<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel Cari Aliansi untuk Melawan Iran Usai Serangan Drone dan Rudal</title><description>Gallant merinci bagaimana serangan itu dilawan dengan bantuan Amerika Serikat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/15/18/2996047/israel-cari-aliansi-untuk-melawan-iran-usai-serangan-drone-dan-rudal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/15/18/2996047/israel-cari-aliansi-untuk-melawan-iran-usai-serangan-drone-dan-rudal"/><item><title>Israel Cari Aliansi untuk Melawan Iran Usai Serangan Drone dan Rudal</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/15/18/2996047/israel-cari-aliansi-untuk-melawan-iran-usai-serangan-drone-dan-rudal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/15/18/2996047/israel-cari-aliansi-untuk-melawan-iran-usai-serangan-drone-dan-rudal</guid><pubDate>Senin 15 April 2024 09:09 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/15/18/2996047/israel-cari-aliansi-untuk-melawan-iran-usai-serangan-drone-dan-rudal-kxInMBAcKw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Israel cari aliansi lawan Iran usai serangan drone dan rudal (Foto: Iran International)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/15/18/2996047/israel-cari-aliansi-untuk-melawan-iran-usai-serangan-drone-dan-rudal-kxInMBAcKw.jpg</image><title>Israel cari aliansi lawan Iran usai serangan drone dan rudal (Foto: Iran International)</title></images><description>ISRAEL - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant mengatakan bahwa Israel mungkin harus membentuk aliansi untuk dapat melawan Iran.

Komentarnya muncul setelah keberhasilan pertahanan bersama dengan angkatan udara Amerika Serikat (AS), Inggris dan Yordania terhadap serangan pesawat tak berawak dan rudal oleh Iran pada malam hari pada 13-14 April.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Minggu (14/4/2024), Gallant merinci bagaimana serangan itu dilawan dengan bantuan Amerika Serikat dan negara-negara sekutu lainnya.


BACA JUGA:
Usai Bantu Tembak Jatuh 300 Drone Iran, AS Peringatkan Tak Akan Berpartisipasi dalam Serangan Israel ke Iran

Menurutnya, agresi tersebut merupakan titik kritis bagi Israel untuk mempertimbangkan langkah-langkah keamanan yang lebih kolektif.


BACA JUGA:
Beda Perlakuan ke Israel, Pemimpin G7 Kutuk Serangan Iran dan Peringatkan Risiko Eskalasi di Timur Tengah

&amp;ldquo;Kita mempunyai kesempatan untuk membangun aliansi strategis melawan ancaman besar dari Iran yang mengancam akan memasang bahan peledak nuklir pada rudal-rudal tersebut, yang bisa menjadi ancaman yang sangat serius,&amp;rdquo; katanya, dikutip Iran International.

Sebelumnya, Gallant menguraikan skala serangan terhadap Israel, dengan menyatakan bahwa  Israel diserang dengan ratusan rudal dan pesawat tak berawak], dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF)  menggagalkan serangan ini dengan cara yang mengesankan.

Menteri menekankan pentingnya bersiap menghadapi segala kemungkinan skenario di masa depan.
Kata-kata Gallant muncul sebagai tanggapan yang lebih luas dari kabinet perang Israel, yang terdiri dari dirinya sendiri, Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, dan Benny Gantz, yang bertugas memutuskan tanggapan taktis Israel terhadap ancaman Iran.



Berbicara kepada negaranya pada Sabtu (13/4/2024) malam, Netanyahu menyoroti kesiapan Israel untuk menghadapi Iran dalam pertempuran langsung dan menyatakan bahwa mereka siap untuk skenario apa pun, baik secara defensif maupun ofensif.



&amp;ldquo;Siapapun yang merugikan kami, kami akan merugikan mereka. Kami akan membela diri terhadap ancaman apa pun dan akan melakukannya dengan tenang dan penuh tekad,&amp;rdquo; ujarnya.

</description><content:encoded>ISRAEL - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant mengatakan bahwa Israel mungkin harus membentuk aliansi untuk dapat melawan Iran.

Komentarnya muncul setelah keberhasilan pertahanan bersama dengan angkatan udara Amerika Serikat (AS), Inggris dan Yordania terhadap serangan pesawat tak berawak dan rudal oleh Iran pada malam hari pada 13-14 April.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Minggu (14/4/2024), Gallant merinci bagaimana serangan itu dilawan dengan bantuan Amerika Serikat dan negara-negara sekutu lainnya.


BACA JUGA:
Usai Bantu Tembak Jatuh 300 Drone Iran, AS Peringatkan Tak Akan Berpartisipasi dalam Serangan Israel ke Iran

Menurutnya, agresi tersebut merupakan titik kritis bagi Israel untuk mempertimbangkan langkah-langkah keamanan yang lebih kolektif.


BACA JUGA:
Beda Perlakuan ke Israel, Pemimpin G7 Kutuk Serangan Iran dan Peringatkan Risiko Eskalasi di Timur Tengah

&amp;ldquo;Kita mempunyai kesempatan untuk membangun aliansi strategis melawan ancaman besar dari Iran yang mengancam akan memasang bahan peledak nuklir pada rudal-rudal tersebut, yang bisa menjadi ancaman yang sangat serius,&amp;rdquo; katanya, dikutip Iran International.

Sebelumnya, Gallant menguraikan skala serangan terhadap Israel, dengan menyatakan bahwa  Israel diserang dengan ratusan rudal dan pesawat tak berawak], dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF)  menggagalkan serangan ini dengan cara yang mengesankan.

Menteri menekankan pentingnya bersiap menghadapi segala kemungkinan skenario di masa depan.
Kata-kata Gallant muncul sebagai tanggapan yang lebih luas dari kabinet perang Israel, yang terdiri dari dirinya sendiri, Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, dan Benny Gantz, yang bertugas memutuskan tanggapan taktis Israel terhadap ancaman Iran.



Berbicara kepada negaranya pada Sabtu (13/4/2024) malam, Netanyahu menyoroti kesiapan Israel untuk menghadapi Iran dalam pertempuran langsung dan menyatakan bahwa mereka siap untuk skenario apa pun, baik secara defensif maupun ofensif.



&amp;ldquo;Siapapun yang merugikan kami, kami akan merugikan mereka. Kami akan membela diri terhadap ancaman apa pun dan akan melakukannya dengan tenang dan penuh tekad,&amp;rdquo; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
