<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramalan Jayabaya tentang Pasar Ilang Kumandhange, Berkaitan Munculnya Toko Online?</title><description>&amp;nbsp;
Salah satu ramalannya yang menarik adalah &quot;Pasar Ilang Kumandhang&quot;, yang secara harfiah berarti pasar yang kehilangan suaranya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/16/337/2996269/ramalan-jayabaya-tentang-pasar-ilang-kumandhange-berkaitan-munculnya-toko-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/16/337/2996269/ramalan-jayabaya-tentang-pasar-ilang-kumandhange-berkaitan-munculnya-toko-online"/><item><title>Ramalan Jayabaya tentang Pasar Ilang Kumandhange, Berkaitan Munculnya Toko Online?</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/16/337/2996269/ramalan-jayabaya-tentang-pasar-ilang-kumandhange-berkaitan-munculnya-toko-online</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/16/337/2996269/ramalan-jayabaya-tentang-pasar-ilang-kumandhange-berkaitan-munculnya-toko-online</guid><pubDate>Selasa 16 April 2024 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/15/337/2996269/ramalan-jayabaya-tentang-pasar-ilang-kumandhange-berkaitan-munculnya-toko-online-BGgDJPCg9P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Raja Jayabaya (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/15/337/2996269/ramalan-jayabaya-tentang-pasar-ilang-kumandhange-berkaitan-munculnya-toko-online-BGgDJPCg9P.jpg</image><title>Raja Jayabaya (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Ramalan Jayabaya mengandung banyak prediksi tentang masa depan, beberapa di antaranya terbukti benar terjadi kemudian. Raja Jayabaya, yang sangat dihormati dalam Kerajaan Kediri, dianggap memiliki intuisi yang luar biasa oleh sebagian masyarakat Jawa kuno.

Salah satu ramalannya yang menarik adalah &quot;Pasar Ilang Kumandhang&quot;, yang secara harfiah berarti pasar yang kehilangan suaranya.

Tetapi, apa yang sebenarnya dimaksud dengan ramalan ini? Menurut jurnal &quot;Pandangan Dunia Jawa dalam Naskah Drama Pus-Pus karya Ustadji Pantja Wibiarsa: Sebuah Kajian Strukturalisme Genetik&quot; karya Kristanto dan rekan-rekannya, ramalan Prabu Jayabaya tentang dunia yang terbalik cukup relevan.

BACA JUGA:
Temui JK, Pendeta Gilbert Minta Maaf Buntut Viralnya Video soal Zakat dan Sholat


Dalam serat Jangka Jayabaya, Raja Kediri ini menjelaskan tentang masa depan yang akan datang, di mana segalanya akan terbalik. Salah satu tanda yang disebutkan adalah hilangnya keramaian pasar atau &quot;pasar ilang kumandange&quot;.

Sebuah pasar biasanya menjadi tempat ramai di mana penjual dan pembeli bertemu, seringkali dengan tawar-menawar harga. Namun, ramalan Jayabaya menyiratkan bahwa suatu hari nanti pasar akan kehilangan keramaian dan aktivitasnya. Ini mungkin terjadi seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang mengikuti perkembangan zaman.

BACA JUGA:
Mobil Pikap Angkut Belasan Penumpang Terbalik, 1 Orang Tewas


Salah satu alasan mungkin adalah pergeseran pembelian dari pasar tradisional ke swalayan atau toko online yang semakin banyak. Masyarakat mulai beralih dari berbelanja di pasar tradisional menuju pasar modern atau toko online seiring berjalannya waktu.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ramalan Jayabaya mengandung banyak prediksi tentang masa depan, beberapa di antaranya terbukti benar terjadi kemudian. Raja Jayabaya, yang sangat dihormati dalam Kerajaan Kediri, dianggap memiliki intuisi yang luar biasa oleh sebagian masyarakat Jawa kuno.

Salah satu ramalannya yang menarik adalah &quot;Pasar Ilang Kumandhang&quot;, yang secara harfiah berarti pasar yang kehilangan suaranya.

Tetapi, apa yang sebenarnya dimaksud dengan ramalan ini? Menurut jurnal &quot;Pandangan Dunia Jawa dalam Naskah Drama Pus-Pus karya Ustadji Pantja Wibiarsa: Sebuah Kajian Strukturalisme Genetik&quot; karya Kristanto dan rekan-rekannya, ramalan Prabu Jayabaya tentang dunia yang terbalik cukup relevan.

BACA JUGA:
Temui JK, Pendeta Gilbert Minta Maaf Buntut Viralnya Video soal Zakat dan Sholat


Dalam serat Jangka Jayabaya, Raja Kediri ini menjelaskan tentang masa depan yang akan datang, di mana segalanya akan terbalik. Salah satu tanda yang disebutkan adalah hilangnya keramaian pasar atau &quot;pasar ilang kumandange&quot;.

Sebuah pasar biasanya menjadi tempat ramai di mana penjual dan pembeli bertemu, seringkali dengan tawar-menawar harga. Namun, ramalan Jayabaya menyiratkan bahwa suatu hari nanti pasar akan kehilangan keramaian dan aktivitasnya. Ini mungkin terjadi seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang mengikuti perkembangan zaman.

BACA JUGA:
Mobil Pikap Angkut Belasan Penumpang Terbalik, 1 Orang Tewas


Salah satu alasan mungkin adalah pergeseran pembelian dari pasar tradisional ke swalayan atau toko online yang semakin banyak. Masyarakat mulai beralih dari berbelanja di pasar tradisional menuju pasar modern atau toko online seiring berjalannya waktu.
</content:encoded></item></channel></rss>
