<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Sebut Sopir Grand Max Maut KM 58 Tol Japek Diduga Mengantuk Akibat Kelelahan</title><description>Dalam proses penanganan ini ditangani Polda Jabar dibackup Korlantas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/15/337/2996162/polisi-sebut-sopir-grand-max-maut-km-58-tol-japek-diduga-mengantuk-akibat-kelelahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/15/337/2996162/polisi-sebut-sopir-grand-max-maut-km-58-tol-japek-diduga-mengantuk-akibat-kelelahan"/><item><title>Polisi Sebut Sopir Grand Max Maut KM 58 Tol Japek Diduga Mengantuk Akibat Kelelahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/15/337/2996162/polisi-sebut-sopir-grand-max-maut-km-58-tol-japek-diduga-mengantuk-akibat-kelelahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/15/337/2996162/polisi-sebut-sopir-grand-max-maut-km-58-tol-japek-diduga-mengantuk-akibat-kelelahan</guid><pubDate>Senin 15 April 2024 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/15/337/2996162/polisi-sebut-sopir-grand-max-maut-km-58-tol-japek-diduga-mengantuk-akibat-kelelahan-4AdsLOTPLU.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/15/337/2996162/polisi-sebut-sopir-grand-max-maut-km-58-tol-japek-diduga-mengantuk-akibat-kelelahan-4AdsLOTPLU.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa sopir minibus Grand Max yang mengalami kecelakaan maut saat pemberlakuan Contraflow arus mudik yang menewaskan 12 korban itu diduga mengantuk akibat kelelahan dengan melihat rekaman perjalanan Jakarta-Ciamis PP.

&quot;Kita lakukan secara scientific melalui Traffic analisis accident (TAA). Dalam proses penanganan ini ditangani Polda Jabar dibackup Korlantas. dari hasil kesimpulan Sementara hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Lantas Polda Jabar atau Polres Karawang, ini dugaan awal penyebab kecelakaan diakibatkan oleh pengemudi kendaraan Grand Max nopol B-1635-BKT atas nama saudara Ukar dimana kami sudah sampaikan investigasi penyelidikan, record perjalanan dari pengemudi sungguh sangat melelahkan,&quot; kata Trunoyudo dalam konferensi pers di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (15/4/2024).

&quot;Mulai dari tanggal 5 (April) Ciamis-Jakarta, Jakarta-Ciamis sampai dengan tanggal 8 sehingga pengemudi tersebut mengalami kelelahan yang mengakibatkan microsleep atau mengantuk karena kelelahan. dikarenakan aktivitas mengemudi yang sangat tinggi dimana ini Juga termasuk keterangan saksi-saksi. Namun ini yang bisa kami sampaikan sementara dalam proses pengembangan nya,&quot; tambahnya.


BACA JUGA:
Viral Mobil Dishub Plat B Diduga Buang Sampah Sembarangan di Jalur Puncak Bogor


Berikut rincian 12 korban yang berhasil diidentifikasi;

1. PM 01 cocok dengan AM 04 terindentifikasi sebagai Eva Daniawati Perempuan, 30 Tahun asal Kuningan berdasarkan DNA

2. PM 02 cocok dengan AM 10 teridentifikasi sebagai Sendi Handian, Laki-Laki, 18 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

3. PM 03 cocok dengan AM 03 terindentifikasi Aisya Hasna Humaira, Perempuan, 18 Tahun asal Kabupaten Bogor berdasarkan DNA

4. PM 04 cocok dengan AM 06 terindentifikasi Azfar Waldan Rabbani, Laki-Laki, 14 Tahun asal Kota Depok berdasarkan DNA

5. PM 05 cocok dengan AM 09 teridentifikasi Ukar Karmana, Laki-Laki 55 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

6. PM 06 cocok dengan AM 05 terindentifikasi Zihan Windiansyah, Laki-Laki 25 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

7. Jasmine Mufida Zulfa, Perempuan 10 Tahun asal Kota Depok berdasarkan DNA

8. Nina Kania, Perempuan 31 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

9. Ahim Romansah, Laki-Laki 38 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

10. Rizki Prastya, Laki-Laki 22 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

11. Muhamad Nurzaki, Laki-Laki 21 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

12. Najwa Ghefira, Perempuan 21 Tahun asal Kabupaten Kuningan berdasarkan pemeriksaan gigi</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa sopir minibus Grand Max yang mengalami kecelakaan maut saat pemberlakuan Contraflow arus mudik yang menewaskan 12 korban itu diduga mengantuk akibat kelelahan dengan melihat rekaman perjalanan Jakarta-Ciamis PP.

&quot;Kita lakukan secara scientific melalui Traffic analisis accident (TAA). Dalam proses penanganan ini ditangani Polda Jabar dibackup Korlantas. dari hasil kesimpulan Sementara hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Lantas Polda Jabar atau Polres Karawang, ini dugaan awal penyebab kecelakaan diakibatkan oleh pengemudi kendaraan Grand Max nopol B-1635-BKT atas nama saudara Ukar dimana kami sudah sampaikan investigasi penyelidikan, record perjalanan dari pengemudi sungguh sangat melelahkan,&quot; kata Trunoyudo dalam konferensi pers di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (15/4/2024).

&quot;Mulai dari tanggal 5 (April) Ciamis-Jakarta, Jakarta-Ciamis sampai dengan tanggal 8 sehingga pengemudi tersebut mengalami kelelahan yang mengakibatkan microsleep atau mengantuk karena kelelahan. dikarenakan aktivitas mengemudi yang sangat tinggi dimana ini Juga termasuk keterangan saksi-saksi. Namun ini yang bisa kami sampaikan sementara dalam proses pengembangan nya,&quot; tambahnya.


BACA JUGA:
Viral Mobil Dishub Plat B Diduga Buang Sampah Sembarangan di Jalur Puncak Bogor


Berikut rincian 12 korban yang berhasil diidentifikasi;

1. PM 01 cocok dengan AM 04 terindentifikasi sebagai Eva Daniawati Perempuan, 30 Tahun asal Kuningan berdasarkan DNA

2. PM 02 cocok dengan AM 10 teridentifikasi sebagai Sendi Handian, Laki-Laki, 18 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

3. PM 03 cocok dengan AM 03 terindentifikasi Aisya Hasna Humaira, Perempuan, 18 Tahun asal Kabupaten Bogor berdasarkan DNA

4. PM 04 cocok dengan AM 06 terindentifikasi Azfar Waldan Rabbani, Laki-Laki, 14 Tahun asal Kota Depok berdasarkan DNA

5. PM 05 cocok dengan AM 09 teridentifikasi Ukar Karmana, Laki-Laki 55 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

6. PM 06 cocok dengan AM 05 terindentifikasi Zihan Windiansyah, Laki-Laki 25 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

7. Jasmine Mufida Zulfa, Perempuan 10 Tahun asal Kota Depok berdasarkan DNA

8. Nina Kania, Perempuan 31 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

9. Ahim Romansah, Laki-Laki 38 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

10. Rizki Prastya, Laki-Laki 22 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

11. Muhamad Nurzaki, Laki-Laki 21 Tahun asal Kabupaten Ciamis berdasarkan DNA

12. Najwa Ghefira, Perempuan 21 Tahun asal Kabupaten Kuningan berdasarkan pemeriksaan gigi</content:encoded></item></channel></rss>
