<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Tragedi Berdarah di Sampang, Korban Dipepet Mobil Sebelum Dibacok Secara Brutal</title><description>&amp;nbsp;
Pasalnya, terdapat sejumlah luka sabetan sajam di bagian tubuhnya adapun ditemukan sarung celurit tidak jauh dari posisi korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/15/519/2996272/kronologi-tragedi-berdarah-di-sampang-korban-dipepet-mobil-sebelum-dibacok-secara-brutal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/15/519/2996272/kronologi-tragedi-berdarah-di-sampang-korban-dipepet-mobil-sebelum-dibacok-secara-brutal"/><item><title>Kronologi Tragedi Berdarah di Sampang, Korban Dipepet Mobil Sebelum Dibacok Secara Brutal</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/15/519/2996272/kronologi-tragedi-berdarah-di-sampang-korban-dipepet-mobil-sebelum-dibacok-secara-brutal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/15/519/2996272/kronologi-tragedi-berdarah-di-sampang-korban-dipepet-mobil-sebelum-dibacok-secara-brutal</guid><pubDate>Senin 15 April 2024 21:40 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/15/519/2996272/kronologi-tragedi-berdarah-di-sampang-korban-dipepet-mobil-sebelum-dibacok-secara-brutal-tEHOYUfyls.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pria di Sampang dieksekusi orang tak dikenal  (Foto: Diwan M Zahri) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/15/519/2996272/kronologi-tragedi-berdarah-di-sampang-korban-dipepet-mobil-sebelum-dibacok-secara-brutal-tEHOYUfyls.jpg</image><title>Pria di Sampang dieksekusi orang tak dikenal  (Foto: Diwan M Zahri) </title></images><description>SAMPANG - Seorang pria Asal Banyusokah yang ditemukan bersimbah darah di Jalan Tarogen Desa Jelgung Kecamatan Robatal, Sampang, Madura pada Minggu 14 April 2024 diduga korban pembunuhan. Pasalnya, terdapat sejumlah luka sabetan sajam di bagian tubuhnya, dan ditemukan sarung celurit tidak jauh dari posisi korban.

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan, insiden berdarah yang menewaskan korban Imam Arifin (26) asal Desa Banyusokah, Kecamatan Ketapang, Sampang itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy membonceng anaknya untuk membeli petasan.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), ada mobil Toyota Avanza putih yang tiba-tiba menyerempet korban.

&quot;Korban sempat lari menyelamatkan diri akan tetapi korban terjatuh ke area rerumputan, kemudian korban mulai dieksekusi oleh orang tidak dikenal,&quot; ujarnya, Senin (15/4/2024).

BACA JUGA:
Arus Lalin Jalan Raya Kalimalang Terpantau Ramai Lancar Malam Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Berdasarkan hasil proses penyelidikan sementara ini masih satu orang yang diduga menjadi pelaku. Dedy mengungkap, akibat sabetan celurit, korban mengalami luka berat di sejumlah tubuhnya.

&quot;Korban mengalami luka di bagian kepala, kemudian luka robek di bagian lengan tangan sebelah kanan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Temui JK, Pendeta Gilbert Minta Maaf Buntut Viralnya Video soal Zakat dan Sholat


Setelah peristiwa itu, sejumlah warga dan petugas kepolisian melakukan evakuasi korban ke dalam mobil ambulans. &quot;Saat di Puskesmas, korban masih sadar bahkan bisa berkomunikasi, tapi kondisinya terus memburuk dan meninggal saat di RSUD Sampang,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>SAMPANG - Seorang pria Asal Banyusokah yang ditemukan bersimbah darah di Jalan Tarogen Desa Jelgung Kecamatan Robatal, Sampang, Madura pada Minggu 14 April 2024 diduga korban pembunuhan. Pasalnya, terdapat sejumlah luka sabetan sajam di bagian tubuhnya, dan ditemukan sarung celurit tidak jauh dari posisi korban.

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan, insiden berdarah yang menewaskan korban Imam Arifin (26) asal Desa Banyusokah, Kecamatan Ketapang, Sampang itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy membonceng anaknya untuk membeli petasan.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), ada mobil Toyota Avanza putih yang tiba-tiba menyerempet korban.

&quot;Korban sempat lari menyelamatkan diri akan tetapi korban terjatuh ke area rerumputan, kemudian korban mulai dieksekusi oleh orang tidak dikenal,&quot; ujarnya, Senin (15/4/2024).

BACA JUGA:
Arus Lalin Jalan Raya Kalimalang Terpantau Ramai Lancar Malam Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Berdasarkan hasil proses penyelidikan sementara ini masih satu orang yang diduga menjadi pelaku. Dedy mengungkap, akibat sabetan celurit, korban mengalami luka berat di sejumlah tubuhnya.

&quot;Korban mengalami luka di bagian kepala, kemudian luka robek di bagian lengan tangan sebelah kanan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Temui JK, Pendeta Gilbert Minta Maaf Buntut Viralnya Video soal Zakat dan Sholat


Setelah peristiwa itu, sejumlah warga dan petugas kepolisian melakukan evakuasi korban ke dalam mobil ambulans. &quot;Saat di Puskesmas, korban masih sadar bahkan bisa berkomunikasi, tapi kondisinya terus memburuk dan meninggal saat di RSUD Sampang,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
