gentong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/14/525/2995913/diguyur-hujan-pemudik-arus-balik-lebaran-mulai-ramaikan-jalur-lingkar-gentong"/><item><title>   Diguyur Hujan, Pemudik Arus Balik Lebaran Mulai Ramaikan Jalur Lingkar Gentong</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/14/525/2995913/diguyur-hujan-pemudik-arus-balik-lebaran-mulai-ramaikan-jalur-lingkar-gentong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/14/525/2995913/diguyur-hujan-pemudik-arus-balik-lebaran-mulai-ramaikan-jalur-lingkar-gentong</guid><pubDate>Minggu 14 April 2024 18:51 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/14/525/2995913/diguyur-hujan-pemudik-arus-balik-lebaran-mulai-ramaikan-jalur-lingkar-gentong-oyRTvbm02H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalur mudik Lingkar Gentong (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/14/525/2995913/diguyur-hujan-pemudik-arus-balik-lebaran-mulai-ramaikan-jalur-lingkar-gentong-oyRTvbm02H.jpg</image><title>Jalur mudik Lingkar Gentong (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNC8xLzE3OTYwNi81L3g4d3NmMzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TASIKMALAYA - Jalur arteri Selatan, khususnya di Lingkar Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, diramaikan pemudik yang melakukan arus balik pada H+4 Lebaran 2024. Hujan yang mengguyur sejak sore hari tak menyurutkan niat pemudik yang akan kembali ke Bandung atau Jakarta.
Sekadar informasi, jalur Lingkar Gentong diguyur hujan sejak sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB. Intensitas hujan yang tak terlalu besar terus membasahi aspal di jalur arteri Selatan yang dikenal dengan kondisi jalannya yang curam.

BACA JUGA:
Inilah Mobil Mainan Tercepat di Dunia, Bisa Dibawa Ngebut Hingga Hampir 150 Km per Jam&amp;nbsp;

Kondisi tersebut tak menyurutkan niat para pemudik yang melakoni arus balik untuk kembali ke kota tujuan mereka. Bahkan, sejumlah pemudik dengan sepeda motor juga terus melintasi jalur Lingkar Gentong dengan membawa barang bawaannyang cukup banyak di bagian belakang.

BACA JUGA:
Polisi Bakal Buka Tutup Rest Area KM 125 Tol Purbaleunyi, Pemudik Diberi Waktu 30 Menit

Namun, kondisi hujan membuat kondisi lalu lintas di Lingkar Gentong menjadi lebih padat karena medan yang dilalui cukup sulit. Tanjakan curam membuat pengemudi lebih waspada dan tak bisa memacu kendaraannya dengan lebih cepat karena jalanan yang licin.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono juga telah mengimbau kepada para pemudik yang melakoni arus balik untuk tetap waspada. Ia meminta pengendara memastikan kondisi fisik prima dan juga kendaraan berada dalam keadaan optimal.

&quot;Tentunya untuk jalur Selatan, jalur utama adalah salah satu di wilayah Gentong. Di mana Gentong ini adalah daerah yang tanjakan begitu juga tikungan, kami menyampaikan kepada para pengguna jalan untuk pastikan keselamatan,&quot; kata AKBP Joko Sulistiono kepada wartawan di Pos Terpadu Lingkar Gentong.

&quot;Yang kedua adalah periksa sarana dari kendaraan tersebut, supaya kenyamanan berkendara bisa dipenuhi di jalan,&quot; lanjutnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNC8xLzE3OTYwNi81L3g4d3NmMzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TASIKMALAYA - Jalur arteri Selatan, khususnya di Lingkar Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, diramaikan pemudik yang melakukan arus balik pada H+4 Lebaran 2024. Hujan yang mengguyur sejak sore hari tak menyurutkan niat pemudik yang akan kembali ke Bandung atau Jakarta.
Sekadar informasi, jalur Lingkar Gentong diguyur hujan sejak sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB. Intensitas hujan yang tak terlalu besar terus membasahi aspal di jalur arteri Selatan yang dikenal dengan kondisi jalannya yang curam.

BACA JUGA:
Inilah Mobil Mainan Tercepat di Dunia, Bisa Dibawa Ngebut Hingga Hampir 150 Km per Jam&amp;nbsp;

Kondisi tersebut tak menyurutkan niat para pemudik yang melakoni arus balik untuk kembali ke kota tujuan mereka. Bahkan, sejumlah pemudik dengan sepeda motor juga terus melintasi jalur Lingkar Gentong dengan membawa barang bawaannyang cukup banyak di bagian belakang.

BACA JUGA:
Polisi Bakal Buka Tutup Rest Area KM 125 Tol Purbaleunyi, Pemudik Diberi Waktu 30 Menit

Namun, kondisi hujan membuat kondisi lalu lintas di Lingkar Gentong menjadi lebih padat karena medan yang dilalui cukup sulit. Tanjakan curam membuat pengemudi lebih waspada dan tak bisa memacu kendaraannya dengan lebih cepat karena jalanan yang licin.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono juga telah mengimbau kepada para pemudik yang melakoni arus balik untuk tetap waspada. Ia meminta pengendara memastikan kondisi fisik prima dan juga kendaraan berada dalam keadaan optimal.

&quot;Tentunya untuk jalur Selatan, jalur utama adalah salah satu di wilayah Gentong. Di mana Gentong ini adalah daerah yang tanjakan begitu juga tikungan, kami menyampaikan kepada para pengguna jalan untuk pastikan keselamatan,&quot; kata AKBP Joko Sulistiono kepada wartawan di Pos Terpadu Lingkar Gentong.

&quot;Yang kedua adalah periksa sarana dari kendaraan tersebut, supaya kenyamanan berkendara bisa dipenuhi di jalan,&quot; lanjutnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
