<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Bentrok Brimob dengan TNI Selalu Berulang?</title><description>Brimob dan TNI merupakan dua pasukan elite di Indonesia yang memiliki peran penting.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/16/337/2996636/kenapa-bentrok-brimob-dengan-tni-selalu-berulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/16/337/2996636/kenapa-bentrok-brimob-dengan-tni-selalu-berulang"/><item><title>Kenapa Bentrok Brimob dengan TNI Selalu Berulang?</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/16/337/2996636/kenapa-bentrok-brimob-dengan-tni-selalu-berulang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/16/337/2996636/kenapa-bentrok-brimob-dengan-tni-selalu-berulang</guid><pubDate>Selasa 16 April 2024 17:03 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/16/337/2996636/kenapa-bentrok-brimob-dengan-tni-selalu-berulang-iGJE0Pgjze.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Prajurit TNI Bentrok dengan Brimob</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/16/337/2996636/kenapa-bentrok-brimob-dengan-tni-selalu-berulang-iGJE0Pgjze.jpeg</image><title>Prajurit TNI Bentrok dengan Brimob</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNy8xLzE3OTMyNC81L3g4d2Z6OWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kenapa bentrok Brimob dengan TNI selalu berulang akan dibahas lengkap dalam artikel Okezone kali ini.
Brimob dan TNI merupakan dua pasukan elite di Indonesia yang memiliki peran penting. Mereka memiliki tugas yang mulia salah satunya adalah untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Seperti yang terjadi pada kasus beberapa tahun silam yakni antara anggota Brimob Polda Kepri dan anggota Batalyon Infantri (Yonif) 134/Tuah Sakti di Batam, Kepulauan Riau.

BACA JUGA:
Kronologi Bentrok Brimob dengan TNI AL Berawal dari Anggota POMAL Dikeroyok

Peristiwa ini tentu bukan bentrok yang pertama kali terjadi antara dua kesatuan tersebut. Hingga pada Sabtu (20 Januari 2024) terjadi pengeroyokan kepada TNI AL oleh sejumlah Brimob di Maluku.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Nugraha Gumilar menjelaskan, anggota TNI AL tersebut bertugas di Lanal Aru, Kapal Angkatan Laut Pulau Trangan, Dobo, Maluku. Sedangkan yang menganiaya merupakan sejumlah oknum anggota Brimob Kompi C Yon Pelopor Dobo.

BACA JUGA:
Bentrokan TNI AL dan Brimob di Sorong Berakhir Damai

Kronologi bermula karena kesalahpahaman Anggota Brimob dengan TNI AL yang menghambat laju mobil patrolinya hingga yang membuat Bromob naik pitam.
Tak selang berapa lama, terjadi peristiwa yang melibatkan kedua instansi tersebut. Pada Minggu (14 April 2024) terjadi bentrok kembali antara Anggota Brimob dan Prajurit TNI AL. Peristiwa bentrok Brimob dengan TNI AL terjadi berawal adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak.
Bentrok tersebut terjadi di pintu masuk R Tunggu Keberangkatan Kantor Pelindo IV Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.


&amp;ldquo;Penyebab terjadinya perkelahian tersebut karena adanya kesalah pahaman. Anggota Brimob tidak terima karena ditegur oleh anggota TNI AL,&amp;rdquo; ujarnya.
Mantan Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno pun membeberkan sejumlah pemicu bentrok antara dua kesatuan tersebut. &quot;
Ini bisa terjadi di mana-mana apabila pimpinan-pimpinan di daerah tidak memberikan pembinaan secara benar,&quot; ujarnya.

Ia menjelaskan mestinya anggota diberikan kegiatan-kegiatan yang sifatnya internal. Bisa juga dilakukan kegiatan secara bersama antar instansi militer tersebut.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNy8xLzE3OTMyNC81L3g4d2Z6OWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kenapa bentrok Brimob dengan TNI selalu berulang akan dibahas lengkap dalam artikel Okezone kali ini.
Brimob dan TNI merupakan dua pasukan elite di Indonesia yang memiliki peran penting. Mereka memiliki tugas yang mulia salah satunya adalah untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Seperti yang terjadi pada kasus beberapa tahun silam yakni antara anggota Brimob Polda Kepri dan anggota Batalyon Infantri (Yonif) 134/Tuah Sakti di Batam, Kepulauan Riau.

BACA JUGA:
Kronologi Bentrok Brimob dengan TNI AL Berawal dari Anggota POMAL Dikeroyok

Peristiwa ini tentu bukan bentrok yang pertama kali terjadi antara dua kesatuan tersebut. Hingga pada Sabtu (20 Januari 2024) terjadi pengeroyokan kepada TNI AL oleh sejumlah Brimob di Maluku.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Nugraha Gumilar menjelaskan, anggota TNI AL tersebut bertugas di Lanal Aru, Kapal Angkatan Laut Pulau Trangan, Dobo, Maluku. Sedangkan yang menganiaya merupakan sejumlah oknum anggota Brimob Kompi C Yon Pelopor Dobo.

BACA JUGA:
Bentrokan TNI AL dan Brimob di Sorong Berakhir Damai

Kronologi bermula karena kesalahpahaman Anggota Brimob dengan TNI AL yang menghambat laju mobil patrolinya hingga yang membuat Bromob naik pitam.
Tak selang berapa lama, terjadi peristiwa yang melibatkan kedua instansi tersebut. Pada Minggu (14 April 2024) terjadi bentrok kembali antara Anggota Brimob dan Prajurit TNI AL. Peristiwa bentrok Brimob dengan TNI AL terjadi berawal adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak.
Bentrok tersebut terjadi di pintu masuk R Tunggu Keberangkatan Kantor Pelindo IV Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.


&amp;ldquo;Penyebab terjadinya perkelahian tersebut karena adanya kesalah pahaman. Anggota Brimob tidak terima karena ditegur oleh anggota TNI AL,&amp;rdquo; ujarnya.
Mantan Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno pun membeberkan sejumlah pemicu bentrok antara dua kesatuan tersebut. &quot;
Ini bisa terjadi di mana-mana apabila pimpinan-pimpinan di daerah tidak memberikan pembinaan secara benar,&quot; ujarnya.

Ia menjelaskan mestinya anggota diberikan kegiatan-kegiatan yang sifatnya internal. Bisa juga dilakukan kegiatan secara bersama antar instansi militer tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
